Dinikahi CEO Tampan

Dinikahi CEO Tampan
Eps18_Pergi ke mall


__ADS_3

" Dasar nggak tau di untung!!, udah baik-baik kita mau minta maaf, dia malah pasang wajah begitu " Ketus salah satu perempuan itu


" Rani. nggak baik kamu bicara begitu, bagaimana pun ini memang kesalahan kita, jadi wajar saja kalau dia marah " Sahut yang lain nya, yang nampak nya memang sudah sangat menyesal dengan apa yang sudah dia lakukan


***


Satu bulan kemudian~~~


Yang berarti sudah satu bulan pula yuna bekerja sebagai ART di kediaman keluarga mahendra untuk menggantikan ibu nya


Dan biasa nya ia hanya satu kali dalam seminggu pergi untuk mengunjungi ibu nya di rumah sakit, walau pun sebenar nya adriana memberikan kebebasan bagi yuna untuk memberikan izin kapan pun ia ingin pergi untuk menemui ibu nya. Namun yuna hanya melakukan nya satu kali dalam seminggu, karena dia tidak ingin mengkorupsi waktu kerja nya


Akan tetapi yuna tetap selalu melakukan panggilan video kepada ibu nya, untuk mengurangi rasa rindu nya dan melihat perkembangan sang ibu. Yang sekarang mengalami kemajuan yang sangat signifikan, yang tentu saja membuat yuna sangat bahagia


" Maaf tante. Yuna tidak bisa menerima uang ini " Ucap yuna


Hari ini adalah hari gajihan bagi semua orang yang bekerja di kediaman keluarga mahendra termasuk yuna. Namun dengan tegas yuna menolak uang pemberi dari adriana


" Yuna bekerja di sini karena yuna ingin membalas semua kebaikan keluarga tante, karena yuna tidak bisa membayarnya dengan uang, maka yuna melakukan nya dengan tenaga yang yuna punya. Jadi yuna tidak bisa menerima nya " Ucap yuna lagi


" Baiklah kalau memang begitu yang kamu mau " Jawab adriana pasrah


" Tapi sebagai ganti nya kamu harus temenin tante pergi ke suatu tempat " Sambung nya


" Kemana tante? " Tanya yuna

__ADS_1


" Udah kamu nggak perlu tau " Jawab adriana.


Mendengar itu yuna oun hanya bisa menganggukkan kepala nya sambil tersenyum kecil. Dan setelah itu adriana langsung menyuruh yuna untuk segera mengganti baju nya, karena mereka akan pergi segera


Yuna pun kembali ke kamar nya untuk mengganti baju nya dengan baju terbaik yang dia punya, agar dia tidak membuat adriana malu karena membawa nya


" Kamu sudah siap yuna? " Tanya adriana, yang melihat yuna telah datang kembali menemui nya setelah dia mengganti baju nya


" Iya tante " Jawab yuna sambil tersenyum kecil


" Baiklah kalau begitu. Ayo kita berangkat! " Ucap adriana


Setelah mengatakan itu adriana langsung menggandeng tangan yuna, lalu mereka pun berjalan menuju mobil yang sudah siap menunggu merek. Setelah adriana dan yuna masuk ke dalam mobil, sopir pribadi adriana pun mulai melajukan mobil nya


Setelah kurang lebih 30 menit. Mobil yang membawa adriana dan yuna berhenti di depan sebuah mall mewah. Membuat yuna mengerutkan alis nya, bertanya-tanya kepada diri nya sendiri untuk apa adriana membawa nya ke mall. Namun mungkin saja ada sesuatu yang ingin di beri oleh adriana, begitulah jawaban yuna kepada diri nya sendiri


" Kamu temenin tante untuk pilih-pilih baju ya. Karena malam ini tante mau menghadiri undangan rekan kerja suami tante " Ucap adriana, setelah kini mereka telah berada di luar mobil


