Dinikahi CEO Tampan

Dinikahi CEO Tampan
Eps11_Mengundurkan diri


__ADS_3

Yuna pun terlihat membuang nafas nya panjang, sebelum dia mengatakan maksud kedatangan nya.


" Tante sebelum nya yuna mau berterima kasih sama tante dan keluarga tante, karena sudah membayar biaya pengobatan ibu " Ucap yuna


" Kamu tidak usah memikirkan itu, bagaimana pun ibu kamu itu sudah jadi tanggungjawab keluarga tante, karena dia jatuh sakit saat bekerja di rumah ini " Jawab Adriana, tidak lupa dengan senyuman nya yang hangat


Sudah dapat yuna tebak sebenar nya begitu lah jawaban yang di berikan oleh Adriana, namun dia tidak akan bisa tenang kalau hanya seperti itu.


Semenjak dari ia bangun tadi pagi, yuna terus memikirkan keputusan apa yang akan dia ambil. Apakah dia mengambil keputusan yang sebelum nya sudah dia utarakan dengan ayu, atau melupakan malah melupakan nya


Dan setelah dia pikirkan dengan matang, dengan menimbang segala resiko nya, yuna pun mengambil keputusan dia akan menggantikan ibu nya bekerja sebagai ART, sebagai tanda terimakasih nya.


" Tapi saja tidak bisa hanya diam menerima semua kebaikan keluarga tante. Jadi saya memutuskan untuk menggantikan pekerjaan ibu sebagai rasa terimakasih saya " Ucap yuna, dengan raut wajah yang terlihat sangat serius


Tentu saja Adriana terkejut mendengar nya, karena semua yang dia lakukan itu benar-benar hanya sebagai rasa tanggungjawab nya, tidak pernah sekaki pun mengharapkan balasan, apa lagi mengharapkan yuna untuk menggantikan pekerjaan ibu nya


" Yuna kamu tidak perlu melakukan itu, tante sangat ikhlas membantu ibu kamu " Jawab Adriana dengan jujur


" Tante saya mohon jangan menolak nya. Ini adalah cara saya untuk mengungkap kan rasa terimakasih saya. Dan saya juga tau kalau waktu saya sekolah dulu tante lah yang membayar biaya nya " Ucap yuna


Memang benar apa yang di katakan oleh yuna, dahulu Adriana lah yang telah membayar biaya sekolah yuna. Karena tempat yuna bersekolah dulu adalah salah satu sekolah elit yaitu tempat nya orang-orang kaya bersekolah, dan biaya persemester nya pun mahal


Dan Adriana lah yang membayar nya. Karena kalau hanya mengandalkan gajih Ningsih yang dia hasil kan maka tidak akan cukup.


Namun pada saat itu Adriana meminta kepada Ningsih untuk tidak perlu memberitahukan itu kepada yuna, akan tetapi nampak nya Ningsih tetap memberitahu yuna akan hal itu.

__ADS_1


" Tapi apa ibu kamu setuju? kalau kamu ingin menggantikan pekerjaan nya " Tanya Adriana


Yuna pun menggelengkan kepala nya. tentu saja kalau yuna meminta persetujuan terlebih dahulu kepada ibu nya, maka sudah pasti Ningsih tidak akan menyetujui nya.


Namun karena keputusan yuna sudah bulat, dia tidak bisa hanya diam, melihat keluarga mahendra yang membayar biaya pengobatan ibu nya yang dia tahu pasti tidak akan sedikit


" Yuna mohon jangan sampai ibu tahu, karena kalau sampai ibu tau maka dia akan merasa sangat bersalah, dan bisa saja ibu akan kehilangan semangat nya kembali " Ucap yuna yang kini mata nya sudah mulai berkaca-kaca


Melihat itu membuat Adriana menjadi tidak tega untuk menolak nya, dan dia tau niat yuna melakukan itu adalah niat yang sangat baik. Akan tetapi bukan seperti itu yang dia ingin kan, sebenar nya dia dan keluarga nya sangat ikhlas untuk membantu Ningsih tanpa mengharap kan imbalan apa-apa.


