Frost Heart

Frost Heart
Mati Dibunuh Atau Hidup Sebagai Pembunuh


__ADS_3

Kurokaze memukul keras Jack bertubi-tubi sampai akhirnya Jack tak sadarkan diri di paving halaman gudang. Di bawah sinar rembulan, terlihat di rambut uban Jack darah yang menempel. Kondisi Jack tidaklah parah, tetapi Jack yang terkena serangan begitu banyak harus merasakan syok.


Melihat Jack tak sadarkan diri, mahkluk itu berhenti memukul kepala Jack dan membukakan mulutnya secara lebar-lebar. Mahkluk itu berniat untuk memakan Jack dimulai dari kepalanya.


"Huh, mulutmu bau sekali..." Dalam mata yang tertutup, Jack berbicara kepada mahkluk itu. Hal itu membuat Kurokaze itu terkejut.


Memanfaatkan momen kagetnya Kurokaze itu, Jack langsung menendang perut mahkluk hitam itu dengan kedua kakinya alias tendangan kelinci. Akibatnya Kurokaze itu terbang setinggi 3 meter sebelum terjatuh di atas paving beton. Tendangannya sungguh kuat sampai membuat mahkluk yang menjadi momok menakutkan bagi Jack itu harus menelan sakitnya paving.


Jack kemudian bangun dari posisi tidurnya. Dia memegang lehernya dan menggerakan lehernya yang kaku ke kanan serta ke kiri sampai berbunyi suara patah.


"Yah, ampun. Bagaimana bisa aku kalah dengan mahkluk rendahan ini?"


Jack berkata begitu arogan, berbanding terbalik dengan sebelumnya yang tak berdaya dan pengecut.


"Sekarang hanya ada kita berdua, mahkluk hitam. Kita tentukan siapa yang mati terbunuh dan hidup sebagai pembunuh..."


30% peningkatan


Kemudian Jack memasang kuda-kuda tangan kosongnya. Tangan kanannya mengepal dan tangan kirinya memipih seperti membentuk pedang. Dia akan menggunakan tangan kiri untuk membela dan tangan kanan untuk penyerangnya, sehingga dia membentuk kuda-kuda seperti itu.


Mahkluk itu tidak akan menggunakan kuda-kuda. Dia langsung menerobos maju dengan menjulurkan lidahnya, seperti anjing yang sedang bergembira, menuju Jack yang berdiam diri.


Jack tersenyum. Dia kemudian maju setelah mahkluk Kurokaze itu berada 10 langkah darinya. Keduanya berlari dengan kecepatan mereka miliki dan ketika bentrokan akan terjadi, mereka berdua sama-sama melompat ke udara dengan mengepalkan tangan kanan mereka untuk memukul kepala lawan mereka.


Mahkluk itu memiliki badan yang aneh dibandingkan tubuh manusia. Tangannya lebih panjang daripada tangan manusia sehingga serangan mahkluk itu bisa langsung ke kepala Jack. Tetapi dengan refleks tepat, Jack menghindar di udara tepat pada waktu dan malah memberikan pukulan pertama kepada kepala mahkluk itu.

__ADS_1


Mahkluk itu terpental ke samping dengan ekspresi tak percaya. Dia tak percaya dengan kemampuan Jack yang meningkat drastis secara tiba-tiba. Padahal sebelumnya Jack tak berdaya dihadapannya. Mahkluk itu tak terjatuh di paving, dia masih bisa mendarat sempurna di atas paving dengan memegang bagian wajah yang bekas pukulan Jack. Jack tahu bahwa mahkluk itu bisa merasakan sakit dilihat sikapnya. Hal itu membuatnya semakin tertarik untuk menyiksa mahkluk itu.


Jack yang tentu tidak puas dengan pukulannya, kembali mendekati mahkluk itu secara tiba-tiba. Dia kemudian memukul perut mahkluk itu yang belum siap. Kemudian memberikan pukulan yang sama, sebanyak tiga kali lalu memukul kepala mahkluk itu, membuat mahkluk itu terpental kedua kalinya.


"Grrr!!!" Kurokaze itu menggeram marah karena merasa dipermainkan oleh Jack. Jack membalasnya senyuman ejekan. Jack kembali memasang kuda-kudanya yang kemudian merangsek maju.


Jack kemudian memberikan pukulan ke perut mahkluk itu berkali-kali dan berniat untuk menendang perut samping mahkluk itu. Tetapi itu hanya niatannya saja.


Kaki Jack ditahan dengan tangan kiri mahkluk itu, lalu Jack dilempar ke atas mahkluk itu. Pada saat Jack masih di udara, mahkluk itu menendang badan Jack. Beruntung Jack masih sempat menahan tendangan itu dengan kedua tangannya, sehingga tendangannya tak langsung ke badannya. Tapi tetap saja, Jack harus mundur beberapa langkah.


