Dia Luka Yang Ku Rindu

Dia Luka Yang Ku Rindu
pengakuan Fandi


__ADS_3

Besoknya,Fandi datang pagi sekali ke rumah Ariel sedangkan Ariel masih baru bangun membuka jendela nya dan mengucek matanya,lalu melihat ke bawah.


"Fandi....pagi benar dia kesini?"batin Ariel.


Tiba-tiba Tika datang membuka pintu kamar Ariel.


ceklek.....


"Dek loh Uda di tungguin tuh Ama si Fandi siap siap gih kasihan dia nunggu"ujar Tika sambil menutup pintu kamar Ariel.


Ariel pun membersihkan tubuh nya dan bersiap siap untuk pergi.


"Lah loh ngak sarapan ril?"tanya Tika.


"Ngak deh kasihan Fandi nunggu gue."ujar Ariel.


Ariel pun pergi dan meninggalkan Tika dan menghampiri Fandi.


"Sorry ya gue telat nih"ujar Ariel datar.


"Its oke ngak papa.ayo masuk."tawar Fandi.


lalu mereka pun pergi meninggalkan rumah Ariel.


"Kenapa loh datang cepat banget?"tanya Ariel.


"Loh belum sarapan ya?"tebak Fandi


Ariel pun hanya mengangguk.


"Ya Uda kita sarapan."tawar Fandi.


Lalu mereka pun pergi ke suatu warung makan dan berhenti di sana.


"Loh serius mau makan di sini?"tanya Fandi seakan ragu.


"Iya.emang kenapa?"tanya Ariel.


"Nanti ngak bersih lagi makanan ya"batin Fandi.


"Tenang ini bersih kok"ujar Ariel.


Lalu Ariel pun menarik tangan Fandi dan memasuki warung makan tersebut.


"Ibu,saya pesan 2 porsi ya"ujar Ariel.


"Baik non"ucap ibu penjual.


Mereka pun memilih tempat untuk makan dan memilih duduk di pojokan.


"Lih sering makan ke sini?"tanya Fandi datar.


"Enggak juga."Jawab Ariel.


beberapa menit kemudian makanan mereka pun datang.


"Makasih"ucap ariel.


Tiba-tiba Ariel melihat Fandi yang tidak makan


"Loh kenapa ngak makan?"tanya ariel.


Ariel yang melihatnya pun langsung datang ke samping Fandi.


"Buka mulut loh gue suapin ni"tawar Ariel.


Fandi yang kaget pun membuka mulutnya dan menguyah makanannya.


"Gimana???enak?.."tanya Ariel.

__ADS_1


"Lumayan nih"ucap Fandi.


Lalu mereka pun menyelesaikan makanan nya lalu membayar nya.lalu mereka pun pergi dari rumah makan tersebut.


"Kita langsung ke sekolah ya"ucap Fandi.


Ariel pun hanya mengangguk saja.


lalu mereka pun pergi ke sekolah.


sesampainya di sekolah banyak orang yang kagum melihat mobil sport yang baru sampai di depan sekolah.


"Wow,mobil keren"ujar siswa A.


"Mobil siapa tuh!!"tanya siswa B.


Tidak berapa lama Fandi pun turun dari mobil sport mewah tersebut.


"Wow, rupanya ketua OSIS rupanya,gitu aja di kagumi."ledek Dino.


Fandi pun membukakan pintu mobilnya dan Ariel pun keluar dari mobil tersebut.betapa kagetnya para siswi karena yang mereka lihat bukanlah khayalan.


"Lqh itu bukannya Ariel ya anak baru yang sok jago"tanya siswi A.


Lalu Fandi pun menggandeng tangan Ariel hingga perhatian semua orang tertuju pada mereka.


"Gue ngak nyangka mereka cocok banget"batin syela.


Kenapa tidak,


Fandi terkenal anak yang cool dan pendiam.ia pun jarang menampakkan gaya hidupnya ke banyak orang lain dengan Ariel yang mempunyai wajah seperti selalu tersenyum walaupun memasang muka dinginnya.


Lalu mereka pun masuk ke kelas mereka.


"Silahkan duduk sayang"ucap Fandi sambil memberikan tempat duduk Ariel.


Tasya yang mendengar ucapan Fandi menjadi heran.


Lalu Fandi pun menuju tempat duduknya dan menyapa cello.


"Hai"ucapnya datar.


cello pun hanya membalas senyumannya.


