G SISTEM

G SISTEM
Ngidam


__ADS_3

Saat ini gilang dan sasa sudah sampai di rumah,di sana nampak ibu sudah sangat khawatir pada sasa.


Sebelum berangkat ke rumah sakit tadi gilang memberi tahu ibunya ia akan pulang telat karena mengantar sasa ke rumah sakit.


Ibunya tahu sasa sejak kemarin selalu mual mual.


"gimana keadaan kamu?"tannya ibu cemas.


"aku gpp kok bu"jawab sasa tersenyum walau terlihat wajahnya agak pucat.


"gpp gimana,itu muka kamu pucat banget"cemas ibu.


"tadi kata dokter ini memang bawaan saat hamil bu,makanya agak pucat "jawab gilang memapah sasa ke dalam rumah.


Ibu terkejut mendengar kabar ini,ia tak menyangka akan memiliki cucu secepat ini.


"ma...maksud kamu sasa hamil?"tannya ibu memastikan.


Sasa mengganguk menjawab pertanyaan ibu,ibu langsung senang mendengarnya.


Ia langsung memeluk sasa sangking senang nya akan mendapat kan cucu.


"ibu seneng banget,akhirnya ibu bisa ngendong cucu "ucap ibu senang.


"tapi kapan kalian akan menikah,?"tannya ibu serius.


"aku udah nyiapin semua persiapan nya bu,minggu depan kita bakal nikah"jawab gilang.


"yaudah kalo gitu,nanti kasih tau juga mam sama papa kamu sa,pasti mereka juga seneng"ucap ibu.


"iya bu"jawab sasa.


Sasa diantar ke kamar nya oleh ibu,sedangkan gilang akan ke perusahaan karena ada clien penting yg ingin bertemu dirinya.


Gilang membawa mobil sport nya menuju kantornya.


Sampai di depan kantor ia langsung maauk setelah menggeluarkan kartu identitas nya.


Berjalan menuju lantai tempat meating di laksanakan.


Ia bersama dengan asistennya,gilang menggunakan setelan formal saat pergi ke kantor.


Sampai di ruang meating di sana nampak ada orang yg sangat gilang kenal duduk di samping seorang wanita muda yg sepertinya sekretarisnya.


"papa"ucap gilang memanggil.


(papa di sini maksudnya ayahnya sasa yg adalah calon mertua gilang,sebentar lagi jadi mertua beneran)


"loh gilang,ngapain di sini?"papa menjawab gilang.


"ini kantor ku pa"jawab gilang.


"hah,gak nyangka papa,ternyata ceo yg sangat misterius itu kamu hahaha"ucap papa tertawa.


"permisi pak,apakah kalian saling kenal?"tannya salah satu peserta meeting.


"iyalah,dia ini adalah menantuku"jawab papa bangga.


Semua peserta yg rata rata petinggi perusahaan dan para penjabat kaget mendengar penggakuan papa.

__ADS_1


Mereka tidak menyangka ternyata ceo muda yg sangat terkenal misteius itu sudah memiliki pendamping.


Apalagi pendamping nya adalah anak dari salah satu orang yg paling berpenggaruh di negara ini.


Setelah itu meating di lanjutkan membahas banyak hal.


Gilang menggajak papa untuk makan bersama,papa menerima ajakan gilang lagipula ia juga lapar saat ini.


Mereka makan di salah satu restoran terkenal di kota jakarta.


Setelah memesan makanan mereka lalu makan setelah makan mereka berbincang bincang menggenai banyak hal.


"oh iya,gimana kabar sasa,katanya dia sakit?"tannya papa.


"sasa gpp kok pa,itu cuma efek samping aja"jawab gilang.


"efek samling apa?"tannya papa lagi.


"tadi waktu kita ke dokter sasa di nyatakan hamil oleh dokter,nah mual mual itu efek samping nya"jawab gilang tersenyum.


"apa,sasa hamil!"ucap papa kaget.


"hahahah akhirnya aku akan memiliki cucu"papa tertawa senang mendengar kabar ini.


"sekalian juga aku mau bilang pa,kalau satu minggu lagi kita bakal nikah"ucap gilang.


"iya,nanti papa bakal ke rumah kamu bareng mama,pasti dia senang mendengar kabar ini"ucap papa.


