Diperistri Dalam 10 Menit

Diperistri Dalam 10 Menit
Aku gak bisa sholat


__ADS_3

Adzan subuh berkumandang membangunkan seluruh makhluk dimuka bumi untuk beribadah padanya. Begitu pula dengan kedua pengantin baru yang kini masih terlelapĀ  diatas kasur sambil memeluk satu sama lain menghangatkan diri.


Husein yang mendengar suara adzan langsung membuka matanya dan memandang Arina yang masih tertidur pulas dalam dekapan-nya. Husein menatap lama wajah Arina dan mencium kening Arina lama sebelum beranjak dari kasur.


Husein bergegas kedalam kamar mandi membersihkan diri sebelum membangunkan Arina.


Dengan wajah sumringah dan malu-malu Husein memberanikan diri untuk mengajak Arina untuk pertama kali-nya sholat berjamaah.


"Arina... Sayang, bangun yuk, udah adzan kita sholat dulu" Ujar Husein dengan perasaan yang malu-malu kala kata itu terucap dari bibirnya.


"Hmmm" Arina menjawab Husein dengan sedikit bergeliat manja


"Kita sholat bareng ya" Ucap Husein kembali


"Sholat? " Arina menatap heran pada Husein.


"Iya sholat" Jawab Husein


Arina tercengang menatap Husein sebelum menjawab apapun. Dia tak ingat persis kapan terakhir kali dia melaksanakan sholat setelah dia membuat oraganisasi dan berkenalan dengan Alex. Mata Arina menatap Husein lama sebelum menjawab. Bagi Arina kerudung dan agama yang melekat pada dirinya hanya sebagai pendamping sebuah karir dan pendukung politik-nya. Tak lebih dari itu. Dia sudah benar-benar lupa dan bahkan meninggalkan Tuhan.


"Ayo " Ajak Husein kembali


"Maaf Husein aku gak bisa" Jawab Arina menghentikan Husein yang ingin membantunya bangun


"Kamu lagi datang bulan? " Tebak Husein


Arina menggelangkan kepala-nya pelan dengan Husein yang masih menatapnya dengan senyuman ramah. Seketika Arina ikut duduk menatap Husein.


"Terus kenapa gak bisa? " Tanya Husein kembali lembut


Pertanyaan yang dilontarkan oleh Husein seketika membuatnya malu tak tau harus menjawab apa dan menunduk.


"Kenapa sayang hmm? " Tanya Husein membelai pipi Arina pelan.


Mendapati perlakuan lembut dari Husein, Arina menatap manik mata Husein ingin melihat reaksi yang akan diberikan Husein jika mendengar pengakuan darinya.

__ADS_1


"Aku gak bisa sholat Husein" Jawab Arina menatap manik mata Husein.


Husein mengernyitkan dahinya bingung atas jawaban Arina.


"Aku udah lama gak sholat... Aku gak tau gimana caranya" Lirih Arina dan kembali kedalam selimut kala mendapati wajah Husein yang sangat terkejut atas pengakuan yang di katakan-nya.


Husein terkejut bukan main mendengar pengakuan Arina. Pasalnya bagaimana bisa seorang gadis muslim beragama Islam dengan kerudung yang selalu dikenakannya ternyata tak pernah melaksanakan ibadah sholat sampai-sampai dia lupa bagaimana caranya untuk beribadah. Husein menggelangkan kepala-nya dan menatap Arina yang sudah kembali kedalam selimut membelakangi dirinya.


"Gak papa sayang... Aku ajarin kamu sholat lagi ya" Ucap Husein dengan memegang lengan Arina.


Arina menoleh kearah Husein dan menatap kedua manik mata itu yang menatapnya lembut.


"Kamu gak usah malu sayang" Tambah Husein kala mendapati keraguan dari mata Arina.


Arina segera bangkit kembali dan menyikap selimut yang ia kenakan sembari menatap Husein lama. Husein tersenyum manis melihat reaksi Arina dan menggendongnya kedalam kamar mandi.


