ES & API

ES & API
Olahraga


__ADS_3

jam olahraga telah dimulai.


Semua murid bergantian ke kamar mandi sekolah untuk mengganti baju mereka masing-masing. Berbeda dengan Citra yang masih terlihat santai saat jam olahraga sudah dimulai.


"Cit kamu nggak ganti baju?" Tanya Dina ke Citra sambil menyiapkan baju olahraganya.


"Baju apa?" Tanya Citra dengan raut wajah polos.


"kamu gak tau hari ini ada pelajaran olahraga?"


Citra langsung segera mengecek isi tasnya untuk mengambil baju olahraganya, tapi baju olahraga itu tidak ada disana. Dengan tergesa-gesa Citra mengulangi pencarian baju olahraga di tasnya berkali-kali meskipun hasilnya tetap sama.


"Kalo emang nggak bawa yang jangan di cek mulu" Kata Dina dengan nada kesal karena terlalu lama menunggu.


"Aku lupa bawa baju olahraga padahal udah aku siapin. Nanti Pak Slamet ngasih remidi"


Pak Slamet itu nama guru olahraga Citra. Guru ini gak galak sih tapi untuk masalah nilai. Guru ini rada bahaya karena pak slamet menilai muridnya dari berbagai sudut entah dari sudut yang X atau yang Y. Penilaiannya termasuk daftar hadir siswa yang mengikuti olahraga.


"Kamu pinjm di kelasnya Aldi, kayaknya dia baru olahraga"


Aldi merupakan murid seangkatan dengan Citra dan Dina, mereka kenal karena pernah satu kelas saat masih SMP.


"Tapi anterin yah" Pinta Citra


"Iya, ayo buruan" Ajak Dina sambil menarik tangan Citra.


Citra dan Dina pergi ke kelas


Sebelah untuk meminjam baju olahraga. Tampak di sana kelasnya terlihat sepi karena sebagian sedang ganti pakaiannya.


"Eh Cit Din, mau ngapain kesini?" Tanya Aldi yang mau masuk kelas.


"Kamu habis pelajaran olahraga yah?" Tanya Citra.


"Iya, Emangnya kenapa?"


"Dia gak bawa baju olahraga" Saut Dian sambil menyenggol Citra.


"Oh, Mau pinjem punyaku nggak? Kebetulan aku habis ganti"


Di sekolah Citra Baju olahraga laki laki dan perempuan itu sama,tetapi Citra agak risih kalo harus memakai baju olahraga bekas laki-laki.


"Nggak deh, aku minjem yang anak perempuan aja" Tolak Citra dengan halus.


"Mau pinjem punya Aurel?" Kata Aldi menawarkan punya Aurel.


Aurel merupakan teman sekelas Aldi dan sekaligus pacar Aldi. Aurel orangnya sedikit bawel dan manja


"Ada apa nih?" Tanya Aurel yang tiba-tiba keluar dari dalam kelas.


"Citra mau pinjem baju olahraga, Kamu udah selesai gantikan?" Kata Aldi dengan lembut ke Aurel.

__ADS_1


"Iya sebentar aku ambil dulu, bajunya aku taruh di tas" Kata Aurel sambil berjalan ke dalam kelas mengambil baju olahraganya.


Setelah mengambil baju itu dari Aurel, Citra dan Dina segera untuk mengganti baju dan menuju ke lapangan.


Citra dan Dina datang tepat waktu saat berada di lapangan karena Pak Slamet baru saja datang.


Pak Slamet langsung menyuruh semua murid baris di tengah lapangan untuk melakukan pemanasan.


Baru beberapa gerakan pemanasan, panas matahari yang terik seakan ingin memanggang para murid yang sedang melakukan pemanasan di tengah lapangan.


Setelah selesai melakukan pemanasan Pak Slamet langsung menyuruh untuk lari 10x memutari lapangan.


Baru beberapa kali putaran, tapi itu membuat Citra hampir mati.


"Tau gini mending aku ijin sakit aja" Kata Citra sambil lari dengan suara terengah-engah.


"Lemah kamu" Saut Dina sambil tertawa ke arah Citra.


Setelah lari 10x putaran Pak Slamet menyuruh duduk dan memberikan sedikit materi. Bagi Citra materi itu seakan lewat begitu saja karena tergantikan oleh rasa lelah karena berlari.


Selesai memberi materi, Pak Slamet membebaskan muridnya untuk bermain di lapangan melakukan olahraga yang mereka sukai, sedangkan Pak Slamet pergi ke ruang guru.


