
"Eh,Mau kemana?"tanya Fandi.
"Mau nyamperin lah."jawab Ariel.
"Ngak usah.kamu ngak usah perlu urusin mereka."saran Fandi.
"Gimana sih?Sasha itu adek ipar kamu tau."bela Ariel.
"Dan kamu juga lupa kalau Sasha itu masa lalu aku?"tanya Fandi.
"Trus?kamu masih sayang gitu sama dia?"tanya Ariel ketus.
"Bukannya gitu."bohong Fandi.
"Trus apa?"tanya Ariel.
"Aku hanya ngak suka dia mandangin aku nantinya."Jawab Fandi.
"Hahahaha,Geer banget kamu yang dipandang."ejek Ariel.
"Ya Uda."kesel Fandi.
"Ya Uda kita lanjut jalan aja ya."bujuk Ariel.
Lalu mereka menuju ke kantor milik pribadi ya Fandi.
"Kita ngapain di sini?"tanya Ariel bingung.
"Bentar ya aku ada kerjaan."pamit Fandi.
Fandi masuk tanpa menyadari Ariel yang tertinggal di luar dan tiba-tiba Pandi datang.
"Ariel kamu ngapain ke sini?"tanya Pandi sambil senyum-senyum.
"Eh aku tadi di bawa Fandi ke sini terus dia masuk aja tuh."jelas Ariel gugup.
"Kamu darimana kok pakai gaun?"tanya Pandi.
"Oh tadi barusan habis dari pesta pernikahan Tika."jelas Ariel.
Tiba-tiba seorang karyawan datang.
"Maaf nyonya apakah nama nyonya Ariel?"tanya karyawan tersebut.
Ariel hanya mengangguk.
"Oh mari nyonya saya antar ke ruangan nya Pak Fandi."ajak karyawan tersebut.
Lalu Ariel dan karyawan tersebut mendatangi ruangan kerja Ariel.
"Fandi,Ada apa?"tanya Ariel.
"Perkenalkan semua ini adalah pemilik perusahaan Bratmajaya, Ariel Amira Putri Bratmajaya."ucap Fandi sambil memperkenalkan Ariel.
"Dan tidak lupa juga ini akan jadi calon istri saya."ucap Fandi sambil tersenyum.
Banyak orang yang bertepuk tangan dan terheran-heran karena pernyataan Fandi tersebut.
"Dengan demikian saya Fandi Axele Erixxa mengundang kalian di acara pesta pertunangan saya bersama Ariel Amira Putri Bratmajaya di rumah saya."ucap Fandi.
Lalu mereka pun mengangguk tanda setuju dan pergi meninggalkan tempat kerja Fandi.
"Fandi kamu ngapain panggil aku ke sini?"tanya Ariel.
"Ya aku mau memperkenalkan kamu."ucap Fandi.
"Lalu?"tanya Ariel sambil duduk di meja kerjanya Fandi.
"Kamu jangan duduk di meja itu."larang Fandi.
"Mang kenapa?"tanya Ariel.
__ADS_1
"Nanti kamu di lahap singa loh."boong Fandi yang sebenarnya sudah ngak tahan melihat kemolekan tubuh Ariel.
"Oke aku turun."ucap Ariel.
Sebelum Ariel turun dari meja Fandi dengan sigap Fandi mendaratkan kecupan di bibir manisnya Ariel.
"Fandi lepaskan."ucap Ariel.
"Biarkan saya ,Aku sudah ngak tahan."ucap Fandi.
Lalu ia melanjutkan mencium bibirnya dengan lembut,Menggigitnya dan meninggalkan beberapa bekas luka biru di lehernya.Ariel hanya bisa mengikuti permainan bibirnya Fandi.
Tiba-tiba Ariel melepaskan ciumannya.
"Ada apa?"tanya Fandi.
"Sudah aku ngak mau kita sampai melakukan sampai kebablasan."ucap Ariel.
"Baiklah,Aku ngak akan menyentuh mu."ucap Fandi.
Lalu mereka keluar dan pergi dari kantor.
"Lex,Kalau ada meeting tolong kamu yang hadirin ya saya mau ke butik mau beli baju pengantin."ucap Fandi.
"Baik pak."Jawab sekretaris Fandi.
Lalu mereka pergi.
"Kita mau kemana?"tanya Ariel.
"Nanti kamu juga tau."ucap Fandi.
"Ngak terasa bentar lagi aku menikah."ucap Ariel tiba-tiba.
"Iya aku juga.Aku kira ngak akan ada wanita yang mau dengan ku."ucap Fandi.
"Kenapa?"tanya Ariel.
"Kamu kan tau bagaimana sikapku kadang bisa berubah-ubah."jelas Fandi.
