Dia Luka Yang Ku Rindu

Dia Luka Yang Ku Rindu
Oh ternyata dia anaknya..


__ADS_3

Tasya yang melihat mereka pun menjadi semakin membenci Ariel. lalu ia menghampiri Ariel.


"Hei, Loh anak orang miskin berani sekali ya ngambil Fandi dari gue."bentak Tasya.


"Ngambil Fandi?mang loh siapa ya?"pacarnya?bukan kan."sindir Ariel.


"Loh tu ya Uda anak miskin,Sok banget jadi orang. Loh itu harusnya ngaca dong.


Mang loh punya apa ha?"sindir Tasya pedas hingga membuat semua Orang menatap ke arah mereka.


"Memang gue ngak punya apa-apa, Lalu?"ucap Ariel.


"Hah...Dasar cewek ngak tau diri..."ejek Tasya.


"Plak."suara tamparan Ariel yang melayang di pipinya Tasya.


"Tuh mulut loh jaga ya."geram Ariel.


"Berani banget loh ya..."ucap Tasya yang penuh amarah.


Saat Tasya ingin menampar Ariel tangannya di hadang oleh seorang lelaki yaitu Ayahnya Ariel.


"Maaf anda siapa?"tanya Tasya sepele sambil melihat lelaki itu dari atas sampai bawah.


"Saya orang tua nya Ariel."ucap Ayahnya Ariel.


"Oh pantesan anda belain dia, Ayah ya toh."ejek Tasya.


"Jaga ucapan loh ya."bentak Ariel.


"Lah,Kenapa rupanya?"pancing Tasya.


"Loh bisa hina gue tapi bukan orang tua gue."tunjuk Ariel.


Tiba-tiba Fandi datang menengahi.


"Ada apa ini?"tanya Fandi.


"Ini Fandi masa dia ngambil kamu dari aku?"rengek Tasya kepada Fandi.


"Lepasin tangan gue."ucap Fandi.


"Hah, Loh bela mereka Fandi?mereka itu anak orang miskin bukan sebanding sama loh?lagian gue juga heran kenapa Ariel bisa masuk ke sekolah kita ini?"ejek Tasya.


"Anda akan membayar ucapan anda nanti."tunjuk Ayah nya Ariel.


Lalu mereka pun pergi dan meninggalkan tempat tersebut.sementara itu di aula kampus telah berkumpul para mahasiswa dan para dosen lainnya.


"Baik kepada mahasiswa kami,Kami persilahkan untuk menduduki kursi."suruh MC tersebut.


Lalu para mahasiswa tersebut memasuki aula kampus dan duduk di bangku sesuai fakultas mereka.


"Sekarang tanpa banyak basa-basi kita akan mengenalkan kepada kalian semua pemilik kampus baru kita yaitu Bapak Darma Bratmajaya."sambut MC.


Semua Dekan,Dosen dan Mahasiswa bertepuk tangan.


"Hai,Itu...itu bukannya Bokap ya Ariel ya Tasya."unjuk Nanda.


"Yang serius loh?"kaget Tasya.


"Lah bukannya Bokap loh ya Tasya yang punya kampus ini?"tanya Nanda heran.


"Lah gue juga mana tau?"ketus Tasya.


Kemudian Ayahnya Ariel naik ke atas panggung dan memberikan sambutan, Sementara itu Tasya dan Nanda mulai was-was akan apa yang akan terjadi nantinya.

__ADS_1


"Selamat siang semua, Perkenalkan nama saya Darma Bratmajaya,Saya pemilik asli kampus ini,Oh ya 2 tahun yang lalu saya memberikan mandat kepada Pak Alex untuk mengurus kampus ini dan karena saya sudah kembali makanya kampus ini saya ambil ahli kembali."ucap ayahnya Ariel sambil menjelaskan panjang lebar.


"Oh iya saya juga ingin mengenalkan sesuatu kepada kalian semua."ucap Pak Darma.


"Ariel, Fandi ayo naik"suruh Ayahnya Ariel.


Lalu mereka berdua pun naik.


"Semua perkenalkan.ini anak saya namanya Ariel Amira Putri Bratmajaya dan ini calon menantu saya Fandi Axele Erixxa."ucap Ayahnya Ariel.


Banyak orang yang kaget sekaligus tak percaya begitu saja kepada ucapan mereka.


"Bagaimana mungkin Bapak bisa menikahi putri bapak kepada keluarga Axele?mereka kan terkenal dengan sikap dinginnya."protes salah satu dosen.


Tiba-tiba orang tua Fandi datang.


"Kenapa tidak? buktinya sekarang anaknya Darma Bratmajaya akan menjadi calon menantu saya."ucap Pak Bram.


