Dia Luka Yang Ku Rindu

Dia Luka Yang Ku Rindu
aku membencinya


__ADS_3

Pas pulang sekolah Dino langsung sigap menarik tangan Ariel hingga membuat Ariel sontak kaget dan memukul dino.


"Aduh...sakit ril,loh itu cewek atau cowok sih kuat amat tenaga loh?"ucap Dino sambil memegang perutnya.


"loh sih tiba tiba-tiba narik gue,ya gue pukul aja gue kira loh mau nyuri gue"ucap ariel tanpa dosa.


"loh mau kemana?"tanya Dino.


"Ya pulang lah maksud loh Kemana lagi?"jawab Ariel ketus.


"Oke oke ngak usah galak kali"jawab Dino yang lebih ketus.


"Cepat loh mau ngomong apa sama gue,gue mau pulang ni"desak Ariel.


"Ehh..ril bantuin gue ya"ujar Dino dengan segan.


"Bantuin apa?"tanya Ariel.


"Gue punya tugas banyak ni loh bantuin gue ya,tenang nanti gue kasih upahnya."ujar Dino.


"Oke,gue mau loh jemput gue nanti di dekat taman"ucap Ariel.


Lalu Dino pun meninggalkan Ariel di sekolah dan Ariel pun pergi menggunakan angkutan umum.


Sesampainya di rumah ia membersihkan tubuh nya lalu Menganti pakaiannya dan makan siang.


"Bi, tolong bilang ke kak Tika saya ada kerja kelompok ya"ucap Ariel.


"Baik non"ucap bibi ningsi.


Lalu Ariel pun pergi dan pamit pada bib Ningsih. ia pun melihat Dino yang sudah duduk di kereta untuk menunggu nya.


"Ayo"ajak Dino.


lalu Ariel pun naik ke kereta dino.tanpa Ariel sadari sepasang mata mengintai nya dari kejauhan dan mengikutinya.


Lalu mereka pun sampai ke sebuah rumah mewah dan besar.


"Ini rumah siapa?"tanya Ariel sambil terpanah melihat keindahan rumah tersebut.


"Ini rumah gue"ucap Dino.


lalu mereka pun masuk ke rumah Dino.


"Selamat siang tuan muda"hormat pelayan sambil menundukkan kepalanya.


"Silahkan duduk Ariel"mempersilahkan Ariel duduk.


Lalu Dino meninggalkan Ariel di ruang tengah hendak menuju kamar nya.


"Hai cantik kamu siapa?"tanya seorang wanita paruh baya.


Ariel pun langsung menyalami tangan wanita tersebut.


"Nama saya Ariel Amira Putri Bratmajaya Bu"ucap Ariel sambil memperkenalkan diri.


"Bratmajaya?"tanya wanita paruh baya tersebut.


"Iya Bu."Jawab Ariel.


"Seperti aku kenal dengan nama itu."batin wanita tersebut.


"Nama saya Gresya Andita, Panggil saya Tante Dita saja."ucap wanita tersebut.


"Saya mamanya Dino."ucap Tante Dita.

__ADS_1


"Saya kebelakang dulu nya mau nyiapin cemilan."ucap Tante Dita.


Mamanya Dino pun langsung pergi ke dapur.


"Apakah dia orangnya?"batin Dita.


Sembari mama Dino menyiapkan cemilan Dino datang dengan membawa setumpuk buku pelajaran ke ruang tengah.


"Ril,Bantuin gue dong berat nih"desak Dino.


lalu Ariel pun membantu Dino dan mereka pun mengerjakan tugas nya bersamaan, sementara itu Tante Dita membawa cemilan kepada mereka.


"ini cemilannya"tunjuk Tante Dita.


Dita pun memperhatikan mereka yang serius mengerjakan tugas.


"Dia sangat mirip sekali dengan Darma.tapi apakah mungkin Ariel adalah orang nya?tapi tidak tertutup kemungkinan."batin Dita.


Lalu Dita terus memandangi mereka yang sibuk dengan tugas masing-masing.


Dita terus melirik Dino yang sesekali melirik Ariel.


"Sepertinya anak ini suka sama Ariel"batin Dita.


Hari pun mulai malam dan Ariel pun permisi untuk pulang kepada keluarga Dino.


"Gue antar ya,Lagian Uda malam"tawar Dino.


Ariel pun hanya mengangguk.


Dino pun mengantar Ariel ke rumahnya.


"Makasih ya loh Uda Gantar gue"ucap Ariel.


