
Setelah jam pelajaran selesai,semua murid pun pergi ke kantin karena saatnya jam istirahat.
Di pojokan kantin Ariel dan syela lah pun duduk sembari makan bekal yang mereka bawa.tiba-tiba datang lah sekelompok wanita ke arah mereka dengan senyum sinis nya.
"Hai loh,anak baru loh Jangan pernah dekatin pacar gue, Fandi. kalau sampai kamu dekatin Fandi lagi,awas aja kamu ya"ancam wanita tersebut kepada Ariel.
"Mang loh siapa?"tanya Ariel ketus tanpa memandang cewek tersebut.
"nama gue Tasya Arthilani Nandina.gue pacarnya Fandi."sambil menyerahkan tangan nya kepada Ariel.
Ariel tidak menerima jabatan tangan Tasya dan ia pun berdiri memandang Tasya dengan mencipitkan matanya kepada tasya dan menarik tangan syela.
"Ayo kita pergi"ajak Ariel pada syela.
"Eh anak sombong, loh mau kemana"tanya Tasya sambil membalikkan badannya.
"apa urusan loh"jawab Ariel.
"Dasar anak, yang sombong"bentak Tasya.
Tiba-tiba Tasya mendorong Ariel hingga terjatuh.
"Makanya jangan main-main sama gue."ujar Tasya.
Saat Tasya hendak menampar Ariel, tiba-tiba ada tangan yang menahannya.tasya pun menoleh siapa orang tersebut.
"Fan.. Fandi..."ucap Tasya terbata-bata.
"Jangan loh pandai-pandaian bilang bahwa gue pacar loh,gue ngak suka!loh paham?"tatap Fandi kepada tasya secara tajam sehingga siapa pun yang melihatnya ketakutan.
Tasya pun yang melihatnya menjadi takut dengan tatapan mata Fandi karena baru kali ini ia melihat Fandi dengan tatapan matanya yang tajam.
"Ba.... baiklah fan."ucap Tasya yang sudah ketakutan dan pergi bersama teman temannya.
Tiba-tiba Fandi pun menatap ariel.dan ia pun menatap Ariel secara lekat-lekat.
sambil memberikan tangannya"sini..biar gue bantu"tawar Fandi kepada Ariel.
Ariel pun menerima tangan Fandi,"terima kasih atas pertolongannya"ucap ariel dengan wajah dinginya.
"Gue balik dulu"ucap Fandi dengan tatapan matanya yang masih tajam.
Fandi pun pergi meninggalkan Ariel dan syela di kantin sementara di kantin.....
"Wah....aku belum pernah lihat dia menawarkan bantuan kepada siapa pun walaupun hanya dengan wajah dinginya ke ril.."ujar syela.
Namun ia tidak menggubris perkataan syela,ia merasa mengenal tatapan mata Fandi. tiba-tiba syela mengangetkan Ariel.
"Woi...... bengong Mulu kerjaannya.awas kesambet loh ntar"ledek syela.
"Apaan sih"ucap ariel yang sudah tersadar dari lamunannya.
"Ya Uda ayo kita masuk"ajak syela kepada Ariel sembari membereskan bekal mereka.
Sesampainya di kelas....
__ADS_1
Syela dan Ariel pun di buat Heran karena ada setangkai mawar putih di meja mereka.
"Mawar putih??"tanya syela.
"Itu bunga kesukaanku tapi aku ngak tau siapa yang menaruh ya"jelas Ariel.
Mereka berdua pun bingung dan mencari tahu siapa yang memberi bunga tersebut tapi mereka tidak mengetahui siapa yang memberikan bunga tersebut.
tanpa mereka sadar sepasang mata menuju kepada mereka berdua.
"Untung lah dia menyukai ya"batin pria tersebut.
Akhirnya syela pun memberikan bunga tersebut kepada Ariel dan mereka pun memutuskan untuk fokus pada pelajaran mereka.pelajaran pun dimulai dengan mata pelajaran matematika.syela yang tengah sibuk memikirkan soal nya melihat ke arah Ariel yang sudah hampir selesai.
"Loh cepet amat siap"heran syela
Tapi Ariel cuma tersenyum dan ia mengumpulkan tugas yang dia kerjakan.
saat hendak mengantarkan tugas ya ke depan ia melihat bahwa Fandi sudah terlebih dulu mengumpulkan tugasnya.
