G SISTEM

G SISTEM
Membalas


__ADS_3

Di saat semua orang masih dalam kondisi penasaran siapa orang yg di katakan jeny,gilang berdiri di ikuti sasa yg membuat semua orang menoleh ke arah mereka berdua dengan pandangan sinis dan mengejek.


"hey yg di panggil orang penting,menggapa kamu yg orang rendahan berdiri hah?"ucap reza menghina gilang terang terangan.


"tau tuh,gak tau diri banget jadi orang"sambung karin.


Semua orang juga mencemooh gilang bahkan jeny yg seharusnya membawakan acara dengan baik malah ikut menghina gilang secara halus.


"maaf tuan tampan,yg saya panggil orang yg sangat penting bukan anda yg terlihat biasa saja"ucap jeny.


"bukannya orang itu sangat tak tau malu,dia yg rendahan itu berlagak seperti orang kaya"ucap toni mengomentari gilang yg membuat lili naik pitam


hal selanjutnya membuat mata setiap orang yg melihat tak dapat percaya apa yg mereka lihat.


"dady!"ucap lili ssgera menghampiri gilang dan langsung memeluknya dan bertingkah manja padanya.


Di ikuti oleh yg lainnya menhampiri gilang dan sasa yg membuat semua orang terbengong.


"da....dady,jadi orang yg di panggil tadi di....dia.."ucap reza tak percaya akan kenyataan.


"dady kok diem aja sih di katain sama mereka,padahal kalo dady sama momy mau kan bisa balas mereka?"tanya lili geram.


"memangnya apa gunanya seorang serigala menaggapi seekor tikus"jawab gilang santai.


Ucapan gilang sukses membuat semua orang marah dan mengumpati gilang.


"hey gilang,apa hak mu berbicara seperti itu hah!"


"kau sangat pintar bersandiwara ternyata"


"iya,bahkan anak orang terpandang pun sampai kau bayar untuk tipuanmu itu"


"orang rendahan seperti mu tak pantas menjadi orang kelas atas seperti kami"


"bagaimana jika kau pinjamkan ja_lang mu itu kepadaku maka aku akan membayar mu dengan banyak uang nantinya"ucap salah satu anak dari teman sekolah gilang dulu.


Gilang yg awalnya santai tak menagapi cemoohan mereka pada akhirnya naik pitam setelah istrinya di katakan sebagai seorang ja_lang oleh anak tak tau diri itu.


Gilang dengan cepat mendatangi anak itu dan langsung membantingnya dengan keras hingga anak itu meninggal karena kepalanya terbentur pingiran meja yg mengakibatkan sebuah botol pecah lalu mengenai kepala anak itu hingga menembus kepalanya.


Aksi gilang membuat semua orang terkejut melihat gilang membunuh seseorang di depan mata mereka,beberapa orang langsung menelfin polisi sedangkan orang tua si anak segera marah lalu menyerang gilang menggunakan sebuah pisau buah yg ada di sana.


Gilang dengan cepat menghindar lalu memukul mereka hingga terjatuh dan tak berdaya karena di hajar habis habisan oleh gilang.


"kau penjahat,kau telah membunuh seseorang lalu membuat orang tuanya sskarat!"


"dasar pembunuh!"


"akan ku pangilkan polisi agar mereka menagkapmu !"


Semua orang mengatai gilang sebagai penjahat,sedangkan sasa menenangkan gilang dari emosinya.


"aku beri tahu satu hal pada kalian!"ucap gilang tegas.


"jika kalian berani menghina atau bahkan menyentuh keluargaku maka balasan yg kalian terima akan lebih dari apa yg kalian buat!"ucap gilang tegas seraya memperingati mereka.


Orang orang nampak bergidik ngeri mendengar ucapan gilang,tapi saat nelihat rombongan polisi datang mereka menjadi percaya diri kembali dapat memberi pelajaran pada gilang.


"ada apa ini,mengapa ada mayat dan orang sekarat di sini?"tanya kepala polisi.


"pak,dia orang yg melakukan ini semua"jawab salah satu orang menunjuk gilang.

