
Gilang dan sasa pergi ke rumah gilang.
Dalam perjalanan mereka berbicara ringan,sasa memeluk gilang dan tersunging senyum yg senantiasa mengembang di balik helm full face nya.
Setelah beberapa saat sampailah mereka di depan rumah gilang.
"ini rumah kamu?"tannya sasa
"iya,aku tinggal berdua doang sama ibu"jawab gilang
Mereka turun dan gilang membuka helm lalu membantu sasa membukakan helm nya.
Tok tok tok
"bu bu,ibu"panggil gilang menggetuk pintu.
Tetapi setelah beberapa menit tidak ada sahutan dari dalam rumah,hingga gilang memutuskan menelfon ibunya untuk bertannya.
"halo"ucap gilang
"halo,nak ada apa?"tannya ibu di seberang telfon
"ibu di mana,aku udah di rumah"ucap gilng
"ibu masih di jalan,bentar lagi sampe,kamu tunggu aja sebentar"ucap ibu
"oh yaudah"
Setelah menelfon ibunya gilang menunggu di depan rumah bersama sasa.
Sampai ada suara sepeda motor berbunyi di jalan depan rumah gilang.
Ibu gilang sampai di rumah menggunakan ojek.
"ibu"gilang menyalami ibunya yg sudah berada di depan nya.
Sasa juga ikut menyalami tangan ibu gilang yg nampak bingung akan siapa dirinya.
Melihat ibunya yg binggung gilang menggenalkan sasa pada ibunya.
"kenalin bu,ini namanya sasa"ucap gilang
"saya sasa tante"ucap sasa tersenyum
"saya ibunya gilang,kamu temennya gilang ya,?kok kayak gak asing mukanya?"ucap ibu gilang
"ibu pasti tau siap dia,sasa temen aku dulu yg sering main bareng di sini,ibu juga sering ketemu.namanya panggilan nya dulu ani"jawab gilang
__ADS_1
"oooooo kamu nak ani,lama banget gak ketemu "ucap senang ibu gilang
"iya tante,maaf dulu aku pindah ke luar negeri ikut papa"jawab sasa
"makin cantik aja kamu,kok bisa ketemu gilang dimana?"tannya ibu
"kita ketemu di sekolah tan,aku pindah ke sekolah gilang"jawab sasa
Setelah berbicara sebentar di depan rumah ibu gilang membawa mereka masuk.
Gilang langsung pergi untuk mandi lalu pergi ke kamarnya untuk berganti pakaian.
Sementara sasa sedang duduk bersama ibu gilang.
"gimana kamu sama gilang ? Kayaknya lama gak ketemu makin deket aja"goda ibu gilang
"i..Iya tan heheheh"jawab gugup sasa
"kalian udah pacaran ya?"tannya tiba tiba ibu gilang
"hah"kaget sasa
"gimana kalian pacaran kan?"tannya lagi ibu gilang
"i..I...Iya tan,baru kemarin setelah ketemu lagi"gugup sasa
"iya ta..Eh bu"ucap sasa.
Mereka berbicara berdua hingga gilang keluar menemui mereka berdua.
"nak,kamu kok gak bilang bawa mantu yg cantik sih"ucap ibu gilang menggoda gilang
"eh,ibu kok bisa tau?"tannya binggung gilang
"ibu tadi nanya sama sasa,kalian pacaran gak,terus dia jawab iya,ibu jadi ikut seneng dengernya"jawab ibu gilang
"jadi ibu setuju?"tannya gilang
"pasti lah"jawab ibu
"terima kasih ibu"gilang langsung memeluk ibunya
"sayang,sini"ajak ibu gilang pada sasa.
Sasa pun ikut berpelukan bersama mereka bersama.
Setelah berpelukan ibunya bertannya pada gilang.
__ADS_1
"nak,di depan ada motor,itu punnya siapa?"tannya ibu
"itu motor aku bu"jawab gilang
"kamu dapet dari mana uang,jangan sampe nyari uang melalui jalan yg salah kamu"ucap ibu gilang
"bu,aku udah punnya kerjaan,dan rencananya aku mau beli rumah nanti nya"jawab gilang
Mendengar gilang akan membeli rumah,ibunya pun terkejut dan beetannya tennya dari mana hasil uangnya tersebut.
"emangnya kamu kerja apa nak?"tannya ibu
"ibu tenang aja,aku ada usaha tapi aku belum bisa kasih tau ibu sekarang"jawab gilang
"huhhhhh gak pa pa kok,asalkan kerjanya bener"ucap ibu gilang
"kamu tau gilang kerja apa sa?"tannya ibu
"tau bu,kerjanya bener kok aku tau"jawab sasa
"yg penting kalian bahagia,sama kamu gilang jangan sampe kamu nyakitin sasa baik fisik maupun perasaan nya,kalo sampe kamu nyakitin sasa,awas kamu ibu bakal hukum heheheheh"ibu berkata disertai seringai yg nampak sangat menakutkan bagi gilang
"i....iya bu,gilang janji"gugup gilang
Sasa yg mendengar percakapan ibu dan anak tersebut hannya tersenyum saja sambil menyimak nya.
Mereka pergi makan malam dengan lauk sederhana seperti biasa ada tahu,tempe,sambal,dan sayur lodeh sebagai pelengkap
"maaf ya nak,ini seadanya makan nya"ucap ibu
"gpp bu,ini udah enak kok"jawab sasa tersenyum
Mereka makan sampai selesai lalu pergi ke kamar masing masing.
Dan sepertinya ada yg di rencanakan oleh ibu pada mereka berdua,gilang dan sasa.
Ibu menyuruh mereka berdua untuk tidur di kamar gilang bersama.
Awalnya gilang menolak,tetapi setelah di desak oleh ibu dan di tambah oleh sasa yg setuju saja ia jadi menggalah dan tidur dengan sasa bersama.
(jangan munafik lo gilang,bilang aja lo seneng bisa tidur bareng cewek cakep heheheh)
Saat berada di kamar dan hendak tidur keanehan mulai terjadi pada gilang dan sasa.
*******mau nanya nih,kalian lebih seneng saya sering up di novel ini apa yg satu lagi,soalnya saya susah nulis nya kalo dua dua nya harus sama.
Saya pikir salah satu novel saya up setiap hari,dan yg satu seminggu dua atau tiga kali gitu biar gampang.********
__ADS_1
JANGAN LUPA LIKE AND FOLOW*???????!???:!??