"Iya,Ini bayaran ya,Maaf ya gue ngak punya uang saku lagi."ucap Dino.


Dino pun pulang ke rumah nya dan Ariel pun masuk ke dalam.ia terkejut saat melihat Tika yang tengah bersedih.


"Kakak kenapa?"tanya Ariel.


"Perusahaan kakak hampir mau down dek."ucap Tika.


"What?mau down kak?"tanya Ariel.


Tika pun hanya mengangguk.


"Kenapa bisa kak?"tanya Ariel.


"Kakak juga ngak tau tapi kakak harus beritahu mama kakak soal ini."ucap Tika.


Lalu Tika pun masuk ke kamar nya dan membersihkan tubuh nya setelah itu ia pergi ka bawah untuk makan malam.


"Kasihan kakak.aku ingin membantu nya tapi aku ngak ngerti soal perusahaan."batin Ariel.


Lalu ia kembali ke kamarnya dan membaringkan tubuhnya.lalu ia mengambil sebuah buku dimana buku tersebut adalah buku harian milik Ariel.


Ia membuka halaman itu satu persatu hingga ia tidak sadar menjatuhkan air mata nya di selembar kertas yang dimana disitu ada gambar seorang pria bersama dirinya.


"Sudah hampir 3 tahun aku tidak mengetahui dimana keberadaan mu. Jujur aku membencimu tapi aku juga mencintaimu Pandi.


Dengan mudahnya aku masuk ke dalam kata manis mu dan dengan mudahnya pula kau menghancurkan hati ku.


kau meminta ku untuk menjadi kekasih mu tapi kau memilih orang lain sebagai pendamping hidup kamu.


'Sasha Thania zevanya '

__ADS_1


Nama wanita yang kini menjadi pilihan kamu."


Aku masih rindu kepada mu....


Aku masih mencintaimu....


Tapi aku membencimu karena orang yang sudah bersama mu sekarang tidak lain adalah sahabat ku sendiri,Orang yang ku anggap sebagai kakak ku.


Kalian tegah melakukan itu di depan ku."


bentak Ariel sambil mengambil paksa foto nya bersama pria tersebut lalu membakarnya.


"Aku membencimu tapi aku masih mencintaimu itulah aku yang tak pernah kau


hargain sama sekali"batin Ariel.


Setelah lelah karena menangisi kisah masa lalunya ia pun akhirnya tertidur pulas.


Tapi tanpa disadari seorang pria menatap nya dari kejauhan.


"Siapa kah yang dia tangisi?"batin Fandi.


Lalu ia pun masuk ke dalam rumah Ariel.


Tokkk..tok...tok...


Lalu Tika pun membuka pintunya.


"Dek Fandi..."ucap Tika kaget.


"Saya mau bicara,Bisakah?"tanya Fandi.


Lalu Tika pun mempersilakan Fandi masuk.


"Saya ingin bertanya kepada kakak."ucapnya dingin.


"Apa yang ingin kamu tanya."tanya Tika.


"Siapakah sebenarnya Pandi?"tanya Fandi.


Tika pun terkejut karena orang yang baru dia kenal itu mengenal Pandi.


"Pandi itu mantan kekasih ariel.memang kenapa?"ucap Tika jujur.


"Saya ingin mengatakan sesuatu jangan pernah izinkan Pandi untuk kembali kepada Ariel."ucap Fandi.


"Memang nya kamu siapa nya?"tanya Tika.


"Anda tak perlu tau siapa saya.jalankan saja perintah saya atau anda mau perusahaan anda tambah bangkrut?"ancam Fandi.


"Emang kamu siapa?"tanya Tika.


"Saya Fandi Axele Erixxa."ucap Fandi.


"Axele? perusahaan ternama itu?"tanya nya gugup.


"Iya saya anaknya Bram Daniel Axele Erixxa."ucap Fandi.


"Maaf kan saya,Saya sudah sangat lantang sekali."


"Tidak apa-apa,Tapi jangan biarkan Fandi saudara saya mendekati Ariel lagi."ancam Fandi.


"Jadi Pandi itu saudara kembar kamu?"tanya Tika.


Fandi hanya mengangguk.

__ADS_1


"Ingat pesan saya,Tapi jangan bilang kalau saya itu anak orang kaya Kepada Ariel dan jangan bilang juga kepadanya kalau saya kembaran Pandi."ucapnya penuh tatapan tajam.


Lalu Tika hanya mengangguk dan Pandi pun meninggalkan Tika.


__ADS_2