G SISTEM

G SISTEM
Ujian dan hamil


__ADS_3

Hari hari terlewati gilang menjalani hari seperti biasa nya.


10 bulan pun terlewati.


Saat ini gilang dan sasa sedang dalam masa ujian sekolah.


Mereka sedang menggerjakan soal pada hari terakhir ujian.


Ada yg berbeda dari sasa saat ini.


Hal ini karena sasa sering bolak balik kamar mandi saat ujian di mulai.


Guru penggawas menyarankan agar sasa beristurahat tetapi sasa menolak dan terus menggerjakan soal.


Gilang sangat khawatir padanya,karena dari kemarin sasa selalu menggeluhkan sakit perut dan mual mual.


Ujian selesai,bell pulang berbunyi.


Gilang menghampiri sasa di bangkunya yg sedang menunduk memegangi perutnya.


"aku anter kerumah sakit ya?"ucap gilang khawatir.


"gpp kok,paling cuma sakit perut biasa."sasa tersenyum agar gilang tak khawatir.


"udah jangan ngelawan"ucap gilang menggendong sasa ke mobil


Ngomong ngomong gilang ke sekolah membawa mobil biasa bukan mobil sport nya.


Karena gilang belum mau mengungkap kan identitasnya kepada publik.


Walaupun gilang sudah terkenal di kalangan para pemain game.


Hal ini karena gilang sering bermain game di live streaming nya,kadang ia juga bermain bersama para pemain pro pada geme tersebut.


Gilang langsung melaju ke rumah sakit tanpa menganti seragam nya.


Sampai di rumah sakit gilang menuntun sasa menuju ruang pemeriksaan.

__ADS_1


Sampai di ruang pemeriksaan dokter datang,dokter perempuan cantik memakai setelan khas dokter ia nampak masih muda,namanya adalah dokter indah.


"saya periksa dulu,permisi"ucap dokter indah


Dokter indah memeriksa sasa,lalu ia bertannya pada sasa.


"kamu kapan terakhir datang bulan?"tannya dokter indah.


"eee lupa dok"jawab sasa.


Dokter indah tersenyum mendengarnya,ia lalu memanggil gilang ke dalam ruangan.


"kalian sudah menikah?"tannya dokter sasa.


"belum"jawab keduanya bersamaan.


"Apa!"kaget dokter indah.


"ja..Jadi janin ini siapa ayahnya?"dokter indah nampak shok saat ini.


"maksudnya apa dok?"tannya sasa belum paham.


"a..aku hamil"sasa kaget mendengarnya,ia menitihkan air mata.


Dokter indah salah paham melihat sasa menaggis,ia menggira bahwa ayah anak itu tak bertanggung jawab,ia lalu memarahi gilang.


"hey kamu,memang kamu ganteng,tapi jangan pernah sakitin perempuan,sampe sampe kamu merusak dia,kasihan anak itu terlahir tidak punnya ayah,apa kamu tega hah!"dokter indah marah pada gilang.


Gilang yg mendengarnya hannya benggong saja tak menggerti.


"jangan marahin dia dok,memang saya juga setuju "sasa meneggahi dokter indah yg memarahi gilang.


"kamu pasti di ancem sama dia kan,tenang aja saya bakal bantu kamu ngelaporin dia ke polisi!"dokter indah masih memarahi gilang.


"hehhhhh tenang dulu,saya juga menginginkan anak ini,saya pasti bertangung jawab atas anak ini"ucap gilang.


"benar dok,memang saya sudah setuju atas semua hal yg terjadi,dari dulu sejak kita berhubungan saya dan gilang sudah berkomitmen akan merawat anak kita "sasa menjelaskan ke dokter indah.

__ADS_1


"ohhhhh saya kira anda tidak mau bertanggung jawab,kalau begitu saya minta maaf atas tindakan saya tadi"ucap dokter indah meminta maaf.


"iya,tidak apa apa"jawab gilang.


"kalau begitu daya buatkan resep obat dulu untuk menggurangi mual mual nya"ucap dokter indah.


"saya juga berpesan untuk berhati hati karena mengingat sasa yg masih muda "lanjutnya.


"baik dok"jawab mereka.


Setelah selesai berkonsultasi,sasa dan gilang berjalan menuju parkiran mobil dengan muka yg nampak bahagia.


"aku gak nyangka bakal jadi ayah di usia yg masih muda"ucap gilang yg berjalan sembari menghusap perut rata sasa.


"sama aku juga,tapi kamu harus ingat kita harus nikah dulu."ucap sasa menggigatkan.


"pasti itu"jawab gilang.


Mereka lalu memasuki mobil kembali ke rumah.


Di perjalanan pulang sasa meminta gilang untuk di belikan martabak untuk nya.


Setelah membeli martabak mereka kembali melanjutkan perjalanan pulang.


****sorry kemaren mau up satu chapter lagi rencanya,tapi sayang kuota author habis heheh.


Dan tadi pagi author masih sibuk,alhamdullilah author ada rezeki jadi author bisa memasang wifi tadi pagi.


Author bisa up setiap hari tanpa hambatan jaringan lagi,semoga kalian semua suka karya saya.


Author bikin chapter ini buat pembuka konflik yg akan di mulai pada saat gilang dan sasa sudah lulus sekolah.


Di sini sasa akam melnjutkan berkuliah beberapa bulan sebelum perutnya nanti membesar,bila sudah membesar ia akan kuliah online di rumah.


Sementara gilang yg sudah mengantongi banyak gelar saat menggikuti program kuliah cepat saat kelas dua sma.


Saya bakal buat konflik yg berhubungan keluarga sekaligus konflik yg memakai kecerdasan dan kekuasaan dalam penyelesaiannya.

__ADS_1


Di tunggu saja chapter lainnya****


JANGAN LUPA LIKE,COMENT,VOTE,AND FOLLOE


__ADS_2