
"Anda ingin kemana, Tuan?" tanya Doni mencegah majikannya yang hendak pergi.
"Aku ingin menyusul Arumi ke Surabaya, apakah kamu tahu alamat panti yang ingin dia kunjungi?" tanya Arnold seraya menatap Doni datar.
"Saya tahu alamatnya, Tuan! Tapi Nona Arumi tidak pernah ke Surabaya. Kemungkinan Nona Arumi tinggal di sebuah desa terpencil hingga kami tidak bisa menjangkau dimana Nona Arumi sekarang!" jawab Doni.
"Apa maksudmu?" tanya Arnold seraya menatap Doni tajam.
"Saya sudah berusaha keras untuk menemukan Nona Arumi Tuan, tapi kami tidak menemukan jejak keberadaannya!" ucap Doni seraya menundukkan sedikit kepalanya.
"Bodoh ... ! Cari dia sampai ketemu, aku tidak mau tahu." Arnold langsung melanjutkan langkahnya dan melewati Doni yang masih berdiri di sampingnya.
Pria itu langsung mengendarai mobilnya sendiri, ia terus mencari informasi tentang Arumi, karena ia tidak percaya dengan ucapan Doni, ia pergi ke Surabaya dengan menggunakan pesawat.
Sesampainya di sana, Ia terus mencari Arumi termasuk ke panti yang Arumi katakan bahwa ia ingin menikah di sana, namun Arnold tidak menemukan wanita tersebut hingga membuat Arnold merasa putus asa.
Arnold melangkah gontai, menyusuri taman di dekat panti itu. Ia mengelilingi danau buatan yang terlihat begitu menyejukkan.
"Kamu kemana, Rum? Kenapa kau menjauhiku dan menghilang begitu saja, apakah benar kau sudah menikah?" Setetes air mata Arnold jatuh kembali saat mengingat rekaman CCTV yang Regan bawa.
"Jika benar kau sudah menikah dengan orang lain, aku hanya bisa mendoakan semoga kau bahagia!" ucap Arnold tersenyum dengan air mata yang terus menetes.
__ADS_1
Arnold menghapus air matanya, sambil terus melangkah tanpa semangat. "Tidak, aku tidak boleh lemah! Aku harus menjadi sandaran untuk adikku, dan aku juga akan terus berusaha mencari Arumi meskipun dia sudah menikah, aku tetap harus minta maaf atas apa yang kulakukan!" gumam Pria itu.
Pria itu terus mengelilingi kota Surabaya hingga sore harinya, namun tak sedikitpun ia mendapat informasi tentang wanita itu.
Drt ... Drt ... Drt ...
Suara ponsel pria itu bergetar, ia melihat nomor yang tertera di layar ponselnya, ia mengangkat panggilan itu dan langsung terkejut saat mendapat kabar tentang adiknya.
"Kenapa kamu begitu bodoh sih, Rain? Sudah tahu mantan suamimu tidak mencintaimu, masih saja kau harapkan!" umpat Arnold.
Pria itu mengepalkan kedua tangannya, lalu ia pun kembali ke Jakarta untuk menenangkan sang adik.
"Bangun!" titah Arnold.
"Bangun Kakak bilang … !" titah pria itu lagi.
Namun, Rainy masih duduk bersimpuh dengan keadaan yang sangat kacau. Pandangan yang kosong dan air mata yang terus mengalir.
"Aku mencintainya, Kak!" ucap Rainy terisak-isak. Seketika Arnold mengepalkan tangannya mendengar ucapan sang adik.
"Aku tidak bisa membencinya, dan Kakak tahu? Mas Sky tadi mengungkapkan cinta padaku. Aku ingin kembali padanya, Kak! Aku ingin kembali," ucap Rainy dengan wajah yang tertunduk dengan tangisan yang memilukan.
__ADS_1
"Apakah kamu akan melupakan kebaikan Awan dan kembali padanya? Inget Rain, sekalipun dia bilang bahwa dia mencintaimu, itu semua tidak benar jika tanpa bukti?"
"Coba kamu pikirkan, siapa yang ada saat kamu terluka? Siapa yang ada saat kamu butuh sandaran? Dan siapa yang ada saat kamu sulit untuk bangkit?"
"Cinta membutuhkan pembuktian bukan hanya sekedar pernyataan!" ucap Arnold seraya menjongkokkan badannya dan bertekuk lutut di depan wanita itu, sementara Rainy semakin terisak-isak mendengar ucapan sang kakak.
"Bangunlah …! 3 hari lagi pernikahanmu dan Awan akan digelar. Yakinkan dirimu, jangan pernah ragu untuk melangkah!" Arnold mengulurkan tangannya pada sang adik sambil tersenyum lembut.
Rainy mengangkat wajahnya dan menatap sang kakak sendu. Wanita itu pun perlahan mengangkat tangannya, lalu menerima uluran Arnold dan menggenggamnya erat, dan Arnold pun membantunya berdiri.
Setelah itu Rainy memeluk Arnold erat. "Aku akan tetap menikah dengan Kak Awan, Kak! Aku janji tidak akan mengecewakan Kakak lagi!" ucap Rainy seraya memeluk Arnold erat untuk melampiaskan kesedihannya.
Arnold pun meregangkan pelukan wanita itu dan mengajaknya masuk ke dalam rumah mewah tersebut untuk membuat sang adik lebih tenang.
...🌺🌺🌺🌺🌺...
...TBC ...
Jika ada yang bingung dengan kisah Rainy, bisa dibaca dalam judul 'Love Rain' karya Othor sebelumnya 🥰
Thank you 🙏
__ADS_1