__ADS_1


Kepala polisi lalu menoleh dan badannya seketika gemetaran,keringat dingin menggucur deras saat melihat kehadiran gilang.


"hormat kepada komandan tertingi!"ucap kepala polisi yg diikuti oleh para anggotanya hormat kepada gilang.


"pak,mengapa kau memberi hormat pada penjahat ini?"tanya reza kesal.


"diam kau,kau pikir siapa yg kau katakan sebagai penjahat ini hah!"jawab kepala polisi geram karena posisinya sedang terancam.


"tapi dia sudah membunuh orang dan melukai yg lainnya"ucap reza.


"komandan gilang pasti memeiliki alasan melakukan hal itu"ucap kepala polisi.


"dia yg mati itu telah menghina istriku bahkan ingin melecehlannya,dan kedua orang itu sebagai orang tuanya bukannya mencegah anak mereka tapi malah menyerangku,apakah aku salah kepala polisi?"tanya gilang menatap kepala polisi yg membuat kepala polisi gemetaran..


"ti....tidak komandan,anda hanya ingin melindungi keluarga dan diri anda sebagai pertahanan diri!"jawab kepala polisi dengan badan gemetaran.


"kalian,amankan mereka!"ucap kepala polisi memberi perintah pada anggotanya.


Lalu anak yg sudah mati itu di bawa keluar bersama orang tua nya untuk di bawa ke rumah sakit lalu di hukum.


Semua orang yg menyaksikan adegan di depan mata mereka akhirnya percaya bahwa gilang memiliki identitas yg sangat tinggi,bahkan mereka hanya dianggap sangat kecil oleh nya.


"nah bagaimana sekarang,apakah kalian percaya?"ucap sasa.


"maafkan kami,kami hanya mengikuti ucapan reza "


"iya,mereka berdua yg menghasut kita agar mengikuti ucapan meeka"


"maafkan kami gilang,sasa,kami menyesal"


Ucapan minta maaf semua orang kepada gilang terdengar.


"hay tampan,mau main dengan ku tidak?"ucap jeny menghampiri gilang.


"maaf nona,suami ku sangat jijik pada barang bekas pakai banyak orang,jadi biskah kau menyingkir"ucap sasa mengejek jeny.


"tampan maukah kamu bermain dengan ku malam ini?"tanya jeny tak menghiraukan ucapan sasa.


"kepala polisi,tangkap dua orang yg bernama reza dan karin atas tuduhan korusi pada peeusahaan milik ku,data data nya sudah ku kirim kepada pihak kepolisian"ucap gilang.


"tangkap juga peremluan menjijikan ini,dia terbukti telah membuat bisnis prostitusi ilegal dan juga menggunakan tubuhnya untuk memperlancar ketenarannya."lanjut gilang.


Dengan cepat kepala polisi menyuruh anggotanya menangkap mereka bertiga.


"gilang,maafkan kami tolong jangan tangkap kami"ucap reza memohon.


"gilang bukanya kita teman seklah,bukanya tak baik melapirkan teman sekolah mu"ucap karin.


"teman? Aku tak punya teman selain haris dan nana di sekolah dulu,lalu dengan entengnya kau bilang teman,dasar tak tau malu"jawab gilang kesal.


Polisi pun membawa mereka bertiga untuk di adili atas peebuatan mereka.


Acara pun di lanjutkan dengan lehadiran gilang dan sasa yg sangat di hormati sekarang setelah membuka identitasnya di depan para orang orang yg hadir.


Mereka tak ada lagi yg berani menghina gilng apalagi mendekati keluarganya,mereka takut keselamatan mereka akan terancam jika mengangu gilang dan keluarganya.


Acara terus berlangsung hingga selesai dan para tamu pulang sedangkan gilang dan keluarganya masih di sana bersama haris dan keuarganya,teman teman lili juga hadir di temani orang tua mereka yg datang saat di undang oleh gilang tadi.


Orang tua teman teman lili bukan lah alumni sekolah ini makanya mereka tak datang sedangkan anak mereka datang karena di ajak oleh lili.


Ada hal menarik saat acara tadi bahkan sampai selesai dan para keluarga gilang dan haris berkumpul,yaitu nino dan bela yg dari tadi asik pada dunia nya sendiri dengan bermesraan tanoa menghiraukan orang lain.

