Dinikahi CEO Tampan

Dinikahi CEO Tampan
Eps12_Kekasih yuna?


__ADS_3

Setelah beberapa saat yuna baru mengingat kalau laki-laki di depan nya itu, adalah laki-laki yang hampir menabrak nya tempo hari itu


" Kamu yuna kan " Tanya laki-laki itu


" Iya saya yuna. Ehmm... maaf waktu itu saya lupa untuk menanyakan nama kamu " Jawab yuna yang sampai sekarang belum mengetahui nama laki-laki yang sebelum nya sudah membantu nya itu


" Iya nggak apa-apa, lagi pula waktu itu aku lihat kamu juga terlihat mengkhawatirkan sesuatu " Jawab laki-laki itu dengan sedikit tersenyum


" Oh ya perkenalkan nama aku ernando " Sambung nya.


Yuna pun menganggukkan kepala nya, setelah mengetahui nama laki-laki itu adalah ernando.


Namun tiba-tiba yuna kembali teringat kalau dia harus segera menemui ibu nya di rumah sakit yang sudah dia tinggal kan sendiri cukup lama.


" Sebelum nya saya minta maaf, sebenar nya saya sangat ingin mentraktir kamu sebagai ucapan terimakasih saya untuk bantuan kamu waktu itu. Tapi saya harus segera ke rumah sakit, karena ibu saya sedang di rawat di sana " Ucap yuna


Tentu saja yuna masih ingat akan janji nya waktu itu, di mana dia berjanji akan mentraktir ernando kalau mereka bisa bertemu kembali. Namun sekarang yuna benar-benar belum bisa menepati janji nya.


" Kalau begitu aku antar kan saja " Ucap ernando


" Tidak perlu, yang kemarin saja saya belum bisa membalas nya " Tolak yuna.


" Udah nggak apa-apa. Sekarang kamu pasti buru-buru kan, biar aku antar kan saja biar lebih cepat sampai " Ucap ernando kembali, yang terlihat tetap bersikukuh untuk mengantar kan yuna.


Setelah mengatakan itu ernando langsung membukakan pintu mobil nya untuk yuna, yang pada akhir nya membuat yuna tidak enak untuk menolak tawaran ernando. Yang pada akhir nya membuat yuna menerima tawaran itu, dan lagi pula kalau dia menerima tawaran nya maka dia akan lebih cepat sampai

__ADS_1


" Kalau boleh tau kamu habis ngapain di cafe itu " Tanya ernando membuka pembicaraan antara ia dan yuna


" Sebelum nya saya bekerja di cafe itu, dan tadi saya baru saja mengundur kan diri " Jawab yuna


" Oh begitu... " Jawab ernando singkat.


Sebenar nya dia cukup penasaran mengapa yuna berhenti dari pekerjaan nya, namun ernando sadar kalau mereka baru saja saling kenal, dan tidak pantas bagi nya menanyakan hal yang terlalu privasi bagi yuna


Dan setelah kurang lebih 20 menit. Kini mobil yang di kendarai oleh ernando telah sampai di depan rumah sakit.


" Apa kamu mau ikut masuk? " Ajak yuna


" Mungkin lain kali saja, karena aku masih ada beberapa urusan " Jawab ernando


" Terimakasih ya kamu udah nganterin aku lagi. Aku janji nanti kalau punya kesempatan untuk ketemu lagi aku akan mentraktir kamu " Ucap yuna. Dana setelah mengatakan itu ia pun langsung pergi


Sebenar nya ernando bermaksud ingin meminta nomer yuna, namun nampak nya hari ini bukan hari keberuntungan nya.


" Itu seperti nya yuna " Ucap adriana


Adriana bersama dengan Arel dan satu orang perempuan, baru saja tiba di parkiran rumah sakit. Lalu melihat yuna keluar dari dalam mobil bersama dengan seorang laki-laki, yang mana posisi mobil mereka berjarak tidak terlalu jauh


" Mungkin saja laki-laki itu pacar nya " Sambung adriana, sambil sedikit tersenyum.