Setelah berbincang sebentar mereka pulang kerumah masing masing.


Di rumah papa sasa,papa memberi tahu mama kabar kehamilan sasa serta rencana pernikahan sasa dan gilang.


Mama langsung meminta papa untuk pergi kerumah gilang untuk menemui sasa.


Mereka pergi ke rumah gilang sekalian juga membawa beberapa cemilan untuk sasa makan.


Sementara di rumah gilang saat ini sedang binggung.


Hal ini karena sasa yg merenggek minta di belikan mangga langsung dari kebunnya.


Gilang mendengar permintaan sasa sangat binggung,kebun mangga adanya hannya ada di luar kota.


Sementara saat ini jam sudah menunjukan pukul 8 malam.


"pokok nya aku mau mangga,titik!"sasa bersikeras dengan permintaannya.


"tapi kan jauh yank,udah malem juga,besok aja ya"gilang membujuk sasa.


"gak mau pokoknya sekarang,hiks..kamu gak kasian sama anak kamu hiks...Hiks..."sasa menanggis


"besok aja ya,janji deh"gilang masih membujuk sasa.


"huaaaa.......Dedi jahat gak mau beliin aku mangga hua....hiks.."sasa menanggis bombai seperti anak kecil kehilangan mainannya.


"iya deh aku beliin,jadi jangan nanggis lagi ya"gilang akhirnya pasrah menuruti permintaan sasa.


"yeeyyyyy asik,terima kasih dedi"ucap sasa senang Mencium pipi gilang.


Gilang tersenyum melihat tingkah sasa,ia semang melihat sasa bahagia,walaupun ia agak teraiksa.

__ADS_1


Gilang langsung membawa mobilnya mencari yg di inginkan sasa.


Di rumah,sasa sedang makan cemilan sembari menonton tv menunggu gilang datang.


Ia di temani ibu di samping nya.


Sampai pintu di ketuk oleh seseorang,bibi membuka pintu dan di sana ada mam dan papa yg langsung di persilhkan masuk oleh bibi.


Sasa melihat yg datang papa dan mama nya langsung berlari ke arah mama nya lalu memluk nya.


"mama,aki kangen"ucap sasa memeluk mamanya.


"kamu ini,hati hati kalo sampe jatuh bahanya sama anak kamu"omel mama.


"hehehe maaf ma"ucap sasa cegengesan.


Mama langsung di bawa sasa ke ruang santai bertemu dengan ibu.


Mereka bertiga berbincang bincang membicarakan kehamilan dan rencana pernikahan sasa dan gilang.


Papa sendiri duduk di meja membuka laptop melihat pekerjaan nya.


"gilang mana ?"tannya mama.


"dia lagi cari mangga buat sasa"jawab ibu.


"hahahah ceritanya lagi ngidam nih"ucap mama.


"tapi kok lama banget,padahal cuma beli mangga"ucap mama heran.


"gimana gak lama,orang nyari mangga nya langsung ke kebunnya"jawab mama.


Semua orang yg mendengar nya tertawa,sasa sendiri hannya menggaruk belakang kepalanya.


Setelah sekitar satu jam akhirnya gilang datang membawa satu box besar mangga.


Ia nampak sangat kacau keadaannya,bajunya penuh dengan noda tanah dan getah mangga.


"kamu kenapa,kok bisa kayak gitu?"tannya sasa.


"di sana gak ada yg bisa manjat,jadilah aku yg mankat sendiri pohonnya"ucap gilang.


Semua orang tertawa mendengar ucapan gilang.


Sasa langsung memakan bebrapa mangga yg sudah di kupas bibi,sisanya di simpan untuk lain kali.


Karena malam sudah sangat larut,sasa meminta orang tuanya untuk menginap saja.


Mereka pun menuruti permintaan sasa.


Gilang membawa sasa ke kamarnya setelah membersihkan tubuhnya.


***author laki laki jadi gak terlalu paham soal kehamilan,jadi kalo salah mohon maaf ya.


Info aja nih,author bakal usahakan up setiap hari,2 sampai 4 chapter sehari.


Selalu dukung author agar selalu semangat buat up untuk menghibur kalian *****


JANGAN LUPA LIKE,COMENT,VOTE,AND FOLLOW

__ADS_1


__ADS_2