Dia Luka Yang Ku Rindu

Dia Luka Yang Ku Rindu
Pernikahan William.


__ADS_3

Hari sudah menjelang malam dan Tika terus saja mondar-mandir di depan pintu karena Ariel yang tak kunjung pulang.


Tiba-tiba pintu di ketok...


Tika pun langsung membuka pintunya dan ingin sekali menyerocos Ariel tapi niatnya terhalang karena yang mengetok William.


"Sayang,Kamu ngagetin aku aja.untung aja ngak melayang tadi pukulan ku."ucap Tika.


William pun hanya mengerutkan keningnya heran.


"Kenapa sayang?"tanya William.


"Tuh si Ariel blom pulang."cemas Tika.


Tak berapa lama datanglah Fandi dan Ariel ke rumah.


Mereka pun masuk dan melihat banyak orang di dalam.


"Eh itu bukannya anak Bram ya?"bisik ayah William.


"Iya pa."Jawab mama Nanda.


"Silahkan duduk Ariel, Fandi."suruh Tika.


"Ada apa nih kak?Rame kali?"tanya Ariel bingung.


"Gini kami mau tentukan tanggal pernikahan Tika dan William."jelas Ayah William.


"Kalian punya saran?"tanya William.


"Gimana kalau pertengahan bulan ini."usul Fandi.


Mereka pun menimbang dan akhirnya setuju atas usulan Fandi.


"Maaf nak,Kamu anaknya Bram Daniel Axele Erixxa kan."tebak Mamanya William.


Fandi hanya diam.


"Saya kenal siapa anda.nama anda Nanda Keisya Syahputri kan"tegas Fandi sambil melipat tangannya.


"Kalau om namanya Billy Pratama Ahdinugroho bukan?"tunjuk Fandi.


Mereka pun hanya mengangguk.


"Kamu kenal semua orang itu?"tanya Ariel bingung.


"Ya,perusahaan mereka Bekerja sama dengan perusahaan ku."ucap Fandi.


"sejak kapan loh punya perusahaan?"tanya William.


"Uda lama."jawab Fandi judes.


Lalu mereka menentukan tanggal yang tepat untuk pesta pernikahan William dan Tika.


Setelah itu mereka pun pamit pulang.


Fandi pun juga pamit kepada Tika dan Ariel.


"Gue titip pacar gue ya."ucap Fandi dingin.


Lalu Fandi meninggalkan mereka.tiba-tiba saja Fandi membalikkan badannya dan menarik tangan Ariel hingga badan Ariel sekarang berada di pelukan Fandi dan Fandi mencium bibir Ariel.


Ariel tiba-tiba melepaskan ciuman tersebut dan pergi, Sedangkan Fandi sudah senyum-senyum dan meninggalkan Ariel.

__ADS_1


"Loh ya,Ah bikin iri aja.Gue aja yang mau nikah ngak sampai segitunya di bikin William."kesal Tika.


Kesal karena hayalan nya terganggu ia pun mengejek Tika.


"Makanya cari pacar itu yang romantis."ejek Ariel sambil menjulurkan lidahnya dan meninggalkan Tika yang bengong.


"Awas loh ya."kesel Tika sambil menghentakkan kakinya.


Ariel pun menuju kamar tidurnya dan menjatuhkan badannya ke tempat tidurnya dan membayangkan yang terjadi satu hari ini.


"Kenapa semua nya terjadi sangat cepat?Aku kira dia tak mencintaiku."ucap Ariel.


Tiba-tiba saja ia mendapatkan sebuah pesan singkat dari Fandi.


"Gue tunggu besok ya."pesan Fandi.


Lalu ia menyembunyikan handphone ya di bawa bantal.


Lalu ia membayangkan semua kejadian itu dari awal menemukannya dan sampai mencintainya.


Lalu ia memberhentikan lamunannya karena ia melihat setumpuk tugas di sampingnya.sebelum ia mengerjakan tugas tersebut ia pergi ke kamar mandi untuk membersihkan tubuh nya.


Setelah membersihkan tubuhnya ia pun langsung mengerjakan tugas dan tak sengaja mendapatkan buku hariannya Fandi.


Lalu ia memasukkan kembali ke tas nya dan mengerjakan tugas nya.


"Ril,makan dulu."teriak Tika.


Ariel pun turun dari kamarnya.


"Bisa ngak sih, Ngak teriak?Ku juga ngak budek kali..gimana ya kalau nanti Uda kawin teriak-teriak?goda Ariel.


