
Setelah dua hari kejadian itu, Fandi dan Ariel pun menjadi pusat perhatian karena mereka tidak sering bersama lagi.
"Wey......kabar nya si Fandi Ama si Ariel dah putus ya?"tanya Amel, cewe yang di cap sebagai emak pengosip di sekolah.
"Benarkah?Wah gue punya kesempatan nih."ucap siswi lainnya.
Saat para gadis-gadis itu membicarakan Ariel tiba-tiba Dino mendengar percakapan mereka dan langsung menemui Syela.
"La...la sini dong."panggil dino.
Syela pun langsung mendekati Dino.
"Apa benar Ariel dah putus sama Fandi?"tanya Dino semangat.
"Gue nggak tau."jawab Syela judes.
"Lah elah nih anak ya ngak bisa di ajak bicara loh kenapa?lagi puasa bicara?"tanya Dino.
Syela yang merasa kesal pun langsung pergi meninggalkan Dino dan tanpa sengaja Dino menyandarkan Syela ke dinding pojokan dan menatap Syela.
Deg
Deg
Deg
"Lah kok gue jadi deg-degan sama Syela ya?"batin Dino.
Mereka pun menatap untuk beberapa sesaat.
"Ehemmmm....." siapa lagi kalau bukan Gilang sahabatnya Dino.
Dino pun langsung mengalihkan pandangan nya dan Syela pun langsung pergi dari situ.
"Ihhhhhhhh..... untung aja Dino ngak denger suara denyutan jantung gue."ucapnya sambil mengelus-eluskan dada.
Syela pun langsung pergi ke kelas.
Tiba-tiba Fandi datang ke meja Ariel.
"Sayang,Gue mau bicara."ucap Fandi kepada Ariel dengan mengedipkan matanya untuk memberi kode.
Fandi dan Ariel pun keluar dari kelas dan pergi ke perpustakaan.
"Gue ingin loh ikut Ama gue."ucap Fandi.
"Kemana?"tanya Ariel.
"Kerumahnya bokap Ama nyokap gue."ucap Fandi.
Ariel yang mendengar kalimat Fandi pun kaget dan berteriak.
"Apaaaaaa?" ucapnya kaget.
Fandi pun langsung menutup mulutnya Ariel dengan tangannya.
"Loh tuh ya ini perpus."ucapnya.
"Ngapain gue kesana?"tanya Ariel dengan wajah pucat.
Ia sudah membayangkan betapa kagetnya nanti orang tua nya melihat Fandi mengenalkan dirinya.
"Gue mau ngenali loh ke bokap Ama nyokap gue."ucap Fandi santai.
__ADS_1
Ariel yang seakan tak percaya mengganggap sehingga membuat Fandi heran.
"Tutup mulut loh nanti masuka lalat tau."ucap Fandi.
Ariel pun hanya diam dan menutup mulutnya dengan paksa.
"Loh ngak mau ya?"tanya Fandi ragu-ragu.
Ariel pun hanya diam.
"Loh ngak usah takut.loh kan dah janji mau bantuin gue."ucap Fandi sambil tersenyum.
Ariel yang mendengar ucapan Fandi jadi menyesal bantuin dia.
"tragis banget sih ni anak mau kenali gue Ama bos nya."batin Ariel
Lalu mereka pun kembali ke ruangan dan tanpa sengaja Dino pun mengagetkan mereka berdua.
""Dorrrr....."ucap Dino.
"Loh ngapain sih ngagetin gue kayak kurang kerjaan."tanya Ariel kesal.
Dino pun hanya tertawa.
"Ril....Gue mau ngomong Ama loh."ucap Dino.
Fandi yang melihat itupun langsung meninggalkan Ariel dan Dino tanpa permisi.
"Pacar loh kenapa tuh?"tanya Dino merayu.
"Gue aja ngak tau."ucapnya.
Lalu mereka berdua pun pergi bersama.
Di samping itu para siswa sedang berkumpul di ruang kepala sekolah karena hendak melihat siapa siswa baru di kampus tersebut.
"Wah cantik banget ni cewek."ucap cello.
Tapi Fandi dan Dino bersikap dingin.
"Ngapain lagi sih dia datang kesini?"batin Dino.