"Oh...dia juga anak pintar matematika"batin Ariel
Tiba-tiba Fandi melihat ke arah Ariel dan ia langsung membuang mukanya ke arah lain.
"Dia juga menarik perhatianku" batin Ariel.
Ariel pun mengantar tugasnya tersebut ke depan.setelah pelajaran tersebut selesai akhirnya mereka pun melihat hasilnya.
di urutan pertama nama Fandi telah tertera dilanjutkan dengan nama Ariel dengan urutan kedua.
"Wahhhh....ini mah pertarungan sengit antara Fandi dan Ariel."ucap cello,sebangku Fandi.
"Ehhhhh.....loh mau apain gue???"tanya Ariel.
"Gue ngak suka ya kalo loh ada d peringkat pertama di studi matematika gue"ucap Fandi.
"Maksud loh?"tanya Ariel.
"Pokoknya loh ngak boleh di berada di atas gue titik."ancam Fandi.
"Hahaha....loh lucu de, kayak anak anak pakai ancaman segala"ucap Ariel.
Tiba tiba Fandi memengang pinggang Ariel dan membuat Ariel diam.
"Ada apa?"tanya Fandi dengan senyuman sinis ya.
"Tidak ada apa-apa"jawab ariel.
"Kenapa seperti yq aku mengenal pelukan dan tatapan mata ini?"batin Ariel.
Tiba-tiba Fandi melepaskan Ariel secara tiba-tiba dan membuat dia tersadar dari lamunannya, Fandi pun meninggalkan Ariel.
Tanpa sengaja syela melihat Ariel diam sejenak di belakang sekolah dan ia pun mendekati Ariel. sebelum syela mendekati Ariel tiba-tiba seorang pria datang menghampiri Ariel.
"Hai...apakah aku bisa duduk di samping mu?"tanya pria misterius itu
__ADS_1
"Boleh,silahkan"dengan wajah dinginya.
"Nama loh siapa?"tanya Ariel.
"Dino Vadino Saputra."jawab Dino.
"Oh... nama gue Ariel Amira putri bratmajaya"jelas Ariel.
"Kita bisa berteman kan?"tanya Dino.
Ariel Hanya mengangguk
"Ehhh,gue bisa minta nomor hp loh ngak?"tanya Dino
"Boleh"ucap Ariel sembari memberikan nomor hp nya
"Makasih"ucap Dino setelah diberikan no hp Ariel lalu ia pamit pergi.lalu syela pun mendekati Ariel.
"Eh ril,Dino bilang apa tuh ke elo?"tanya syela.
"Ngak ada,dia cuma minta kenalan Ama no hp ku"jawab Ariel.
"Oh...emmm Ariel.."ucap syela terbata bata
"Iya, knpa..?"jawab Ariel sembari melihat mata syela.
"Gue bisa ngomong serius ngak?"nanya syela
"Apa?"tanya Ariel.
"Gue minta ya loh jangan bilang sama siapa siapa kalau sebenarnya aku selama ini suka sama Dino"ucap syela sambil nunduk.
Ariel yang mendengar kan pernyataan syela pun kaget bukan main tapi dia bersikap seperti biasa saja dan memeluk syela.
"Iya gue ngak akan bilang siapa siapa kok"ucap Ariel.
Mereka pun akhirnya memutuskan untuk kembali ke kelas.
Tiba-tiba di kelas, Mereka melihat Dino yang sedang duduk di bangku mereka.
"Ariel... Syela,kalian akhirnya datang."ucap Dino sambil senyum-senyum.
Mereka berdua pun bingung.
"Loh kenapa ada disini?"tanya Ariel.
"Gue mau ngasih ini ke kalian."ucap Dino sambil memberikan coklat.
"Dalam rangka apa loh ngasih kami coklat?"tanya Syela.
"Jangan-jangan loh ngasih racun ya?"ucap Ariel.
"Kok nuduh gue sih?Gue ngasih ikhlas kok.kalau ngak mau juga ngak papa."kesal Dino.
Lalu mereka pun tertawa.
__ADS_1
"Iya....iya kami terima."ucap Syela sambil senyum.
Lalu Dino pun pergi meninggalkan mereka dengan wajah senyum.