G SISTEM

G SISTEM
Lili dan nino


__ADS_3

2 bulan kemudian


Saat ini sasa sudah berada di rumah sakit yg tepatnya di ruang ibu bersalin.


Di sana ia menunggu waktu kelahiran anak nya yg sebentar lagi akan tiba waktunya.


Gilang juga menemani sasa di sampingnya,gilang selalu memberikan semangat untuk sasa


Agar saat akan melahirkan sasa tidak terlalu tegang,yg mana ini dapat mengagu jalannya kelahiran bayi mereka.


"kamu di sini kan?"tannya sasa.


"iya sayang,aku selalu di sini menemani kamu"jawab gilang tersenyum.


Setelah beberapa menit waktu melahirkan pun tiba.


Para dokter mulai melakukan tugasnya,di pimpin oleh dokter indah,para suster membantunya melakukan persalinan pada sasa.


"semangat sayang,demi anak kita"ucap gilang memberi semangat.


Sasa yg danganya di gengam gilang,meremas tangan gilang sangat kencang.


Gilang tak mempersalahkan tangnnya menjadi pelampiasan saat sasa merasakan sakit nya.


"terus dorong nyonya,bayinya akan keluar"ucap dokter indah.


Setalah satu jam berjuang,akhirnya anak pertama gilang dan sasa lahir.


"selamat tuan,anak pertama anda laki laki"ucap suster.


"kalau begitu saya bersihkan dulu bayinya."lanjutnya.


"masih ada satu lagi nyonya,ayo semangat"ucap dokter indah.


Sslanjutnya sasa kembali berusaha melahirkan bayi keduanya.


Sama seperti kakak nya satu jam kemudian anak kedua mereka lahir.


"wahhh anak nya perempuan nyonya,sepasang"ucap suster yg mengendong bayi nya.


Suster lalu pergi membersihkan bayi perempuan mereka.


"terima kasih sayang,kamu telah memberikanku dua malaikat dalam hidup kita"ucap gilang mencium kening sasa.


"sudah tugas ku memberikan mu anak"jawab sasa tersenyum.


Setelah dokter indah menjahit kembali...(paham lah ya) Selesai melakukannya,dokter indah keluar runagan.


Tak lama kemudian suster membawa kedua bayi mereka.


Suster lalu membaringkan kedua bayi itu di samping sasa.


"lihatlah,mereka sangat lucu"ucap gilang.


"iya,tapi mengapa keduanya sangat mirip dengan kamu"ucap sasa cemberut.


"aku cuma kebagian hidung nya saja,dan yg perempuan aku hannya kebagian mata nya yg mirip dengan ku"lanjutnya.


"wajar kalau mereka mirip dengan ku,mereka kan anak ku"jawab gilang.


"tapi mereka juga anakku,seenggaknya salah satunya mirip dengan ku gitu"ucap sasa masih cemberut.

__ADS_1


"bagaimana kalau kita nanti membuat lagi?"tannya gilang tersenyum misterius.


"aku mau"jawab sasa tak sadar.


Sasa mencerna lagi perkataan gilang,saat ia sadar akan perkataan gilang tadi,mukanya langsung memerah karena malu.


"mesum!"ucap sasa melirik sinis gilang.


"hey,bukannya kamu setuju tadi,kan"ucap gilang menggoda sasa.


"i..itu..k...kan"ucap sasa tergagap.


"sudahlah,itu nanti saja kita pikirin nya."ucap gilang.


"dan sekarang aku heran,menggapa bayi kita tak menagis saat baru lahir"ucap gilang heran.


"iya,biasanya bayi baru lahir akan menagis.


"coba kamu pukul pantat mereka"ucap gilang.


Sasa lalu memukul pantat kedua bayinya,kedua bayi itu lalu menagis seperti yg mereka harapkan.


"nah,begini baru benar"ucap gilang.


Sasa di rawat bersama bayinya selama 1 minggu di rumah sakit.


Selama di rawat,gilang selalu menemani sasa di rumah sakit.


Setelah melahirkan bukannya sifat manja sasa menghilang.


Sifat manja sasa semakin menjadi setelah melahirkan dua orang anak kembar.


Sangking manja nya,bahkan sasa selalu ingin segala kebutuhannya selama di rumah sakit gilang yg mengurusnya.


Gilang selalu sabar meladeni sifat manja istrinya itu.