"Kamu cuci muka dulu ya" Perintah Husein dan di anggukkan oleh Arina.


Usai Arina mencuci muka dan menggosok gigi-nya. Arina menatap Husein yang sedari tadi memperhatikan Arina tepat di samping-nya.


"Udah? " Tanya Husein


"Ya udah... Kamu wudhu dulu baru kita sholat" Ujar Husein


Arina mengangguk pelan dan menghidupkan kembali kran dengan perasaan gugup dan ragu.


Melihat Arina yang tak kunjung memulai tapi hanya menghidupkan kran Husein jadi tau bahwa Arina juga sudah tak ingat lagi bagaimana cara berwudu. Segera Husein berdiri tepat disamping Arina dan menyibakkan lengan baju-nya.


"Ikutin aku ya sayang" Ajak Husein dengan berdiri tepat disamping Arina.


"Iyaa" Jawab Arina membalas senyuman Husein padanya.


Dengan seksama Husein mengajari Arina dengan pelan dan Arina yang mengikuti segala doa dan tata cara berwudu yang diajarkan oleh Husein.


Kini, Husein dan Arina selesai dengan tata cara berwudu, Husein membentangkan dua sajadah miliknya didalam kamar dengan dirinya sebagai imam, tak lupa Husein mengenakan kopiah putih diatas kepala-nya.

__ADS_1


"Kamu udah siap sayang? " Tanya Husein dan menoleh kearah Arina yang berdiri tepat dibelakangnya.


"Sudah" Jawab Arina dengan senyuman manisnya menatap Arina.


Husein tertawa kecil menatap sang istri yang tersenyum manis kearahnya. Pasalnya sang istri sama sekali belum mengenakan mukenah dan masih memakai lingeri hitam yang dia kenakan tadi.


"Mukenah kamu mana? " Tanya Husein dengan mata yang tak lepas dari wajah Arina.


"Gak ada" Jawab Arina polos


"Kamu gak beli kemarin? " Tanya Husein membelai rambut Arina


"Enggak" Jawab Arina kembali menatap Husein.


"Ya udah sebentar ya" Ujar Husein dan keluar dari kamar.


Hanya beberapa waktu Husein pergi. Kini, dia kembali dengan mukenah putih dengan renda emas ditangannya.


Q"Ini sayang, kamu pakai ini dulu ya" Beri Husein


"Iya sayang, makasih" Jawab Arina


Husein tersenyum manis mendengar penuturan Arina padanya.


"Udah siap yang" Tegur Arina kembali usai mengenakan mukenah.


Husein tertegun kala melihat kecantikan Arina dengan balutan mukenah putih berenda emas disekeliling mukenah itu. Sangat indah dipandang mata.


"Sayang kita gak jadi sholat?" Suara Arina membuyarkan lamunan Husein.


"Eh jadi kok sayang" Husein tersadar dan berpura-pura membenarkan kopiah nya kembali.


Dengan telaten dan penuh kesabaran Husein mengajarkan Arina tata cara melaksanakan sholat dengan benar meski sang istri terkadang agak sedikit sulit memahami apa yang diajarkan Husein. Tapi, Arina tidak menyerah karna Husein sangat semangat memberikan bimbingan atas Arina.


'Assalamu'alaikum' ucap mereka mengakhiri sholat.

__ADS_1


Husein berbalik dan menatap Arina yang terduduk cantik dibelakangnya. Arina menyambut tangan Husein dan menyalami-nya. Tak lupa Husein juga melantunkan doa untuk mereka selaku pengantin baru layaknya doa para pengantin lainnya setelah sholat sunnah. Meski agak sedikit terlambat setidaknya mereka tak lupa melakukan ini agar pernikahan mereka diberkahi oleh sang Pencipta alam.


Husein mengecup lama kening Arina dengan tangan yang memegang leher Arina. Arina tersenyum cantik pada Husein kala Husein memandang dirinya. Husein yang merasa senang langsung merangkul Arina untuk mendekapnya erat.


__ADS_2