Dan pelajaran pun berlangsung.saat pelajaran berlangsung mata Fandi mengarah kepada Ariel yang tengah sibuk fokus kepada bukunya.


"Dia lagi apa ya?"batin Fandi.


dia melihat Ariel yang tengah sibuk menggambarkan sesuatu.


Jam pelajaran pun selesai saatnya jam istirahat,semua orang berebut pergi ke kantin.saat Ariel ingin pergi ke kantin ia membuang kertas yang sedari tadi di buatnya.


"Yok jadi kita pergi?"ajak syela kepada Ariel.


lalu mereka pun pergi.tanpa sengaja ia membuka kertas tersebut.


"Siapa laki-laki ini?"batin Fandi.


Lalu ia menyimpan kertas tersebut dan pergi menghampiri Ariel.


"Kalian ngak keberatan kan kalau gue gabung ke sini."tanya Fandi datar.


mereka diapun hanya mengangguk.


"Loh santai aja syela, Gue ngak bakalan kasar sama loh"ujar Fandi yang tau syela takut karena keberadaannya.


Lalu mereka bertiga pun makan bersama.saat Ariel mau mengambil minum tiba-tiba kakinya tersandung hingga membuat Fandi dengan sigap menangkap nya.


"Lah....kenapa sih gue deg degan lihat tatapan mata itu"batin Ariel.

__ADS_1


Lalu mereka pun saling menatap lekat sampai Tasya pun melempar gelas ke arah mereka hingga serpihan kacanya pun hampir mengenai Ariel dan Fandi.


Fandi langsung sigap melindungi Ariel dan memeluk ya.


Fandi langsung melepaskan Ariel dan datang dengan mata tajamnya ke arah Tasya.


"Awas ya kalau loh nyakitin pacar gue,loh bakalan berurusan dengan gue."ancam Fandi dengan tatapan matanya yang tajam.


"Pacar loh?"tanya Tasya


"Iya pacar gue, Kenapa?"ucap Fandi dengan senyum sinis nya.


"Loh ngak mungkin pacaran sama cewek tenggil dan kotor ini"ledek Tasya.


" Kenapa ngak mungkin, buktinya kami sekarang pacaran kan"ucap Fandi.


Fandi pun meninggalkan Tasya yang seakan belum percaya bahwa Fandi dan Ariel pacaran dan ia menarik tangan Ariel dan tangan syela lalu pergi menuju ke kelas.


"Terima kasih Uda nolongin gue"ucap Ariel.


lalu Fandi pun kembali ke tempat duduknya.


"Loh pacaran Ama Fandi?"bisik syela.


lalu Ariel pun hanya mengangguk.


Mereka pun melanjutkan pelajaran mereka sampai hari itu selesai.


Saat yang ditunggu pun datang yaitu pulang.


Semua anak sekolahan pun berhamburan keluar dari ruangan.


Lalu tiba-tiba Fandi mengengam tangan Ariel.


"Loh, Gue antar pulang."ucap Fandi.


"Ngak usah, Gue bisa pulang sendiri kok."ucapnya.


Fandi ialah cowok yang tak mau penolakan, Tiba-tiba saja ia menarik tangan Ariel dan merangkul pundak nya sambil mengedipkan matanya hingga membuat semua kaum hawa menatap sinis.


"Oke gue akan balik sama loh."ucapnya pasrah.


Lalu mereka pun keluar dari ruangan tersebut.


Tiba-tiba saja langkahnya berhenti saat di lapangan sekolah mereka.


"Loh pulang sendiri."ucapnya sambil melepaskan tangan Ariel.


"Lah loh bilang mau ngantar gue pulang."protes Ariel.


"Nggak jadi."ucap Fandi dan meninggalkan Ariel tanpa sedikitpun melihat ke belakang.


"Nih cowok ya nyebelin amat.Di kiranya gue apaan."kesal Ariel.


Lalu ia pun berjalan kaki dan lebih sialnya lagi satu hari ini dia sangat lelah sekali ditambah harus jalan malah satu pun kendaraan umum yang lewat.


"Nih...nih Gue ngak demen ditinggalin."ucap Ariel sambil berdiri di halte.


Tiba-tiba datang seorang pria memakai kereta besar.


"Dino..?"tebak Ariel.


Dino membuka helm nya dan berhenti.


"Loh kok ada disini?"tanya Dino.


"Ehhh,Gue.....?"ucapnya terbata-bata.


"Ya Uda, Lo pulang bareng gue aja ya."tawar Dino.

__ADS_1


Lalu mereka pun pergi bersama.


__ADS_2