
Saat ini gilang dan sasa masih belum tidur karena mereka belum mengantuk.
Sasa sedang memeluk gilang dan menyandarkan kepala nya di dada gilang.
Gilang menggusap usap lembut kepala sasa.
"sayang,temenin aku jalan jalan ya?"pinta sasa dengan manja
"ehhh tumben bilang sayang?"heran gilang
"emang kenapa,gak boleh?"sinis sasa
"boleh kok,malah aku seneng dengernya"jawab gilang
"yaudah,jadi gimana mau gak temenin aku?"tannya sasa lagi
"iya,aku temenin,tapi aku pulang kerumah dulu ya soalnya ibu baru pulang dari rumah nenek besok"ucap gilang
"ok"jawab sasa
Mereka pun diam kemabali hingga saat sasa menggucapkan sebuah pertannyaan kepada gilang
"sayang,kamu selama ini dapet uang dari mana,bukannya kamu udah di putus ya beasiswa nya?"tannya sasa
Haykal menjadi tegang mendengar pertanyaan sasa,ia sebenarnya ingin mengungkap pekerjaan aslinya kepada sasa tetapi saat ini bukan saatnya.
__ADS_1
Ia takut nanti akan di tannyai macam macam olehnya.
"tapi kamu jangan bilang siapa siapa ya?"ucap gilang serius
"emang kenapa sih?"binggung sasa
"ntar juga tau,jadi kamu jangan bilang siapa siapa"ucap gilang
"yaudah iya"jawab sasa
"aku punya saham di salah satu perusahaan,yg lumayan besar,dan aku juga berencana bakal buat perusahaaan sendiri"jelas gilang.
Sasa yg mendengarnya kaget bukan main,sebab pacarnya ini selama ini selalu di bully miskin di sekolahnya Tapi menggapa ia tidak membalasnya,seperti itulah pikiran sasa.
"ka..Kamu serius? emang saham perusahaan apa?"tannya sasa
Sasa kembali terkejut mendengar nya,ia tidak menyangka orang yg selama ini di hina miskin ternyata orang paling kaya
"udah jangan kaget gitu,tidur gih"ucap gilang
"tapi pelukkk"ucap sasa manjanya,seraya merentangkan tangan di samping gilang.
"aish..Manja banget sih pacar ku ini"goda gilang
"emang kenapa,gak boleh,kalo cewek lain boleh gitu,kalo aku gak boleh peluk kamu,kalo cewek lain boleh,awas aja kalo kamu samp......"belum sampai sasa menyelesaiakan kata kata nya gilang sudah menyumpal mulut sasa menggunakan mulut nya.
__ADS_1
"hmpp"sasa kaget tiba tiba di cium oleh gilang,lama kelamaan ia menikmatinya juga.
Nafas keduanya hampir habis dan mereka melepas ciuman mereka,mereka menggambil nafas dan menggaturnya agar teratur
"gak mungkin aku melakukan apa yg kamu katakan,aku cuma buat kamu begitu juga kamu cuma buat aku"ucap gilang memeluk sasa erat
Mereka pun tidur bersama dengan keadaan berpelukan satu satu sama lain.
Hingga pagi di dalam kamar sasa.
Gilang bangun terlebih dulu dan melihat ada seorang wanita cantik sedang tidur di atas dada nya dengan tangan memeluk badan gilang.
Gilang menggelus kepala sasa perlahan lahan hingga sang kekasih hati bangun.
Sasa merasakan ada tangan yg menyentuh kepala nya mulai bangun dan melihat behwa gilang sedang tersenyum ke arahnya.
"selamat pagi"ucap gilang tersenyum
"pagi sayang"ucap sasa tersenyum manis
Mereka mandi bersiap pergi ke sekolah bersama(mandinya gantian gaes jangan salah sangka)
Setelah mandi dan memakai seragam mereka berdua pergi ke ruang makan karena papa dan mama sasa sudah menunggu mereka untuk sarapan bersama.
"pagi ma,pa"sapa sasa
__ADS_1
"pagi sayang"jawab mama dan papa
Gilang dan sasa duduk bersebelahan berhadapan tempat duduk mama dan papa sasa.