G SISTEM

G SISTEM
Kekejaman yg penuh cinta


__ADS_3

Pagi hari gilang membuka matanya menyambut pagi yg cerah.


Gilang merasakan ada yg menindihnya di atas badannya.


Di balik selimut sasa yg masih tertidur di atas tubuh gilang.


Gilang membuka selimut dan terlihatlah sasa yg dalam keadaan polos tanpa pakaian.


"sayang,bangun udah pagi"ucap gilang menggoyangkan tubuh sasa.


"ummm bentar lagi yank"sasa masih menutup matanya makin menggeratkan pelukan ke gilang.


Gilang langsung mengendong sasa menuju kamar mandi lalu menaruhnya ke bak mandi.


Sasa langsung terlonjat kaget merasakan air yg dingin menyentuh kulitnya.


"kyaaaa,gilang nyebelin"teriak kesal sasa.


"hahahahah makanya jadi orang jangan kebo"balas gilang tertawa senang.


Tiba tiba pintu kamar terbuka,lalu nampak ibu sedang berdiri di sana.


Ibu yg mendengar suara sasa di kamar mandi langsung membukanya.


Saat membuka kamar mandi di lihatnya gilang dan sasa sedang berendam menggosok punggung bergantian.


"maaf ganggu"ucap ibu langsung menutup pintu kembali.


Sementara sasa sangat malu saat ini,ia sedang mandi bersama gilang kepergok oleh ibu nya gilang.


"udah,tenang aja"ucap gilang menenangkan.


Sasa mulai berangsur tenang lalu ia membersihkan badannya bersama gilang.


Mereka hannya mandi saja tanpa melanjutkan kegiatan tadi malam.


Setelah mandi dan berganti pakaian,sasa dan gilang pergi ke meja makan bersama.


Di sana mereka melihat ibu sudah menunggu sembari menyiapkan makanan di bantu bibi art.


Mereka lalu duduk di kursi bersiap akan sarapan.


"hehehehe basah banget kalian"goda ibu.


"ke..kenapa bu?"ucap sasa gugup.


"kamu ini lang,lain kali kalo main itu jangan kasar kasar kenapa,kasian sasa sampe kecapean gitu "ucap ibu.


"siap bu"jawab gilang tersenyum.


"kapan kamu nikahin sasa,ibu udah gak sabar pengen gendong cucu"ucap ibu.


"lulus sekolah aku nikahin sasa,tapi kalo baby nya jadi duluan bakal di percepat."jawab gilang.


Sasa yg mendengarnya menunduk dengan muka yh sudah memerah.


"ibu tunggu cucunya "ucap ibu.


Setelah selesai sarapan mereka berdua berangkat sekolah bersama.


Menggunakan sepeda motor nya gilang menggonceng sasa ke sekolah.


Sampai di sekolah mereka masuk ke kelas karena sebentar lagi bell masuk berbunyi.

__ADS_1


.......


Saat ini gilang,sasa dan teman temannya sedang berada di kantin untuk makan.


"gimana lang tawaran jadi pro player lo terima kagak?"tannya haris.


"ntar gue pikirin"jawab gilang.


Mereka lalu makan sampai ada anak anak laki laki berjumlah 5 orang menghampiri mereka.


Nampaknya mereka adalah anak murid baru yg baru masuk sekolah ini.


Mereka langsung menggebrak meja yg gilang tempati.


Sampai sampai makanan yg di makan tumpah menggenai baju.


Terlebih sasa yg sedang makan bakso berkuah panas terkena kulitnya sedikit cipratan kuah panas tersebut hingga memerah.


"hey,gara gara lo cewek gue minta putus"ucap anak yg menggebrak meja.


"sekarang lo harus nerima akibatnya."lanjutnya.


Peristiwa ini menjadi pusat perhatian di sana,pasalnya murid murid yg sudah tau bagaimana gilang menatap kasihan lima murid baru itu.


"kamu gak papa?"tannya gilang melihat sasa yg menggipas kulitnya yg terkena kuah panas.


"gpp kok,cuma melepuh dikit"jawab sasa tersenyum ke arah gilang.


"heyy,malah mesra mesraan"ucap murid baru tadi.


"cewek lo boleh juga,kasih ke kita ntar gue maafin kesalahan lo"lanjutnya.


Semua orang yg ada di kantin melihat kejadian itu,murid lain segera memanggil guru untuk melerai mereka.