__ADS_1


"yank,mau kue itu dong"ucap bela dengan manja nya pada nino.


"siap tuan putri"jawab nino berdiri mengambilkan kue lalu memberikannya pda bela.


"suapin"ucap bela.


Nino tersenyum lalu menyuapi bela kue nya,bela lalu mengambil garpu yg di pegang nino memotong kuenya lalu menyuapkan nya pada nino.


"enak?"tanya bela.


"iya,enak"jawab nino tersenyum mengacak acak rambut bela yg membuatnya senang.


"hey kalian tak menghiraukan kita disini dari tadi apa?"tanya lili kesal.


"hehehe maaf"jawab nino santai sedangkan bela mukanya sudah memerah karena malu dan menyebunyikanya di dada bidang nino agar tak di ketahui bahwa ia sedang malu.


"lihat tuh pah,anak kita malu malu begitu "ucap nana gemas melihat tingkah anak nya.


"hahahah kayaknya aku paham mereka seperti siapa"ucap haris melirik ke arah gilang dan sasa yg asik pada kemesraan mereka sendiri tanpa peduli yg lainnya.


"tante sama om malah mesra mesraan aja kerjaanya"ucap riski.


"tau tuh,momy mah gak di rumah gak di luar selalu aja nempel sama dady"ucap lili.


"biarin lah,dady kan suami momy wajar kalo momy lengket sama dady"jawab sasa seraya memeluk lengan gilang mesa.


"kalian berdua dari jaman pacaran sampe punya anak masih aja sama"ucap nana tersenyum melihat kedua sahabtnya yg sekarang menjadi bos nya itu masih mesra walaupun telah bersama selama belasan tahun.


"emang mereka waktu sekolah gimana tan?"tanya nabil penasaran.


"iya tuh,kayaknya seru cerita dong"ucap ayah riski.


"mereka berdua terkenal banget pas di sekolah dulu,sebagai orang paling tampan dan cantik.


Semenjak mereka bersama,mereka selalu pergi kemanapun bersama bahkan yg menemani gilang dan membantunya hinga sukses sampai sekarang itu berkat dukungan sasa yg selalu berada di sampingnya"ucap haris lalu di teruskan bercerita tentang kisah persahabatan mereka hingga sekarang yg masih terikat erat bagaikan saudara yg selalu saling melindungi jika dalam masalah apapun.


Setelah berbincang mereka pulang ke rumah masing masing karena malam sudah semakin larut apalagi anak anak akan mulai mempersiapkan masuk tahun ajaran baru minggu depan.


****baru kali ini author bikin dua chapter dalam satu malam,author pengennya lanjut lagi tapi karena besok sekolah jadi istirahat dulu ya,besok lanjut lagi.


Author bukan mau tidur tapi istirahat sambil buka buka hp sampe ngantuk hahahahah


Walaupun gak ada yg bisa di ajak ngobrol di real life ataupun di online author tetep aja main hp ye kan ngilangin bosen kali aja nemu apaan gitu heheheh


Author juga sering baca komentar dan dm kalian semua,author seneng banget waktu ada yg ngajak author ngobrol berasa tenang dan bahagia aja gitu ada temen ngobrol walaupun hanya sebentar.


Oh iya,kalian ada yg nanya author asalnya dari mana,nih author jawab tentang semua data diri author.


Nama :Muhammad Bryan Hakim


Asal Kota/Kabupaten:kabupaten Banyuwangi,Jawa Timur.


Umur :16(masih bocah gaes)


Kalo mau tanya yg lainya bisa komen atau dm aja,atau kalian mau ngajak ngobrol author gitu kalo lagi gabut heheh****


Bentar dulu dan,kalo umur author masih di bawah umur dewasa kenapa author masukin unsur dewasa di novel ini ya?


Ntah lah,ntar author tanya ke Bryan kok bisa author masukin adegan dewasa di novelnya,haduhhhhh repot ini.


Follow ig author :@bryanhakim65

__ADS_1


Di sana author bakal kasih info tentang novel yg author buat.


__ADS_2