
"Fandi tunggu"panggil Tasya.
"Apq lagi?'tanya Fandi degan wajah melas nya.
"Gue mau nanya. Apa benar loh serius pacaran sama Ariel?"tanya Tasya.
Fandi tanpa sengaja melihat Ariel langsung memanggilnya dan Ariel pun menghampiri Fandi.
"Perhatian semua....."panggil Fandi hingga membuat semua orang mendekati arah Fandi.
"Saya Fandi axele Erixxa mengatakan kepada semua orang bahwa saya telah resmi berpacaran dengan Ariel Amira putri bratmajaya."ucap Fandi.
Tiba-tiba Fandi pun menarik tangan Ariel dan tanpa peringatan dia mencium bibir indah Ariel. sontak semua orang termasuk para kaum wanita yang ngebet rebutin Fandi kini perlahan lahan ciut.
Bagaimana tidak memang diantara semua gadis yang ada di sekolah Ariel dia termasuk gadis yang paling cantik dan manis.bukan itu saja tubuhnya yang seksi pun membuat semua kaum Adam seakan tergila-gila dibuatnya.
"Gimana???loh sekarang Uda percaya kalau gue pacaran Ama Ariel?"tanya Fandi.
Lalu Fandi pun meninggalkan kerumunan itu dan membawa Ariel pergi.
Lalu Ariel pun memberhentikan langkahnya.
"Ada apa?"tanya Fandi bingung.
"Sampai kapan loh buat gue sebagai mainannya loh?"tanya Ariel yang membuat Fandi bingung.
"Maksud loh?"tanya Fandi.
"Fan.....maafin gue tapi gue ngak pernah bisa lama-lama bersandiwara."ucap Ariel.
Fandi pun meninggalkan Ariel.
"Gue suka sama loh Fandi...."ucapnya dengan memberanikan diri.
Fandi pun langsung berhenti.
"Semenjak loh ngambil ciuman pertama gue,Gue Uda jatuh cinta sama Lo"ucap Ariel.
Fandi pun membalikkan badannya dan menatap Ariel lekat-lekat.
"He....Loh suka sama gue karena harta kan?"
ucap Fandi.
"Maksud loh gue cewek matre gitu?"ucap Ariel dengan nada penuh tekanan.
Fandi pun hanya mengangguk.
"Maaf ya Fandi gue sedikit pun ngak pernah berfikir untuk mendapatkan harta loh.Gue tau loh anak orang kaya dan gue anak orang miskin tapi loh tak seharusnya menyamakan aku dengan semua cewek yang lain"ucap Ariel tegas dan langsung meninggalkan Fandi.
__ADS_1
"Lalu ini apa?"tanya Fandi kepada Ariel hingga membuat Ariel memberhentikan langkahnya.
"Ini apa maksudnya Ariel?"tanya Fandi sambil menunjukkan kertas yang beberapa hari lalu ia buang di tempat sampah.
"Darimana loh dapet gambar itu?"tanya Ariel.
"Loh pacar nya Pandi kan?"tanya Fandi sambil menatap Ariel.
"Loh kenal sama Pandi?"tanya Ariel.
Fandi hanya diam dan Ariel mengartikan bahwa jawaban Fandi berarti iya.
"Pandi itu adek gue."ucap Fandi.
Ariel pun kaget mendengar.pantesan saja wajah mereka serupa ternyata mereka adalah saudara kembar.
"Tolong jawab jujur sama gue,Apakah Pandi memang sudah menikah dengan sasha?"tanya Ariel dengan wajah tertunduk.
Fandi pun heran karena ia melihat Ariel langsung lesu setelah menanyakan hal tersebut
"Ada apa?"tanya Fandi.
Ariel pun langsung memeluk Fandi dan menangis, Fandi yang heran pun membalas pelukan Ariel.
"Gue pernah pacaran Ama Pandi,Dia Uda bawa aku ke orang tua nya tapi beberapa bulan Pandi menghilang.
Saat aku bertanya ke orang tua nya,Mereka cuma bilang Pandi sedang ada di luar kota.nyatanya aku melihat dia menikahi sahabat ku sendiri."ucap Ariel terisak-isak.
Ariel pun hanya mengangguk.fandi pun hanya mendengus kasar nafasnya.
