G SISTEM

G SISTEM
Liburan puncak


__ADS_3

Gilang dan semua teman club moyor nya sudah sampai di puncak.


Mereka mengginap di dua villa yg di miliki oleh haris dan temannya.


Setelah sampai di villa tempat mereka menghinap,mereka membereskan barang barangnya.


Mereka akan mengginap satu hari saja,karena pada hati senin mereka akan masuk sekolah lagi.


Setelah selelsai beres beres,banyak anggota clube yg berjalan jalan keliling perkebunan.


Sementara sasa sedang dia ajak jalan jalan oleh nana dan dua anggota wanita club motor nya.


Mereka berempat berjalan jalan di perkebunan teh warga.


Saat tengga berjalan jalan tidak di sangka ada kawanan preman yg berjumlah sepuluh orang sedang nongkrong di sebuah warung yg ada di pinggir jalan menuju kebun teh.


Para preman yg melihat rombongan sasa menjadi tertarik.


"woi ada cewek cewek cakep tuh"preman1


"iya bre,kita apain enaknya ya"preman2


"udah sikat aja,gak ada yg jaga juga tuh kayaknya"ucap salah satu preman botak bertubuh besar dan tato di sekujur tubuhnya,nampak nya ia adalah pemimpin para preman tersebut.


"siap boss"jawab mereka.


"heheheh dapet mainan baru kita"seringai para preman.


Mereka menghampiri sasa dan teman


Temannya yg sedang berjalan jalan.


"pada mau kemana ng"preman 1


"mending sini main sama abang"preman 2


"siapa kalian,mau apa datengin kami?"ucap nana dengan nada ketakutan.


"kita gak ngapa ngapain kok,cuma mau main bentar aja heheheh"jawab pemimpin preman.


"iya kita bakal kasih kalian kenikmatan tiada tara hahahah"tawa para preman bersamaan.


Para warga yg melihat itu hannya diam saja,mereka sangat takut pada preman preman tersebut.


Pasalnya preman tersebut sering membuat ulah mereka sering memalak warga yg melintas bahlan tak jarang par pengunjung juga mereka palak.


"kalian pergi sebelum menyesal!"ucap sasa dengan nada sangat dingin.


Mereka yg mendengar ucapan sasa yg sangat dingin menjadi gemetar,tetapi mereka tidak menyerah dan malah balik menghina sasa.


"neng cantik jangan galak galak atuh,sini main sama abang"ucap pemimpin preman ingin memegang tangan sasa.


Sasa yg ingin di pegang tangan nya tak tinggal diam.


Ia segera menagkis tangan preman itu.


"wstt jangan galak galak dong hehehe"preman itu mundur.


"cepat pergi sebelum menyesal"ancam sasa dingin.


Tak menghiraukan ancaman sasa mereka segera akan meyerang sasa.

__ADS_1


Sasa membalas mereka lalu terjadilah adu jotos antara sasa melawan para preman.


Teman teman sasa menjauh takut terkena pukulan,mereka tidak bisa bela diri makanya mereka mundur.


Sasa yg sering berlatih bela diri bisa menandingi kekuatan para preman tersebut.


Sasa menangkis satu tendangan preman,lalu preman lainnya hendan memukul sasa tetapi di gagalkan oleh nya.


Sasa membanting preman yg akan memukul nya ke tanah dengn sangat keras.


Pertarungan berat sebelah ini berlangsung tidak lama.


Sasa yg awalnya bisa menandingi mereka sekarang mulai kewalahan menghadapi para preman tersebut.


Teman sasa segera melaporkan kejadian ini kepada yg lainnya.


Gilang yg mendengar sasa bertarung melawan sepuluh preman langsung lari menghampiri nya.


Teman teman yg lainnya juga menyusul gilang.


Gilang yg sampai di tempat sasa kaget,sebab ia melihat sasa sudah kewalahan serta ada ceceran darah pada tangan dan bagian belakang kepalanya.


Sasa juga sudah tidak bisa bertahan lalu tergeletak di tanah dalam keadan kelelahan tetapi masih sadar.


Gilang yg sudah di kuasai emosinya langsung menghajar para preman preman tersebut.


Mereka yg melihat gilang datang pun menghajarnya juga tetapi itu sia sia.


Gilang menedang satu preman lalu memegang tangan preman lainnya yg hendak memukul nya.