" Baiklah kalau memang kamu mau seperti itu. tapi tante punya syarat, tante akan mengirimkan satu orang perempuan untuk menjaga ibu kamu di rumah sakit selama kamu melakukan pekerjaan kamu di sini " Ucap Adriana


" T... tapi tan " Ucap yuna yang tidak habis pikir. Kebaikan mereka yang dulu saja belum mampu untuk yuna balas, kini malah di tambah lagi dengan yang sekarang


" Tidak ada penolakan. kalau kamu tidak setuju kamu saja yang menjaga ibu kamu di rumah sakit, dan tidak perlu menggantikan pekerjaan ibu kamu di sini " Ucap Adriana dengan serius


Dan tidak ada pilihan lain lagi bagi Adriana selain menyetujui apa yang sudah di putuskan oleh yuna.


***


Setelah urusan nya dengan Adriana telah selesai, yuna pun pamit karena selanjut nya dia akan pergi ke cafe tempat dia bekerja. Karena dia akan mengundur kan diri nya, karena ia akan berpindah pekerjaan untuk menggantikan ibu nya


Kini dia telah sampai di depan cafe yang mana dia sudah hampir 2 tahun bekerja di situ. Cukup berat sebenar nya bagi yuna untuk meninggalkan pekerjaan nya yang sekarang, yang mana sudah sangat banyak hal yang di lalui oleh yuna selama bekerja di situ


" Yuna kamu ngapain kesini " Tanya ayu, yang kaget melihat sahabat nya itu tiba-tiba datang ke cafe.

__ADS_1


" Ada yang ingin aku bicarakan dengan bu bos " Jawab yuna


" Urusan apa? " Tanya ayu lagi ia merasa sangat penasaran, dengan apa yang ingin yuna bicarakan dengan bu bos


" Nanti akan aku kasih tau kamu, tapi sekarang aku mau nemuin bu bos dulu " Kata yuna


Ayu pun menganggukkan kelapa nya pertanda ia setuju dengan apa yang yuna kata kan.


Sedangkan yuna ia masuk ke dalam ruangan bu bos


Setelah masuk ke dalam ruangan, ia langsung mengatakan maksud kedatangan nya kepada bos nya. Dan tentu saja bu bos kaget mendengar nya, dan meminta yuna untuk memikirkan nya kembali atas keputusan nya. Namun yuna nampak nya sudah benar-benar bulat dengan keputusan nya


Yang membuat bu bos tidak bisa lagi menghalangi nya. Ia pun kemudian memberikan gajih yuna untuk bulan ini, sebagai tanda perpisahan mereka.


Dan setelah berpamitan dengan bu bos yuna pun keluar dari ruangan itu.


" Ayu. aku nungguin kamu di sini ya sampai jam kerja kamu selesai " Ucap yuna. Karena sebelum nya dia sudah berjanji kepada ayu kalau dia akan menceritakan apa yang dia bicarakan dengan bu bos di dalam.


" Tidak perlu. Kamu balik saja ke rumah sakit nggak baik ninggalin ibu kamu lama-lama sendirian. Nanti kalau ada waktu aku yang akan ke sana " Ucap ayu


Mendengar itu yuna pun menganggukkan kepala nya, ayu benar tidak baik bagi nya untuk meninggalkan ibu nya terlalu lama sendirian di rumah sakit.


Kemudian yuna pun pamit kepada ayu, karena ia harus kembali ke rumah sakit


" Kamu...!! " Ucap seseorang yang nampak mengenali yuna. Di saat yuna baru saja keluar dari cafe dan tidak sengaja bertemu

__ADS_1


Yuna pun mengerutkan alis nya, mencoba mengingat laki-laki yang berdiri di depan nya itu.


__ADS_2