"Hai Din......"sapa wanita tersebut.
"Ada apa loh kemari?"tanya Dino judes.
"Loh tuh ya kenapa sih?"goda wanita tersebut.
Lalu Dino pun pergi meninggalkan wanita tersebut yang bukan lain adalah mantan kekasih Dino.
"Gue akan dapatin loh sayang."batin wanita tersebut.
Lalu perempuan itupun masuk ke kelas barunya dan saat masuk ke kelas semua cowok menatap ke arah wanita tersebut.
"Selamat siang semua...
perkenalkan nama gue Wanda Natasya Aprilia,Panggil gue Wanda."jelas Wanda.
Lalu ia pun duduk sejajar dengan Dino.
Wanda yang melihat Dino langsung menyapanya dengan melambaikan tangannya dengan manja ke arah Dino.
Dino yang merasa bergidik pun membuang mukanya ke arah lain.
__ADS_1
Saat jam pelajaran selesai, Dino pun menemui Ariel di kantin.
"Ril, boleh gabung ngak?"tanya Dino
Ariel pun hanya mengangguk.
"Eh loh gue mau nanya nih.....loh betulan pernah berhubungan sama anak baru di sekolah kita itu ya?"tanya Ariel dengan rasa ingin tahu ya.
Dino yang malas menceritakan itupun hanya memutarkan bola matanya.
"Iya gue pernah pacaran Ama dia,puas loh."ucap Dino kesel.
"Hahahaha,Loh tuh ya jangan ngambek lah gue kan cuma nanya?"bujuk Ariel.
"Loh kenapa tiba-tiba putus Ama dia?"tanya Ariel tiba-tiba.
Dino yang ditanya pun hanya diam.
"loh ngak tau Din kalau Wanda itu sebenarnya adeknya Sasha, istrinya mantan loh."batin Dino.
Ariel yang melihat Dino tiba-tiba diam pun heran dan bingung.
"Woi , loh kenapa awas kesambet loh entar."ledek Ariel.
Dino pun tersadar dari lamunannya dan ia pun menatap Ariel yang sedang makan.
Ia pun menyentuh bibir nya dengan tangannya secara gemetar, Ariel yang bingung itupun menunggu reaksi Dino.
"Loh mau ngapain?"tanya Ariel.
"Eh.... itu ada sisa makanan di bibirmu.bisa ku bersihkan?"tanya Dino.
Ariel pun hanya membiarkan tangan Dino membersihkan sisa makanan tersebut.
Ia pun mengusap pipi lembut ya Ariel.
"sayang banget Pandi sia-siain loh ril.loh cewek sempurna tapi dia Mala mengambil cewek murahan."batin Dino.
Setelah membersihkan bibir Ariel mereka pun melanjutkan makan mereka dan masuk ke kelas bersama.
"Eh nanti gue antar ya pas pulang sekolah?"tawar Dino.
Tiba-tiba Fandi pun datang.
"Ariel ada urusan sama gue jadi dia ngak bisa pergi Ama loh dan dia juga nanti pulang Ama gue."sahut Fandi yang tiba-tiba datang tanpa diundang.
Lalu Fandi pun menarik tangan Ariel dan meninggalkan Dino.
"Gue bakalan rebut Ariel dari loh,lihat saja nanti."batin Dino.
Lalu Ariel dan Fandi pun pergi.
"Masuk loh."suruh Fandi.
"Mau kemana?"tanya Ariel ragu.
"Kita siap-siap mau ke rumah bos gue."ucap Fandi.
Ariel yang pasrah hanya mengangguk dan masuk ke dalam mobilnya Fandi.
Lima belas menit berlalu tiada siapapun yang memecah kan keheningan hanya terdengar suara mesin dan tak butuh beberapa lama mereka sampai di suatu tempat dimana lagi kalau bukan butik.
Mereka pun turun dan para pelayan membukakan pintu kepada mereka serta menunduk.
__ADS_1
"Pilih baju yang terbaik di butik ini dan pakai kan kepada calon istriku ini."suruh Fandi.
Lalu para pelayan pun membawa Ariel ke dalam dan mencocokkan baju yang ada di butik tersebut.