"Ariel apa kamu sudah bisa melupakan Pandi?"tanya Fandi.
"Aku sudah melupakan Pandi semenjak ada kamu di samping aku."Jujur Ariel.
"Jadi apa kamu beneran mau nikah sama aku?"tanya Fandi.
Ariel hanya mengangguk.
Lalu mereka menuju ke suatu tempat yang dirahasiakan oleh Fandi.
"Pantai?"tebak Ariel.
"Iya."Jawab Fandi.
Lalu Ariel segera menuju bibir pantai dan bermain air tanpa mengajak Fandi yang tertinggal di belakang.
"Ariel hati-hati."pesan Fandi.
Lalu Ariel menghampiri Fandi dan menarik tangannya Fandi.
"Mau kemana?"tanya Fandi sambil berlari kecil.
"Ayo bermain air."ajak Ariel sambil terus mengengam tangan Fandi.
Lalu mereka berdua bermain air ada yang saling menyiram ada yang saling memandikan tanpa mengingat bahwa matahari hampir terbenam.
"Terima kasih."ucap Ariel.
"Buat?"tanya Fandi.
"Terima kasih karena kamu mau berbagi kebahagiaan dengan ku dengan membawa aku ke pantai."jelas Ariel.
__ADS_1
Lalu semenit kemudian pandangan mereka saling bertemu dan menatap.
"Aku mencintaimu Fandi Axele Erixxa."ucap Ariel.
"Aku juga mencintaimu Ariel Amira Putri Bratmajaya."sambil memandang mata Ariel.
Lalu mereka menghabiskan waktu mereka sampai matahari benar-benar tenggelam.
Sesampainya di rumah....
"Ariel ayo bangun kita sudah sampai."ucap Fandi.
Tapi Ariel tak kunjung membuka matanya.
"Dia pasti sangat kelelahan."ucap Fandi.
Lalu Fandi membuka kan pintu rumahnya dan mengangkat tubuhnya Ariel dari dalam mobil.
"Sayang kalian dah pu.....Lang.."henti Mamanya Fandi tiba-tiba.
"Mah tolong buka pintu kamar Fandi,Ariel ketiduran jadi kasihan kalau dibangunin."ucap Fandi.
Lalu Mamanya Fandi membukakan pintu kamar Fandi dan Fandi meletakkan Ariel di tempat tidur nya.
Sementara itu Fandi pergi ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya dan saat selesai mandi pun Fandi masih melihat Ariel yang masih tertidur pulas.
"Kamu sangat berarti bagi ku,Aku mencintaimu dan akan memperjuangkan kamu."ucap Fandi sambil mengelus rambut Ariel.
Tiba-tiba Ariel terbangun karena merasa ada seperti air yang jatuh di wajahnya.
"Mau ngapain?"tanya Ariel gugup.
"Gue ngak ngapa-ngapain loh kok,Cuma tadi ada semut di rambut loh."bohong Fandi.
"Trus ngapain loh buka baju segala?"tanya Ariel.
"Aku baru siap mandi.mandi sana mang badan kamu ngak gatal apa?"tanya Fandi.
Ariel hanya terkesima melihat badan Fandi yang kekar dan berotot.ia seperti merasakan ada sesuatu yang mendorong ya untuk memeluk badan tersebut.
"Hei,Kenapa melamun?"tanya Fandi sambil memetikkan jarinya.
"Eh apa?"tanya Ariel bingung.
"Oh loh lihat badan gue ya?"goda Fandi.
"Apaan sih?"bohong Ariel.
"Trus ngapain loh diam disitu sambil Mandang gue?"tanya Fandi.
"Lah kamu kan nyuruh aku mandi,Trus handuknya mana?"tanya Ariel.
"Tuh dikamar mandi ada."ucap Ariel.
Lalu Ariel menuju kamar mandi dan membersihkan tubuhnya.
"Ahrggg kenapa gue jadi tertarik lihat badannya lagi ya?"tanya Ariel.
"Ariel cepat mandinya kita biar makan malam."teriak Fandi.
Ariel tidak menggubris sama sekali malahan dia melanjutkan mandinya.
Setelah dia keluar dari kamar mandi dia lupa untuk mengambil bajunya yang ada di dalam mobil.
Tiba-tiba Fandi datang membuka pintu di saat Ariel sedang ingin keluar.
"Ah Fandi ngagetin tau."kesal Ariel.
"Loh lama banget mandi ya."protes Fandi.
__ADS_1
"Baju gue tinggal di mobil loh.gue minta kunci mobil ya."ucap Ariel.
"Loh mau keluar kayak gini?ngak usah aku yang ambil."tawar Fandi sambil menutup pintu kamar nya.