Jack merasakan kedua tangannya sedikit kebas. Tendangan mahkluk itu benar-benar tak main-main kuatnya. Jika Jack perkirakan, mungkin dia bisa menghancurkan tembok beton dengan mudahnya.


"Ehm, sepertinya kau mulai serius. Menarik..."Kata Jack sambil tersenyum gila. Jack kemudian berinisiatif maju duluan sebelum mahkluk itu maju juga.


Kemudian terjadi bentrokan dan pertukaran serangan yang dilakukan oleh 2 mahkluk berbeda penampilan itu. Tapi semua serangan itu tak ada yang mengenai tubuh lawannya, karena semua serangan yang diberikan akan ditangkis atau dihindari.


Kemudian dia menekankan pergelangan siku mahkluk itu dengan lututnya sambil mengangkat pergelangan tangan mahkluk itu. Dia berniat untuk mematahkan pergelangan siku mahkluk itu. Mahkluk itu meronta-ronta untuk melepaskan diri, namun tidak bisa karena di episode ini Jack di-buff menjadi kuat lantaran authornya sedang pusing mikirin nilai ulangan yang anjlok. (beneran ini!)


Jack menekan lututnya lebih keras dan bunyi tulang patah terdengar, membuat mahkluk itu berteriak kencang. Mahkluk itu kemudian menepuk-nepukkan tangan kirinya di paving halaman gudang, seperti menyerah dan meminta ampun kepada Jack.


Tapi sayang. Untuk saat ini, Tidak ada kata ampun untuk musuhnya di kamus Jack.


Semakin lama, Jack mulai menekan pergelangan siku Kurokaze itu lebih keras dan tangan kanan si Kurokaze itu mulai sedikit bengkok ke arah tak wajar. Karena tak tahan lagi, akhirnya mahkluk itu mengeluarkan kekuatan terbesarnya untuk membalikkan badannya yang mengakibatkan Jack harus terlempar jauh dan mencakar dada Jack.


KRAK!!!

__ADS_1


Terdengar suara tulang patah di siku mahkluk itu dan mahkluk itu berteriak kesakitan. Keputusan mahkluk itu terlihat sedikit buruk. Ketika dia membalikkan badannya, Jack memanfaatkan kekuatan dorong dari hal itu untuk mematahkan tangan mahkluk itu. Itu tak sepadan dengan luka di dada Jack.


"Not bad...kau benar-benar pintar dalam mengambil keputusan. Kau yakin tak bisa keluar dari situasi terjepit itu tanpa terluka, membuat sebuah penukaran dengan memberikan luka." Jack memuji mahkluk dengan tangan kanan yang bengkok ke arah tak wajar lagi, sambil memegang dadanya yang terluka.


Lukanya tak begitu parah, hanya sebuah goresan. Tetapi bagi Jack, itu sangatlah mengganggu.


"Dan sekarang, kau tampaknya sudah memainkan senjata tajam sekarang. Itu benar-benar curang. Apalagi kau tiba-tiba mengeluarkannya...." Kemudian Jack melihat cakar yang muncul di tangan kiri mahkluk itu.


Kemudian dia merogoh sesuatu di kantong celananya. Setelah itu, tangan Jack memegang suatu benda berukuran kecil berwarna merah dan Jack menekan sebuah pengait di benda itu lalu keluarlah sebuah bilah pisau. Itu adalah pisau lipat.


"Sekarang, sudah sepadan..." Jack kemudian memasang kuda-kuda dengan memegang pisau itu secara terbalik. Bilah pisau berada di bawah tangan Jack.


40% peningkatan


Jack nampak semakin percaya diri dan gagah di hadapan mahkluk itu.


Kemudian Jack maju untuk terakhir kali melawan mahkluk hitam itu. Mahkluk itu tak berdaya ketika Jack menggoreskan luka di tubuh mahkluk itu, karena kehilangan fungsi tangan kanannya.


Jack tak langsung membunuhnya. Malah menyiksa secara perlahan mahkluk itu dan itu membuat mahkluk itu berteriak setiap satu goresan luka. Rembulan pada malam itu, menjadi saksi bisu kesadisan Jack kepada lawannya.


"Huh, hah, huh. Menyenangkan sekali, aku ingin sekali mengulanginya..." Jack berbicara kepada Kurokaze yang menjadi lawannya. Kurokaze itu sedang terbaring sekarat.


0% peningkatan


Jack kemudian mendekati mahkluk hitam itu dan berkata, "Huh, sayang sekali kita harus berpisah. Aku harus membunuhmu sebagai tanda terima kasih telah menghiburku. Jadi, good night, kamvrettt...."

__ADS_1


Kemudian Jack menusuk mahkluk itu di dadanya dan akhirnya mahkluk itu menghembuskan nafas terakhirnya.


__ADS_2