Yuna pun menganggukkan kepala nya pertanda ia setuju, lagi pula adriana hanya meminta nya untuk menemani. Mungkin kalau adriana menyuruhnya untuk memilihkan baju, yuna pasti akan menolak dan angkat tangan. Karena dia sama sekali tidak pandai dalam memilih pakaian


Setelah itu mereka pun mulai melangkahkan kaki mereka masuk ke dalam mall, dan tempat pertama yang adriana datangi ia lah toko pakaian, karena memang niat nya datang ke mall ia lah ingin membeli baju


Yun langsung menelan saliva nya saat melihat logo toko yang terletak di atas pintu masuk. Walau pun dia tidak terlalu tau dengan barang-barang brendit, namun yuna mengetahui jelas dari logo toko itu, kalau toko yang ia masuki sekarang adalah, tempat nya barang-barang brendit dan mahal


Sudah hampir dua puluh menit yuna dengan setia menemani adriana memilih-milih baju yang ingin ia beli. Dan pasti nya yuna sangat berhati-hati, bahkan yuna sama sekali tidak berani menyentuh satu pun barang yang ada di toko itu, karena kalau sampai dia membuat barang-barang di toko itu rusak, mungkin seluruh tabungan nya tidak akan cukup untuk mengganti rugi...

__ADS_1


***


" Maaf nona. Saya tidak bisa mengizinkan anda untuk masuk, karena nama anda tidak ada di catatan buku tamu tuan Arel " Ucap perempuan penjaga resepsionis dengan sangat sopan


" Aku tidak perlu membuat janji untuk menemui pacar ku sendiri. Cepat hubungi El!!, kalau aku pacar nya mawar, datang untuk bertemu dengan dia " Bentak mawar


" Untuk sekarang tuan Arel sedang rapat, jadi tidak bisa di ganggu, dan saya tidak bisa menghubungi nya sekarang " Jawab perempuan penjaga resepsionis satu nya


Mawar terus saja bersikeras ingin segera menemui pacar nya, yaitu El yang sudah sangat lama tidak dia temui, karena kesibukan El pada pekerjaan nya. Dan mawar sama sekali tidak mau mendengarkan penjelasan yang di berikan oleh kedua perempuan penjaga resepsionis itu


Sehingga membuat mereka kewalahan, karena mau bagaimana pun cara mereka menjelaskan, mawar sama sekali tidak mau mendengarkan. Malahan dia semakin Menjadi-jadi, dia terus saja menteriaki kedua perempuan itu, tanpa memperdulikan kalau sekarang dia menjadi pusat perhatian


" Ada apa ini ribut-ribut?? " Tanya seorang laki-laki yang baru saja masuk, dan langsung di sambut oleh suara keributan


Di saat melihat sosok laki-laki yang baru saja datang. Kedua penjaga resepsionis itu membungkukkan badan mereka memberikan hormat, yang menandakan kalau posisi laki-laki itu tidak sembarangan


" Maaf sebelum nya tuan. Nona ini terus saja memaksa untuk segera bertemu dengan tuan Arel, sedangkan dia tidak membuat janji sebelum nya " Ucap salah satu penjaga resepsionis itu. Mencoba menjelaskan kepada laki-laki itu apa yang sebenar nya terjadi, sehingga menimbulkan keributan


" Lagi pula apa penting untuk membuat janji, aku kan pacar nya!!! " Ketus mawar dengan wajah sombong nya


Mendengar kata pacar laki-laki itu mengerutkan alis nya, lalu menatap mawar dengan lekat mulai ujung kepala sampai dengan ujung kaki. Kemudian laki-laki itu mengeluarkan senyum miring nya yang sulit di artikan


" Apa nama kamu mawar? " Tanya laki-laki itu


" Kamu tau nama aku dari mana? " Ucap mawar. Disertai dengan kaget karena laki-laki itu mengetahui nama nya. Padahal mereka sebelum nya sama sekali tidak pernah bertemu

__ADS_1


__ADS_2