Saat di pegang gilang tangan preman itu langsung di tekan keras dengan tangan gilang.


Hingga terdengan bunyi tulang patah yg sangat nyaring di sana.


"hajar anak itu"ucap pemimpin preman.


Mereka mnggepung gilang di segala arah hingga terjadilah pertarungan yg berat sebelah.


Teman teman gilang sudah sampai di tempat sasa dan gilang.


Nana dan teman yg tadi bersama sasa segera membawa sasa menjauh dari pertarungan gilang.


Saat para laki laki akan membantu gilang,sasa menahan mereka semua.


"biarin aja,dia gak suka kalo di ganggu"ucap sasa.


Memang benar gilang sangat jengkel bila sedang melakukan sesuatu malah di ganggu.


Mereka akhirnya menghurungakan niatnya untuk bergabung.


"lagian gue khawatir sama preman preman itu nantinya"ucap sasa.


Mereka yg mendengar ucapan sasa binggung,sebab pacar nya yg sedang di keroyok malah mengkhawatirkan lawannya.


Tapi saat melihat ke pertarungan mereka menjadi paham ucapan sasa.


Bagaiman tidak,para preman tersebut menjadi mainan gilang.


Lengan mereka bebera ada yg patah karena mencoba memukul gilang.


Ada juga yg kakinya patah karena mencoba menendang gilang.

__ADS_1


Para preman berakhir sangat menggenaskan darah mereka berceceran di mana mana.


Teman teman gilang bergidik ngeri melihat gilang menyiksa preman prema itu.


"siapa yg pukul dia sampe begitu?"tannya gilang bertannya dengan nada dinginnya.


Tidak ada yg menjawab,alhasil gilang menyiksa mereka lagi hingga babak belur.


Bahkan ada yg tidak bisa berjalan karena di hajar gilang.


Gilang berjalan menghampiri teman teman nya.


"telfon ambulans,bawa mereka ke rumah sakit"ucap gilang


Haris segera menelfon ambulans dan membawa para preman ke rumah sakit.


Gilang menghampiri sasa dan melihat keadaan nya .


"kamu gak pa pa ?"tannya gilang.


"mata kamu sakit ya,orang aku hampir gak bisa jalan gini di bilang gak pa pa "kesal sasa mendengar pertannyaan gilang.


"hehehe maaf,"ucap gilang tersenyum.


Para teman gilang yg melihat perubahan sikap gilang menjadi binggung sendiri.


Para perempuan terpesona melihat senyum gilang yg sangat manis,bahkan ada yg sampai mimisan karenanya.


"udah jangan senyum terus,lihat tuh sampe mimisan mereka"ucap sasa.


"emang kenapa,cemburu ya?"ledek gilang.


"tau ah,kesellll"kesal sasa cemberut memalingkan wajahnya ke arah lain.


"hahahah jangan mgambek donk,ntar beliin es krim deh"bujuk gilang.


"beneran ?"sasa berbinar setelah mendengar bujukan gilang.


"iya beneran"ucap gilang.


"yaudah aku maafin"ucap sasa Tersenyum


Teman teman nya yg melihat kemesraan gilang dan dan sasa hannya terbengong melihat sikap mereka berdua yg sangat berbeda.


"yaudah yuk balik"ajak gilang.


"gendong"ucap sasa manja merentangkan tangan nya ke arah gilang.


Gilang mengendong sasa ala tuan putri,tetapi sasa berganti posisi menjadi seperti anak koala menempel pada ibunya.


Tangan sasa melingkar pada lehar gilang,sementara kakinya melingkar di pinggang gilang,kepalanya ia senderkan pada dada bidng gilang.


Melihat sifat manja sasa gilang hannya tersenyum dan menggelus kepala sasa dengan kasih sayang.


Para teman teman gilang yg tidak memiliki pasangan pun banyak yg baper sendiri melihatnya.


Mereka iri pada pasangat tersebut,para perempuat iri pada sasa yg memiliki pasangat seromantis gilang.


*****baru bangun tidur buat satu dulu lah,ntar nambah lagi hehehehe


Mau mandi sama sarapan dulu yah,ntar lanjut lagi.

__ADS_1


Tunggu ya next chapternya,autor mau mandi dulu see youuu******


JANGAN LUPA LIKE,VOTE,COMENT,AND FOLLOW


__ADS_2