"Kenapa?"tanya Ariel yang masih berasa di pelukan Fandi.
"Loh kenal Sasha darimana?"tanya Fandi.
Ariel hanya diam.
"Sebenarnya Sasha itu pacar gue."ucap Fandi dingin tiba-tiba Ariel pun melepas pelukannya.
"Sebelum gue kenali Sasha ke bokap nyokap gue,Gue ngenalin Sasha ke Pandi dulu."ucap Fandi.
Awalnya banyak berita yang beredar kalau Sasha sering jalan sama Pandi dan banyak juga yang melihat kebersamaan mereka.tapi Fandi tak percaya.
"Terus di suatu hari pas di ultah gue dia ngak datang secara tiba-tiba ia mengatakan ia pergi ke luar kota tapi saat gue lihat GPS mobilnya ia menuju suatu tempat yaitu hotel gue dan karyawan gue memberitahu gue.akhirnya pas gue sampai, Gue Uda dengar desahan mereka dan gue lihat dengan mata kepala gue sendiri, Ternyata mereka selama ini ada main di belakang ku."jelas Fandi secara tunduk.
"Maafin gue...
yang gue tau setiap cewek yang suka Sama gue itu cuma mau ngambil harta gue doang.
buktinya karna Pandi lebih banyak mendapatkan hak waris dari papa ku, Sasha berpaling kepada Pandi."ucap Fandi.
__ADS_1
Ariel yang melihat Fandi dengan mata yang berkaca-kaca pun memegang wajah lelaki tersebut dan membelai rambut nya.
"Kau masih mencintainya?"tanya Fandi.
Ariel pun hanya menunduk.
"Gue sebenernya suka sama loh bukan karena muka loh mirip Pandi,tapi memang loh Uda buat gue jatuh cinta walaupun gue sering membayangi kalau loh sebenarnya Pandi."ucap Ariel.
"Tapi gue masih sayang sama Sasha?"ucap Fandi lesu.
Ariel pun langsung mengarahkan Wajah Fandi ke arah Ariel.
"Gue ngak minta loh suka Ama gue.sekarang walaupun loh nilai gue sebagai cewek yang baperan nyatanya gue memang sayang sama loh."ucap Ariel sambil menatap lembut ke Fandi.
Tiba-tiba Ariel memegang kepala tangan Fandi.
"Loh masih punya kesempatan.ada berita bahwa Pandi dan Sasha ingin bercerai."ucap Ariel.
Fandi pun langsung mengangkat kepalanya dan menatap Ariel.
"Apa loh bilang?Loh serius"tanya Fandi.
Ariel pun hanya mengangguk.
Sebenarnya hati Ariel merasakan sakit tapi ia juga tak mau memaksa kan cintanya.
"Loh mau bantuin gue kembali sama Sasha?"tanya Fandi.
Ariel pun hanya mengangguk.
Lalu Fandi memeluk Ariel dengan kuat tanpa memikirkan perasaan Ariel.
"Apapun buat loh fan,Asalkan loh seneng gue juga seneng walaupun gue harus mengalah karna rasa cinta gue sama loh lebih besar dari pada rasa cinta gue ke Pandi."batin Ariel.
Lalu mereka pun pergi untuk menenangkan diri dan Fandi pun mengantar Ariel ke rumahnya.
"Makasih loh Uda bantu gue."ucap Fandi.
Lalu Ariel hanya mengangguk dan masuk ke dalam kamarnya.
Dia hanya tersenyum dengan sikap bodohnya tadi yang ia katakan kepada Fandi.
"Mana mungkin dia akan mencintai ku?"ujar Ariel.
Lalu ia duduk di jendela dan memandang langit di penuhi bintang-bintang.
"Ada luka ada bahagia,Itulah yang gue rasakan sekarang. disaat gue dilukai ada yang nyembuhin tapi sayangnya cinta gue harus bertepuk sebelah tangan lagi."ucap Ariel.
Lalu ia pun mendekat ke arak kasur nya dan tidur di situ.
__ADS_1
Lalu Tika yang mendengar ucapan Ariel pun dan menyadari bahwa ia telah tidur membuka pintunya.
"Loh ngak perlu sedih dek,Karena mungkin cinta sejati loh akan datang sekarang."ucap Tika sambil mengelus rambut Ariel dan mematikan lampu kamarnya.