"Perhatian semuanya. Minggu depan saya Bram Daniel Axele Erixxa dan keluarga Pak Darma Bratmajaya mengundang kalian untuk datang menghadiri pesta pertunangan anak kami yakni Fandi Axele Erixxa dan Ariel Amira Putri Bratmajaya."


Semua orang pun kaget dengan berita yang disampaikan oleh Ahah nya Fandi.


Lalu mereka pun keluar satu persatu seakan tak percaya bahwa itu kenyataan.


"Jadi itu ya orang ya?"batin Wanda yang sudah mengintai Ariel.


Tiba-tiba Dino datang.


"Hai Ariel selamat ya atas kemenangan mu."ucap Dino.


"Maksudnya?"tanya Ariel.


"Haha...Aku puas tuh liat muka si Tasya."ejek Dino.


"Em,Loh betulan mau nikah nih?"tanya Dino ragu-ragu.


Ariel hanya mengangguk.


"Ya Uda de,Semoga keputusan loh terbaik."pesan Dino sambil meninggalkan Ariel.


Tiba-tiba saja Fandi memeluk Ariel dari belakang.


"Aku mencari kamu."ucap Fandi.


"Apaan sih,Malu tau."ucap Ariel.


"Gimana kamu dah senang?"tanya Fandi.


"Senang kenapa?"tanya Ariel bingung.


"Senang karena kamu Uda dapatin aku lah."goda Fandi.


"Ngak juga tuh."bohong Ariel.


"Sayang,Kita nanti ke toko butik ya?"ajak Fandi.


"Lah buat apa? bukannya Minggu depan ya?"tanya Ariel.


"Kamu lupa ya? Akhir pekan kan kak Tika menikah."ucap Fandi.


"Astaga Kenapa aku bisa lupa?"kaget Ariel sambil menepuk jidatnya.


"Haha, Mungkin kamu kepikiran sama pertunangan kita ya."goda Fandi.


"Apaan sih fandi.iya nanti kita pergi,Tapi lepasin dulu pelukan kamu ya."ucap Ariel.

__ADS_1


Fandi pun melepaskan pelukannya dari Ariel.


Setelah pelajaran selesai Ariel Dan Fandi pamit pulang untuk memilih baju yang akan mereka kenakan untuk pesta pernikahan Tika dan William.


"Ayah,Kami pamit pergi duluan ya?"pamit Fandi.


"Lah kalian mau kemana?"tanya ayah Fandi


"Ada de Pa,Boleh kan?"tanya Ariel.


Mereka berdua hanya mengangguk dan mereka pun pergi.


"Ingat nanti jam 8 malam harus sudah sampai ya."teriak Ayahnya Ariel.


"Iya."jawab Ariel dan Fandi kompak.


Lalu mereka pergi ke butik untuk membeli pakaian yang akan mereka gunakan.


"Kita sudah sampai?"tanya Ariel.


Fandi tidak menjawab Ariel dan meninggalkan Ariel di dalam mobil.


"Lah tuh anak kok ninggalin gue?"protes Ariel.


"Loh mau turun apa mau gue kunci?"ketus Fandi.


Lalu Ariel pun turun dari mobil Fandi dan mengikutinya.


"Eits,Loh berjalan di belakang gue."suruh Fandi.


"Apa?Fandi loh itu Uda calon tunangan gue."protes Ariel.


"Masih calon bukan Uda"ucap Fandi sambil meninggalkan Ariel.


Lalu Ariel mengikuti dari belakang.bukannya membeli baju untuk mereka berdua Fandi hanya membeli baju untuk kebutuhan dia saja dan lebih apesnya Ariel yang bawa semua belanjaan nya dia.


"Fandi Uda dong gue Uda ngak sanggup ngangkat barang ya nih."protes Ariel.


"Loh bisa ngak sih Ngak usah manja?"ketus Fandi.


Fandi yang tidak menghiraukan Ariel pun tak sadar ia meninggalkan Ariel di belakang.


Tiba-tiba saja Ariel menabrak sesuatu di depannya sehingga membuat barang bawaan nya jatuh.


"Aduhh,Maaf ya saya salah.saya tidak melihat anda."ucap Ariel sambil mengambil pakaian yang terjatuh.


"Tidak papa."ucap laki-laki itu.


"Oh ya saya duluan ya."ucap Ariel.


"Bentar saya bantu ya."tawar laki-laki tersebut.


"Ngak papa saya bisa sendiri kok."tolak Ariel.


"Nanti kamu nabrak orang lagi loh."ucap laki-laki tersebut.


Setelah beberapa menit berpikir akhirnya Ariel pun menyetujuinya.


"Nama kamu siapa?"tanya laki-laki tersebut.


"Namaku Ariel Amira Putri Bratmajaya."ucap Ariel.


"Oh ya nama ku Ciko Fadli Abraham."ucap Ciko.


Lalu Ciko pun membantu Ariel memasukan varang belanjanya ke dalam mobil.

__ADS_1


__ADS_2