
Bersama siapa putranya itu akan pergi. Brraakk....Terdengar ferdinan memukul meja dengan sangat kencang, membuat adriana dan arel yang berada disitu menjadi sangat kaget
" Ternyata kamu sangat keras kepala ya El " Ucap ferdinan dengan senyum miringnya, setelah ia mengatakan itu ia pun berlalu pergi dan masuk kedalam kamar.
El pun hanya bisa terdiam melihat punggung ayahnya yang semakin menjauh, lalu menghilang.
" Sayang. Kamu pergi saja, tapi ingat pulangnya jangan terlalu malam " Ucap adriana dengan tersenyum, mencoba memecahkan suasana yang menegangkan ini
" Kalau begitu mamah mau nyusul papah kamu dulu ya " Sambungnya.
Setelah mengatakan itu adriana pun bangkit lalu menyusul sang suami yang berada didalam kamar.
Adriana pun lalu masuk kedalam kamar, lalu langsung mencari keberadaan suami. Dan ternyata ferdinan tengah berdiri di balkon kamar, yang langsung disusul oleh adriana, terlihat ada percikan amarah di matanya.
" Mas. kamu jangan kasar-kasar begitu dong sama El, dia baru aja pulang, jangan sampai buat dia jadi nggak betah " Protes adriana atas sikap suaminya tadi kepada putra mereka.
" Aku tegas begini saja dia tidak mau mendengarkan, apa lagi kalau aku lemah lembut, mungkin hanya akan dia anggap sebagai angin lewat " Jawab ferdinan yang tidak ingin disalahkan
" Mas. Udah lah lupain aja masalah yang udah lama, lagi pula yang mengkorupsi uang perusahaan itu pratama ayah nya, nggak ada sangkut pautnya sama mawar. Dan kasih saja mereka restu " Ucap adriana.
Mendengar apa yang dikatakan oleh istri nya, ferdinan hanya tersenyum miring namun dapat dilihat dari bola mata nya, kalau ia menyimpan banyak sekali dendam, apa lagi disaat ia mendengar adriana menyebut nama pratama.
Ferdinan berjalan mendekat kearah sang istri dengan tatapan matanya yang tajam, membuat adriana menjadi tidak nyaman dengan tatapan itu
__ADS_1
" I know anak perempuan itu tidak ada hubungan nya dengan masalah dimasa lalu, akan tetapi darah laki-laki brengsek itu yang mengakibatkan ayah ku meninggal, mengalir ditubuh nya. Dan sampai kapan pun aku tidak akan pernah merestui hubungan mereka " Ucap ferdinan dengan penuh penekanan di setiap kata-katanya.
Adriana menelan saliva nya, ternyata dendam sang suami kepada pratama masih sangat besar, walau pun kejadian itu sudah sangat lama bahkan sekarang pratama telah bebas dari hukuman nya.
Adriana membuang nafas nya dengan pelan, lalu memeluk tubuh suami nya yang terlihat sedang menahan emosi nya yang sedang memuncak. Membuat Adriana menyesal karena tadi ia telah memarahi sang suami. Karena ia tahu jelas kalau suami nya itu, tidak akan membenci seseorang tanpa sebab
" Maaf kan aku mas " Ucap adriana sambil terus memeluk tubuh suami nya.
Mawar adalah kekasih arel mereka sudah berpacaran semenjak mereka sama-sama masih duduk di bangku sekolah menengah atas, dan mawar juga adalah cinta pertama arel. Pada awal nya hubungan mereka berdua didukung oleh keluarga mereka masing-masing.
Dan ayah mawar yaitu pratama adalah salah satu manajer di perusahaan yang dipimpin oleh ferdinan, dan pratama adalah tangan kanan yang sangat dipercayai oleh ferdinan
Namun hal yang tidak pernah ferdinan bayangkan sebelum nya, yaitu pratama orang yang sangat ia percayai, mengkorupsi uang perusahaan dengan jumlah yang sangat fantastis untuk kepentingan pribadi nya. Bahkan berdampak pada keuangan perusahaan. Dan pada saat kabar itu sampai ditelinga alexander, membuat nya sangat syok sampai-sampai membuat serangan jantung nya kambuh hingga sampai merenggut nyawa nya.
Sudah berbagai cara ferdinan lakukan untuk memisahkan El dan juga mawar, namun nampak nya semua usaha nya selama ini hanya sia-sia, buktinya hubungan mereka nampak baik-baik saja sampai sekarang.
***
Yuna tengah duduk diruang tamu rumah nya, menunggu ayu datang menjemputnya untuk pergi ke bioskop. Setelah kurang lebih 10 menit ia menuggu terdengar lah pintu rumah nya diketuk
Sudah dapat yuna tebak pastilah itu ayu. Dan benar saja setelah ia membuka pintu, ayu lah yang berdiri di luar, dengan menggunakan baju bertemakan pelangi yaitu berwarna-warni, membuat yuna tersenyum melihat selera berpakaian sahabat nya itu.
" Kamu udah siap kan " Tanya ayu, sambil melepaskan kaca mata hitam nya.
__ADS_1
" Iya. Ayo berangkat " Jawab yuna.
Ayu pun memberikan yuna helm untuk dia pakai, karena mereka akan menuju bioskop menggunakan sepeda motor milik ayu. Di sepanjang perjalanan yuna tak henti-hentinya terpanah akan keindahan ibu kota pada malam hari, karena ia memang sangat jarang keluar rumah pada malam hari, biasa nya yuna lebih memilih untuk beristirahat ketimbang keluyuran.
Tanpa terasa sepeda motor ayu telah memasuki parkiran bioskop, mereka pun langsung memesan tiket drama yang akan mereka tonton. Tidak lupa untuk membeli makanan dan minuman untuk menemani mereka menonton nanti
***
Sudah hampir 30 menit berlalu. Yuna maupun ayu sangat serius dalam menonton, bahkan mereka merasa seakan masuk kedalam drama, bagaimana tidak selama 30 menit ini, yuna dan ayu sudah tak terhitung lagi berapa kali mereka menangis, karena terlalu menghayati drama yang mereka tonton.
Dan tanpa terasa drama nya pun berakhir, satu persatu orang-orang mulai keluar dari ruangan bioskop, begitu juga dengan yuna dan ayu yang mulai bangkit dari duduk mereka. Namun tiba-tiba terlihat ada 2 orang yaitu laki-laki dan perempuan, yang berjalan kearah mereka
" Jadi perempuan itu jangan ke gatelan, dari tadi aku lihat kamu ngeliatin pacar aku terus " Ucap perempuan yang tidak yuna kenal, lalu mendorong tubuh yuna hingga terjatuh.
Melihat itu ayu dan laki-laki yang datang bersama perempuan yang mendorong yuna itu pun kaget, melihat kejadian yang tidak terduga itu
" Yuna kamu nggak apa-apa kan? " Tanya ayu, lalu membantu yuna untuk kembali berdiri.
" Mbak. Tolong sikap nya dijaga, apa lagi ini di tempat umum " Kata ayu. Dan benar saja banyak orang-orang yang menatap kearah mereka dengan tatapan bingung.
" Teman kamu tuh yang diajarin sopan santun. Kegatelan banget jadi perempuan, ngeliatin pacar orang terus " Jawab perempuan itu, yang tidak terima disalahkan.
Yuna mengerutkan alis nya, ia memang beberapa kali melirik pacar perempuan itu, itu pun karena ia merasa familiar dan seperti mengenal laki-laki itu. Dan tidak ada maksud apa-apa.
__ADS_1
" Sayang. Udah malu diliatin orang " Kata laki-laki itu.______