Gilang menelfon asistennya agar menggurusi guru yg akan menggangunya.


Ia lalu menendang anak itu hingga terpental menghantam meja hingga hancur.


Teman lainnya yg melihatnya langsung menghajar gilang bersamaan.


Gilang dengan mudah melumpuhkan mereka.


Gilang menghampiri anak yg ia tendang tadi.


Ia lalu menggambil air panas dari dalam panci salah satu penjual kantin.


Di tuangkannya air panas tersebut ke kaki anak itu hingga kulit kaki nya melepuh.


"ahhhh panasssss"teriakan anak itu terdengar jelas di seluruh kantin.


Semua orang termasuk para guru dan teman teman gilang mematung melihatnya.


Mereka seperti melihat iblis berkulit manusia dalam tubuh gilang.


"sayang, udah belum?"tannya sasa santai.


"belum sih kayaknya"jawab gilang santai juga.


"aku boleh nyoba gak"sasa berucap dengan muka imut nya membuat semua orang terpesona olehnya.


"boleh"jawan gilang.


"yeyy asik"ucap sasa senang.

__ADS_1


Sasa lalu berjalan menuju anak tadi,ia melakukan hal yg sama seperti gilang lakukan.


Semua orang kembali terkejut serta mematung melihat bagaimana kejamnya sasa saat menyiksa anak itu.


Tidak ada lagi sasa yg imut di mata mereka,yg ada sasa yg sangat kejam sama seperti gilang.


"asal kamu tau ya,dia itu orang yg tidak seharusnya kamu singgung,apalagi menyangkut orang yg dia sayangi"ucap sasa.


Setelah selesai dengan urusannya sasa dan gilang pergi ke kelas nya bersama teman temannya yg masih sangat shok.


Tidak ada yg berani untuk menghentiakan mereka lagi.


Para guru yg sudah mendapat peringgatan dati asisten gilang hannya diam saja.


Semua orang yg melihat kekejaman pasangan gilang dan sasa semakin membuat mereka tidak berani menggangu nya lagi.


Anak yg terluka di bawa ke rumah sakit untuk di obati lukanya.


Gilang juga menyuruh asitennya menggurus tentang masalah ini.


Hasilnya adalah ayah orang tua anak tadi ternyata bekerja di perusahaan gilang.


Bukan itu yg menjadi masalahnya,tetapi ayah anak itu juga sudah menggelapkan dana perusahaan sejumlah 5 milyar.


Alhasil keluarga anak tadi di buat hancur oleh gilang.


Pelajaran di mulai kembali,sasa tadi sempat di antar ke uks untuk menghobati lukanya.


........


Jam pulang sekolah tiba.


Semua siswa pulang kerumah masing masing dan masih ada beberapa yg melakukan kehiatan ekskul di sekolah.


Gilang mengantar sasa ke pantai untuk melihat sunset.


Tadi saat pulang sekolah sasa meminta gilang membawanya ke pantai untuk menikmati sunset berdua.


Gilang sudah menyiapkan semuanya,ia meminta di buatkan makan malam romantis di pinggir pantai untuk nya dan gilang pada asistennya.


Sampailah mereka di pantai yg indah pada sore hari tepat sebelum matahari terbenam.


Setelah puas melihat sunset gilang membawa sasa ke salah satu restoran yg ia sewa untuk makan malam romantis bersama sasa.


"ini semua kamu yg nyiapin?"tannya sasa.


"iya,kamu suka?"jawab gilang.


"suka banget,terima kasih ya"ucap sasa mencium pipi gilang.


Mereka lalu melanjutkan makan malam romantisnya.


Setelah makan gilang menggajak sasa duduk di tepi pantai meikmati malam dengan di iringi deburan ombak laut.


Sasa bersandar pada bahu gilang.


"i love you,sayang"ucap sasa mencium sekilah bibir gilang.


"love you too"balas gilang memeluk sasa.


Setelah selesai mereka kembali ke rumah untuk istirahat karena malam semakin larut dan mereka juga harus sekolah besok paginya.


****adegan psyco dikit lah heheheh,buat tambahin aja adegan romantis di akhir chapter.

__ADS_1


Habis nyiksa orang langsung pacaran hahahhha*****


JANGAN LUPA LIKE,COMENT,VOTE,AND FOLLOW


__ADS_2