Dinikahi CEO Tampan

Dinikahi CEO Tampan
Eps21_Sebuah rencana?


__ADS_3

" Sayang... Kamu akhir nya datang, aku udah nungguin kamu dari tadi " Ucap mawar, lalu langsung memeluk tubuh El


Setelah itu El pun masuk ke dalam kediaman keluarga mawar. Dan di ruang tamu sudah ada dayana dan pratama, yang sudah sangat menunggu kedatangan El


" El. Bagaimana kabar kamu, sudah sangat lama tante nggak ngeliat kamu. Dan sekarang kamu kelihatan lebih dewasa, dari terakhir kali kita ketemu " Ucap dayana, yang langsung bangkit dari duduk nya. Setelah melihat tamu yang sudah sangat dia tunggu-tunggu akhir nya datang


" Kabar saya baik tante " Jawab El dengan ramah. Lalu ia pun ikut mendudukkan dirinya di sofa


Dan setelah itu mereka pun memulai obrolan mereka. Di saat El dan pratama dengan asik mengobrol, dayana pergi ke dapur untuk membuatkan minum untuk El


" Ibu lagi ngapain? " Sapa jasmine yang baru tiba di dapur


Mendengar kalau ada yang datang. Dayana bertingkah menjadi kikuk dan seperti salah tingkah, membuat jasmine yang melihat itu mengerut kan alis nya


" Kamu bikin kaget saja! " Ucap dayana


" Awas minggir!! " Sambung nya. Lalu dayana pun pergi dari dapur, sambil membawakan nampan berisikan air yang tadi dia buat


" Aku yakin... Tadi aku melihat, ibu seperti membuang sesuatu di tong sampah " Gumam jasmine


Jasmine keluar dari kamar nya lalu pergi ke dapur, untuk mengisi ulang air minum nya yang sudah habis di kamar. Namun setelah dia sampai di dapur dia malah melihat kejadian yang sangat janggal. Dia sangat yakin kalau ada sesuatu yang di sembunyikan oleh dayana, karena di tambah dengan sikap nya yang terkesan aneh


Jasmine pun kemudian berjalan mendekati tong sampah, dimana dia sangat yakin kalau tadi dia melihat dayana seperti membuang sesuatu di situ. Karena rasa penasaran nya yang cukup besar, jasmine lalu membuka tong sampah itu untuk melihat apa yang tadi telah di buang oleh dayana, apakah hanya sampah biasa atau sebalik nya

__ADS_1


Namun setelah jasmine mengacak-acak tong sampah, dia tidak menemukan sesuatu yang aneh, dia hanya melihat ada bekas bungkusan obat, namun dia tidak mengetahui obat jenis apa itu dan apa fungsi nya


" Udah lah... Mungkin aku saja yang berpikir terlalu berlebihan " Gumam jasmine kepada diri nya sendiri. Lalu kemudian dia pun mengisi botol air yang dia bawa, dan setelah selesai dia pun kembali ke kamar nya


" Mawar. Rencana awal sudah ibu lakukan, sekarang tinggal kamu yang memastikan berhasil atau tidak nya rencana kita " Ucap dayana kepada sang putri, dengan suara yang sangat kecil


" Iya bu. Aku pastikan kalau rencana kita akan berhasil " Jawab mawar


Setelah mawar mengatakan itu, dayana pun menganggukkan kepala nya sambil tersenyum kecil. Dan setelah itu dayana pun masuk ke dalam kamar nya. Sedangkan mawar kembali ke ruang tamu, dimana di sana ada El dan pratama yang tengah mengobrol.


" Rencana apa yang mereka berdua maksud?? " Gumam jasmine.


Di saat dia ingin kembali ke kamar nya, jasmine secara tidak sengaja melihat dayana dan mawar tengah membicarakan sesuatu dengan sangat serius. Ia pun kemudian bersembunyi agar tidak di lihat, untuk mendengarkan pembicaraan antara ibu dan anak itu


Dan apa yang ia dengar barusan sangat membuat nya terkejut dan menjadi sangat penasaran, dengan rencana apa yang sebenar nya ibu tiri dan adik nya itu rencana kan


" Aduh... Sebenar nya om nggak enak untuk ngomong ini ke kamu " Ucap pratama dengan raut wajah nya yang terlihat serba salah


" Ada apa om?. Ngomong aja nggak apa-apa kok " Sahut El


" Sebenar nya malam ini om sama tante mau menghadiri undangan pesta teman om. Tapi om nggak enak mau ninggalin kamu, lagi pula kamu juga kan jarang-jarang bisa kesini " Ucap pratama, sambil menggaruk-garuk kepala nya yang tidak gatal


" Nggak apa-apa kok om. Om sama tante pergi saja. Kan masih ada mawar yang nemenin saya di sini " Jawab El dengan sedikit tersenyum

__ADS_1


" Serius nggak apa-apa nih? " Sahut pratama


El pun merespon dengan menganggukkan kepala nya tidak lupa dengan senyuman tipis nya. Yang pada saat melihat itu membuat mawar mengulum senyum nya, dan sekarang hati nya pun sangat berbunga-bunga


Setelah itu pratama bangkit dari duduk nya, lalu pergi ke kamar nya menyusul sang istri untuk bersiap-siap


" Sayang. Ayo di minum!! " Ucap mawar. Sambil menyodorkan segelas air, yang masih belum di sentuh oleh El sedikit pun


Dengan tersenyum ramah El pun menerima air yang di berikan oleh mawar dan lalu meminum nya. Dan tidak lama setelah itu dayana dan pratama keluar dari kamar, dengan pakaian rapi dan mewah mereka


" El. Kalian lanjutkan saja obrolan kalian. Om sama tante harus pergi sekarang " Ucap pratama


" Iya om. Hati-hati di jalan " Sahut El


Setelah itu pratama dan dayana pun berangkat menuju undangan pesta. Meninggalkan El dan mawar berdua di ruang tamu. Sedangkan itu ada sepasang mata yang terus mengawasi dayana dan pratama, dari dalam mobil yang letak nya tidak terlalu jauh dari posisi rumah keluarga pratama


Dia adalah yoga. Yang di minta oleh ferdinan untuk mengikuti sekaligus untuk mengawasi El. Dan setelah tadi dia melacak keberadaan El lewat alat pelacak yang dia letakkan di ponsel El, dan setelah menemukan keberadaan El ia pun langsung menyusul. Dan ternyata tempat tujuan El adalah rumah kekasih nya yaitu mawar


Dia sangat ingin menyusul El masuk ke dalam, namun tentu saja itu tidak bisa dia lakukan, dan dia pun terpaksa hanya bisa mengawasi di dalam mobil agar tidak di ketahui oleh siapa pun


" Ayah sama ibu kok pergi?. Bukan nya ada El ya di bawah " Gumam jasmine dari jendela kamar nya. Yang melihat ayah dan ibu nya pergi


" Terus berarti di bawah sekarang cuman ada mawar dan El " Sambung nya

__ADS_1


Tiba-tiba saja perasaan nya menjadi tidak enak. Dan dia pun kembali teringat dengan pembicaraan yang tadi dia dengar antara ibu nya dan mawar. Yang membahas masalah sebuah rencana, yang tentu saja jasmine tidak mengetahui rencana apa yang mereka maksud. Namun sekarang dia mulai curiga kalau rencana yang mereka maksud ada hubungan nya dengan El


" Siapa orang itu? " Ucap jasmine kembali, saat dia melihat seorang laki-laki yang mengendap-endap di luar rumah nya


__ADS_2