Ia sadar,bahwa perjuangannya tak seberapa di bandingkan perjuangan sasa mempertahankan hubungan mereka.


Sasa rela menunggu sangat lama untuk gilang seorang.


Jadi wajar bila setelah mereka bersama sasa menjadi sangat manja serta selalu ingin ada di dekat gilang.


......


Hari ini sasa di perbolehkan pulang,gilang membantu mengemasi barang barang.


Sasa mengendong anak perempuan sedangkan gilang mengendong anak laki laki.


Barang barang mereka di bawa oleh bibi serta supir gilang untuk di bawa pulang.


Gilang berjalan ke arah mobilnya sambil mengendong anak laki laki nya.


Saat di dalam mobil sasa bertannya pada gilang.


"kamu mau kasih nama siapa anak kita?"tanya sasa yg sedang menyusui anak perempuanya.


"untuk yg laki laki namanya,NINO FERNANDO sedangkan untuk yg perempuan bernama ALISA PUTRI"ucap gilang.


"nama yg bagus,aku suka "ucap sasa.


"baiklah,pangilan kamu adalah lili"ucap sasa melihat lili yg sedang menyusu.

__ADS_1


Seakan mengerti ucapan ibunya,lili tertawa yg membuat kedua orang tuanya gemas.


"apakah kamu ingin juga nino?"ucap sasa melihat nino.


Nino berada di gendongan sasa yg satunya,sasa mengendong mereka berdua bersamaan karena gilang sedang menyetir mobil.


Lalu sasa menyusui nino juga setelah selesai menyusui lili.


Beberapa menit kemudian mereka sampai di rumah,di depan rumah nampak mobil papa terparkir di halaman rumah gilang.


Gilang mengambil lili dari gendongan sasa lalu ia mengemdongnya berjalan bersama sasa masuk kedalam rumah.


"kami pulang"ucap gilang.


"selamat datang"ucap semua orang dari dalam rumah.


Di sana terdapat ibu,mama,papa,kedua art rumah gilang,supir,serta beberapa tetangga rumah gilang yg hadir menyambut mereka berdua serta kedua bayi nya.


"wahhhhh cucuku sangat cantik dan tampan"ucap ibu.


"iya,mereka sangat mirip dengan ayahnya"lanjut mama.


"iya ih,aku gak kebagian banyak"ucap sasa cemberut.


"hahahahah sabar,mungkin lain kali akan mirip sama kamu"ucap papa.


Gilang memberikan acungan jempolnya setelah mendengar ucapan papa.


Sementara sasa mukanya sudah memerah karena di goda ayahnya.


Semua orang tertawa melihat sasa yg masih malu malu walaupun sudah punnya dua anak kembar.


"hahah kamu ini,sudah punya dua anak masih saja malu malu"ucap mama.


"oh iya,siapa nama kedua cucuku ini?"tanya ibu yg mengendong lili.


"yg perempuan namanya alisa putri,pangilannya lili"jawab sasa.


"dan yg laki laki namanya nino fernando,pangilannya nino"lanjut gilang.


"halo lili,ini nenek sayang"ucap ibu menciumi wajah lili.


"nino kamu harus menjadi laki laki yg hebat seperti ayahmu kelak"ucap papa yg sedang mengendong nino.


Semua orang bersuka cita menyambut kedua bayi gilang dan sasa.


Malam sudah larut,sasa membawa bayinya ke kamar untuk di istirahatkan di bantu dengan gilang.


Setelah selesai mengurusi bayinya mereka berdua lalu tidur karena sudah sangat lelah setelah mengurusi kedua bayi nya.


****nih sesuai author buat satu chapter lagi,setelah membuat satu tadi author langsung membuat chapter ini.


Walaupun author agak capek karena baru pulang sekolah,tetapi demi kalian para readers, author bakal usahakan semampu author.


Nanti malam author gak tau bisa up atau tidak,author masih agak capek saat ini.


Semoga sampai chapter ini kalian masih suka dengan cerita yg author buat,walaupun ceritanya kurang menampilkan sistem nya,tapi semoga kalian suka *****


Follow ig author :@bryanhakim65


Di sana author akan memberi info tentang novel author buat.

__ADS_1


JANGAN LUPA LIKE,COMENT,VOTE,AND FOLLOW


__ADS_2