"Nggak mau main Cit?" Tanya Dina menawarkan untuk bermain voli.


"Gak ah aku agak pusing, Rasanya badanku lemes banget" Kata Citra sambil memegangi kepalanya.


"Aku antar balik ke kelas ya!" Kata Dina sambil memegangi tubuh Citra.


"Cit kamu nggak apa-apa?" Kata Dina yang mulai cemas.


Ctassss


Suara suttle kok.


Ada suttle kok yang mendarat dengan cepat di kepala Citra yang membuatnya pingsan. Citra jatuh ke arah tumpukan kayu di belakangnya yang membuat celana yang dipakai Citra robek mulai dari betis hingga lutut.


"kalian gimana sih!" teriak Dina ke Arvin dan Dimas yang tadi bermain bulu tangkis.


"Eh vin, gimana nih?" Tanya Dimas ke Arvin.


Mereka langsung mendatangi Citra yang jatuh pingsan. Dina langsung mengangkat tubuh Citra yang jatuh dan meletakkan kepala Citra di tangannya.


"Kamu gimana sih, Kalo main liat liat dong" kata Dina dengan nada membentak.


"Kalo jalan juga liat - liat dong" jawab Arvin.


"Kamu..."


"Udah jangan malah berantem, kasian Citra tuh" Kata Dimas memotong omongan Dina.


"Jangan diem aja dong, Bantu angkat" Kata Dina.

__ADS_1


Arvin langsung mengangkat tubuh Citra dan membawanya ke UKS.


Saat perjalanan menuju UKS, Dina terus-menerus memarahinya dengan nada membentak.


Sesampainya di ruang UKS, Citra yang tak sadarkan diri itu langsung di baringkan di tempat tidur dan Petugas UKS yang berjaga disana sedang memeriksa Citra dan berusaha menyadarkannya.


"Dim, Kamu kok dari tadi diem aja Gimana sih?" Kata Dina.


"Lah kan yang ngenain Suttle kan si Arvin" Jawab Dimas membela diri.


"Ya kan kamu ikut main" Kata Dina.


"Arvin ngangkat citra sendirian, terus aku bantuin apa? Kamu mau aku angkat juga kesini?" Kata Dimas dengan nada bercanda.


"Kamu bilang apa tadi?" Jawab Dina sambil mengepalkan tanganya dan mengarahkannya ke arah Dimas.


KRINGGG!!!


Bel pergantian jam pelajaran berbunyi.


Dina dan Dimas ingat bahwa hari ini ada presentasi fisika setelah jam istirahat pertama. Citra masih belum bangun sampai saat ini, membuat Dina menyuruh Arvin untuk menjaganya.


"Pelajaran fisika" Kata Dina yang mengingat sesuatu.


"Waktunya kelompok kita presentasi" Jawab Dimas.


"Aku titip Citra ya, tungguin dia sampai bangun" Kata Dina sambil berjalan keluar ruang UKS.


"Aku?" Kata Arvin.


"Kamu yang bikin Citra begini, lagian kamu kan udah presentasi fisika kemarin" Kata Dina sambil tergesa-gesa memakai sepatu.


"Kamu juga?" Tanya Arvin ke Dimas.


"Kan aku kelompoknya Dina" Jawab Dimas.


"Kamu jagain Citra, nanti aku yang ngomong ke Pak Adi guru fisika kalo kamu sekarang lagi jaga Citra di UKS. Awas kalo kamu apa-apain Citra"


Dina dan Dimas berjalan menuju ke kelas, sedangkan Arvin menunggu di luar UKS sambil melihat ke arah dalam UKS. Petugas UKS yang berjaga menghampiri Arvin yang sedang ada di luar.


"Temannya ya?" Tanya petugas UKS.


"Iya" Jawab Arvin.


"Masuk aja, temannya cuma kecapean aja kok. Oh iya, kebetulan ini waktunya pergantian petugas UKS jadi kalo mau ningggalin temannya nanti aja tunggu sampai ada petugas UKS berikutnya karena takutnya ada apa-apa" Kata Petugas UKS lalu pergi meninggalkan Arvin.


Arvin memasuki ruang UKS, suasana UKS terasa sepi karena hanya ada Citra yang tidur tidak sadarkan diri disana.


Arvin mengambil buku yang ada di tumpukan meja lalu duduk di samping tempat tidur Citra.


Saat membaca, Arvin sesekali melihat ke arah Citra untuk mengecek apakah dia sudah bangun atau belum.

__ADS_1


__ADS_2