El terus saja mengawasi gerak-gerik laki-laki yang yang bersama yuna dari dalam mobil nya, laki-laki itu terlihat memakai semua barang-barang mahal di tubuh nya, yang entah mengapa saat melihat itu membuat El menjadi risih

__ADS_1


Jikalau benar laki-laki itu adalah kekasih yuna bisa saja yuna hanya di tipu, dan bisa saja laki-laki itu meminjam barang-barang brendit hanya untuk menarik perhatian yuna, atau kalau memang laki-laki itu benar-benar kaya maka dia hanya bermain-main saja terhadap perasaan nya kepada yuna. Itu lah yang terus-terusan berada di pikiran El yang pada akhir nya membuat nya tidak tenang kalau hanya diam saja.


" El kamu nggak ikut masuk ke dalam? " Tanya adriana, yang sudah menunggu cukup lama di luar mobil, namun El tak kunjung keluar dan dia malahan terlihat sedang melamun


Adriana terlihat mengerut kan alis nya, ia tahu pasti ada sesuatu yang terjadi pada putra nya sehingga tiba-tiba saja berubah menjadi suram, padahal pada saat mereka berangkat tadi El terlihat baik-baik saja


" Ehhmmm... Aku ikut " Sahut El yang akhir nya sadar dari lamunan nya.


Setelah El keluar dari dalam mobil nya, mereka pun mulai berjalan bersama menuju ruangan ningsih, dan setelah sampai adriana pun mengetuk pintu ruangan nya


" Tante... " Ucap yuna. Ia kaget saat melihat adriana lah yang berdiri di depan ruangan ibu nya, padahal tadi siang mereka baru saja bertemu


" Silahkan masuk " Ucap yuna, yang mempersilakan ketiga tamu nya itu untuk masuk


Adriana tersenyum begitu juga dengan perempuan yang ikut datang bersama Adriana, dan setelah itu mereka pun masuk. Namun berbeda dengan El yang malah menatap yuna dengan tatapan aneh, sehingga membuat yuna heran sekaligus tidak nyaman mendapatkan tatapan itu


Yuna lalu memberikan sedikit senyuman nya kepada El, yang masih nampak enggan beranjak dari tempat nya sambil terus menatap dengan tatapan aneh kearah yuna. Setelah itu yuna pun kembali masuk ke dalam ruangan, yang setelah itu El pun menyusul


" Nyonya. Saya benar-benar berterimakasih karena nyonya sudah membayarkan biaya pengobatan saya. Saya tidak tau harus bagaimana saya membalas kebaikan nyonya " Ucap ningsih dengan begitu tulus, bahkan kini mata nya sudah mulai berkaca-kaca


" Udah kamu nggak perlu mikirin itu, kamu fokus saja dengan pengobatan kamu " Jawab Adriana sambil mengelus punggung tangan ningsih yang kaku


Setelah berbincang-bincang cukup lama, yuna pun menyuruh Adriana bersama tamu-tamu nya yang lain untuk duduk, lalu ia menyuguhkan minuman sederhana untuk tamu nya


" Oh ya. Ini perkenalkan nama nya syifa. Nanti syifa ini lah yang akan menjaga kamu nanti nya " Ucap Adriana kepada ningsih, sambil membawa perempuan yang dia bawa

__ADS_1


Ningsih nampak terkejut mendengar apa yang Adriana katakan. Sedangkan yuna memang sudah mengetahui hal itu, akan tetapi yuna tidak menyangka kalau orang nya akan datang secepat ini


" Bu. Sebenar nya yuna mau kembali kerja, jadi selama yuna nggak ada, ibu di jagain sama syifa, ibu mau kan " Ucap yuna. Yang berusaha menjelaskan mengapa Adriana mengirim syifa untuk menjaga ningsih


__ADS_2