"Bisa ngak sih jangan buat aku mau lemparin piring ini ke muka loh."kesel Tika.


Ariel hanya tertawa puas mengejek Tika.


"Ril,Loh dah pacaran Ama Fandi?"tanya Tika.


Ariel hanya mengangguk.


"Dia ngak main-main kan?"tanya Tika hati-hati.


Ariel hanya diam.Ia yakin bahwa Fandi mencintainya tulus tau dia juga mengingat bahwa Fandi cuma mau ia balikan sama Sasha lagi.


"Gue yakin kak.Dia Uda bawa aku ke orang tuanya."tegas Ariel mantap.


Tika pun terbengong melihat kepercayaan adek nya ini.


"Baguslah kalau dia memang akan pertahankan kamu."ucap Tika.


"Loh Uda ngak cinta lagi sama Pandi?"tanya Tika.


"Tadi gue ketemu dia Ama istrinya.trus dia marahin aku karena aku nampar istrinya itu"ucap Ariel.


"Apa?"kaget Tika.


Makanan yang di dalam mulut Tika semua keluar tanpa tersisa.


"Ihhhhh ngak usah muncrat juga kali."teriak Ariel sambil membersihkan bajunya.


"Sorry ril,Loh serius?"tanya Tika.


Ariel pun lagi-lagi hanya mengangguk.

__ADS_1


"Setelah pulang dari kejadian itu, Fandi memeluk ku dan aku nangis di pelukan Fandi tanpa tersadar aku tertidur dan aku di bawa ke apartemen pribadinya."jelas Ariel.


"Trus loh ngak diapa-apain kan?"tanya Tika.


"Ya engak lah,Gue belum siap kali."ketus Ariel.


"Untung aja loh ngak diapa-apain tuh anak."ucap Tika lega.


Lalu mereka menghabiskan makanan mereka sambil menukar isi cerita mereka.


"Kak,Aku masuk dulu ya."pamit Ariel.


"Loh tuh ya adek ngak ada akhlak.bantuin kek kakak nya nyuci piring."protes Tika.


Ariel hanya pergi tanpa mendengar ucapan Tika dan ia pun masuk ke kamarnya.


"Eh,Gue disuruh apa tadi sama Fandi ya?"tanya Ariel.


Lalu ia mengambil handphone nya dari bawah bantal dan mengirim pesan singkat kepada Fandi.


"Tadi nyuruh apa?"tanya Ariel.


Di rumah Fandi


Fandi yang ingin mandi pun tiba-tiba mengurungkan niatnya untuk pergi mandi karena mendapatkan pesan singkat dari Ariel.


"Besok kita pergi ke rumah bos gue lagi."pesan Fandi.


Lalu Ariel menerima pesan singkat dari Fandi.


Ia pun terdiam dan menjatuhkan badannya ke tempat tidur.


Besok paginya Ariel bangun pagi-pagi sekali Dan memasak untuk sarapan.


"Tumben loh dah bangun?"tanya Tika.


Ariel Hanya tersenyum.


"Masakan loh banyak amat ril?"sadar Tika.


"Gue mau bawa sebagian sama Fandi."ucap Ariel.


"Gue bisa bawa sebagian juga kan Ama William? soalnya gue mau ke kantor ya?"tanya Tika.


Ariel hanya mengangguk.


Lalu mereka pun pergi ke kamar mandi masing-masing untuk siap-siap berangkat.


Tak berapa lama Tika berangkat sedangkan Ariel tetap menunggu untuk dijemput Fandi.


"Wah, bisa-bisa gue telat nih nungguin tuh anak."ucap Ariel sambil melihat arloji miliknya.


Lalu ia pergi ke sekolah menggunakan taksi online yang dipesannya.


Lima belas menit kemudian taksi yang dipesannya datang dan Ariel langsung masuk ke dalam untuk berangkat ke sekolah.


Sesampainya di sekolah Ariel tidak menemui Fandi.saat bel masuk,Ia juga tidak melihat ariel.saat pelajaran pertama selesai barulah Fandi datang.


"Loh Fandi kamu kenapa telat?"tanya ibu BK yang sekalian nongol masuk ke kelas mereka.


"Maaf bu,Mama saya semalam masuk rumah sakit."ucap Fandi sambil tertunduk.


Lalu Fandi langsung duduk dan ibu BK langsung pergi.

__ADS_1


Lalu Fandi menatap Ariel dengan lembut dan tersenyum.


"Ada apa dengan nya?"tanya Ariel.


__ADS_2