
Di saat yoga ingin memberitahu tentang kondisi El kepada yuna. El malah melepaskan pegangan nya dari tubuh yoga, membuat yoga menjadi terdiam. El pun lalu mulai melangkah kan kaki nya untuk masuk ke dalam rumah nya
" Sekarang kamu bisa pulang " Ucap El kepada yoga. Kini tangan nya memegang pundak yuna sebagai tumpuan nya untuk berdiri
Telapak tangan El terasa sangat panas di saat menyentuh pundak yuna. Bahkan kini seluruh tubuh yuna terasa menjadi sangat kaku, pada saat mendapatkan sentuhan dari El yang secara tiba-tiba menyentuh pundak nya
" Tapi tuan, kondisi anda sekarang " Sahut yoga dengan raut wajah nya yang terlihat khawatir
Karena yoga mengetahui tentang kondisi tuan nya yang sekarang dalam kondisi hasrat yang memuncak akibat dari obat perangsang yang di masuk ke dalam tubuh nya. Jadi tidak mungkin untuk dia meninggalkan El begitu saja dengan kondisi nya seperti sekarang. Namun El nampak tidak memperdulikan kekhawatiran yoga yang benar-benar sedang mengkhawatirkan nya. Karena El yakin kalau dia bisa mengendalikan diri nya, karena bagaimana pun sekarang El merasa dia sudah aman karena telah berada di rumah nya
El kemudian menutup pintu meninggalkan yoga yang masih sangat mengkhawatirkan nya di luar.
" Tolong bantu antar aku ke kamar " Ucap El
Dengan bingung yuna pun hanya menuruti perintah dari El. Ia dengan sangat hati-hati ia membantu El berjalan menuju kamar nya. Dan setelah sampai ke dalam kamar, yuna pun meletakkan tubuh El dengan sangat pelan ke atas sofa
" Apa masih ada yang bisa saya bantu? " Tanya yuna dengan pelan
" Tolong ambil kan air minum " Sahut El dengan mata yang masih tertutup
__ADS_1
Mendengar itu yuna pun menganggukkan kepala nya. Dan untung lah di dalam kamar El sudah tersedia air untuk minum, jadi yuna hanya perlu menuangkan nya saja ke dalam gelas, dan tidak perlu mengambil kan nya ke dapur
Di saat El melihat punggung yuna yang membelakangi nya, El langsung menelan saliva nya. Rasa nya dia sudah hampir gila kalau tidak bisa mengabulkan keinginan hasrat nya itu sekarang. Karena semakin lama tubuh nya bukan nya membaik, malahan semakin parah dan semakin menggila. Bahkan tadi di dalam mobil dia sudah beberapa kali melihat yoga sebagai seorang perempuan. Tapi untung lah dia masih bisa mengendalikan diri nya
" Ini air nya " Ucap yuna, sambil menyerahkan segelas air putih
Dengan mata nya yang terlihat sayu, El mengambil gelas air itu dari tangan yuna, lalu meminum nya sampai habis. Namun tetap saja tidak ada pengaruh nya di tubuh nya. Ia kemudian mengarahkan pandangan nya ke arah yuna, dengan tatapan yang tidak bisa di artikan oleh yuna
" yuna boleh aku pegang tangan kamu? " Ucap El tanpa sadar. Karena dia ingat pada saat tangan yuna menyentuh tubuh nya, maka bagian tubuh yang tersentuh oleh yuna terasa dingin dan membuat nya nyaman
" Eehhmm...Maaf seperti nya saya harus segera kembali ke kamar " Ucap yuna dengan Wajah nya yang terlihat gelisah
Namun baru yuna ingin melangkahkan kaki nya kini tangan El telah menggenggam pergelangan tangan nya, membuat yuna tidak bisa melanjut kan langkah nya
" Yuna.... Tolong aku! " Ucap El yang terdengar sangat putus asa
Yuna hanya terdiam di saat mendengar itu. Lalu kemudian El mengarahkan tangan yuna ke arah area pribadi milik nya, dan di saat tangan yuna menyentuh bagian pribadi nya ia langsung mendesah
Tentu saja yuna sangat terkejut akan hal itu. Ia kemudian langsung menarik tangan nya dengan paksa agar lepas dari cengkraman El. Dan setelah yuna berhasil melepaskan tangan nya, El terlihat marah karena kenikmatan nya terhenti
__ADS_1
Setelah berhasil lepas yuna langsung berlari untuk segera keluar dari kamar itu, dan di saat dia sudah sampai di depan pintu dia pun berniat untuk langsung membuka nya. Namun sayang tangan El lebih dahulu menahan pintu itu agar tidak bisa terbuka. Dan kemudian setelah itu dia langsung memeluk tubuh yuna dari belakang
" Tolong lepaskan saya!! " Teriak yuna. Dia terus memberontak agar tubuh nya terlepas dari dekapan El yang sudah nampak di luar kendali
Bukan nya mendengarkan teriakan yuna El malah menarik tubuh yuna dengan kasar, lalu mendorong tubuh yuna dengan agresif hingga terjatuh di tempat tidur. Dan tentu saja yuna langsung kembali ingin melarikan diri, namun lagi dan lagi ia selalu kalah cepat dengan El, yang kini sudah menindih tubuh nya sehingga membuat nya tidak bisa lagi bergerak mau bagaimana pun cara nya ia memberontak
" El... Aku mohon jangan lakukan itu... " Ucap yuna dengan tangisan nya yang kini sudah pecah
El yang tengah asik melepaskan kancing-kancing baju yuna satu persatu terdiam di saat mendengar itu, lalu ia menatap wajah yuna yang kini sudah basah akibat tangisan nya
Namun kesadaran nya hanya bertahan beberapa saat saja. Karena setelah dia melihat dua bola kenyal berukuran sedang milik yuna yang masih tertutup dengan rapat, ia pun kehilangan kesadaran nya kembali dan sekarang dia semakin agresif. Mau bagaimana pun yuna berteriak untuk memohon agar El melepaskan nya, namun El sama sekali tidak memperdulikan nya
El terus menciu** setiap sudut bagian tubuh yuna, dan tangan nya pun tidak tinggal diam, dia terus melucuti pakaian yang menutupi tubuh putih pucat milik yuna. Dan tentu saja yuna terus memberontak dengan sekuat tenaga nya, namun tenaga nya tidak ada apa-apa nya bagi El. Karena bukan nya dia bisa lepas dari cengkraman El, malahan kini tenaga nya yang habis karena terus saja memberontak
Setelah kini tubuh yuna tidak lagi di tutupi oleh sehelai benang pun, selanjut nya waktu nya El untuk melepaskan pakaian nya. Dan setelah itu mereka berdua pun tidak lagi mengenakan apa-apa lagi di tubuh mereka, lalu kemudian El pun mulai meluncurkan aksi nya
Yuna pun berteriak kesakitan di saat El memasukkan milik nya dengan paksa karena dia sudah tidak bisa lagi bersabar. Sedangkan El mendesa* nikmat setelah memasukkan milik nya. Dan kini suhu tubuh nya berangsur menurun dan detak jantung nya pun kini sudah mulai berdegup secara beraturan
***
__ADS_1