G SISTEM

G SISTEM
Sasa


__ADS_3

Pagi hari seperti biasa gilang berangkat sekolah setelah sarapan bersama ibunya.


Tapi ada hal yg di bicarakan oleh sang ibu pada gilang yg membuatnya sangat marah.


"nak,katanya kemarin kamu mau melecehkan non karin,apa benar itu?"tannya ibu


"gak bu,malah sebenernya aku yg mau di lecehin hingga aku di jebak sama dia,menggatakan aku yg salah"jawab gilaang


Lalu gilang menceritakan pada ibu nya,ibunya yg mendengar itu sangat terkejut,ia akhirnya tau bahwa anaknya tidak bersalah.


"emang ibu tau dari mana?"tannya gilang


"ibu tau dari majikan ibu,dan ibu di pecat sama dia"ucap sang ibu sedih


Ibu gilang tidak menceritakan waktu dia di hina dan hampir di pukul oleh majikannya yg adalah ayah dan ibu karin,ia tidak ingin sang anak tambah khawatir.


"apa,ibu di pecat!"kaget gilang


"iya nak,maafin ibu ya,uang kita juga tinggal dikit,kamu juga belum membayar uang sekolah kan bulan ini"ucap ibu dengan nada sedih


Gilang yg melihat ibunya sedih pun menghampiri dan memeluknya lalu berkata


"bu,sekarang ibu tenang aja aku yg bakal cari uang buat kita"ucap gilang seraya menggosok punggung ibunya


"emang kamu udah kerja?,terus sekolahkamu gimana?,kamu kan masuk karena beasiswa?,nanti nilai kamu jelek gimnana?"cecar ibu dengan banyak pertannyaan


"sebenernya aku udah kerja,dan beasiswa ku sudah di cabut sama pihak sekolah karena aku di tuduh akan melecehkan karin waktu itu"jawab gilang


Akhirnya ibu gilang bisa tenang,lalu gilang ijin berangkat ke sekolah seperti biasa.


Seperti biasa gilang ke sekolah dengan berlari karena ia ingin menyelesaikan misi sistem.


Sampai di sekolah gilang langsung di sapa oleh sahabatnya.


"woi,lang sini"panggil haris yg berada di kantin sekolah.

__ADS_1


Gilang menghampiri haris


"apa?"tannya gilang


"matematika kemarin udah belu?"tannya haris


"emang napa?"tannya balik gilang


"biasa,nyontek hehehehe"uacap haris dengan menggaruk belakang kepalanya


"huhhh nih"gilang memberikan bukunya pada haris.


Mereka di kantin hingga jam masuk berbunyi.


Di kelas guru menjelaskan seperti biasa,tetapi gilang yg sedang fokus membaca novel (gilang ini termasuk anak yg jenius ya,jadi bebas mau denggerin guru atau kagak,orang pinter mah bebas) merasa ada yg memperhatikan nya dari tadi.


Ia melihat sekeliling sampai ia melihat ada seorang wanita yg melihatnnya dari tadi,saat ia melihatnya balik wanita itu langsung menggalihkan mukannya ke samping.


Jam pelajaran usai waktunya istirahat,seperti biasa gilang hannya makan bekal nya di dalam kelas.


"boleh makan bareng gak?"tannya sasa


"boleh"jawab singkat sasa


Mereka pun makan bersama di dalam kelas hingga habis dan mereka berbincang,meskipun hannya sasa yg berbicara dan gilang hannya menanggapi singkat saja.


"lang,besok wenkend kamu ada acara gak?"tannya sasa


"gak"jawab gilang singkat seperti biasa


"kamu mau jalan gak sama aku?"ajak sasa


"gak tau,lihat ntar"jawab gilang


"ok,aku tunggu"sasa

__ADS_1


Bel masuk berbunyi dan pelajaran di mulai lagi,hingga bel pulang berbunyi.


Gilang yg berjalan di jalan depan gerbang sekolah di hampiri oleh sasa.


"lang,pulang bareng yuk?"ajak sasa


Gilang hannya menggiyakan saja ajakan sasa.


Sampai ada seorang yg memanggil


"woi berhenti"ucap reza dan teman temannya di temani oleh sang pacar yaitu karin


"masih hidup lo,kurang ya kita kemarin"ucap reza


"mending kalian minggir"ucap gilang


"udah berani lo,minta di hajar ni bocah"ucap teman reza


"kalian ngapain sih gangguin gilang terus,apa salah nya coba"sasa membela gilang


"wah wah,ada cewek cakep nih"ucap teman gilang


"boleh di coba kayaknya"balas teman yg satunya


"lo ikut kita aja ngapain sama dia"ucap reza


Karin hannya diam saja karena ia memacari reza hannya untuk uang,ia berpacaran dengam reza hannya untuk mendapatkan uang saja,walaupun ia memakai tubuhnya untuk itu.


Karin walaupun anak orang kaya,tapi keluarganya tidak terlalu kaya,makanya ia ingin mendapatakan uang lebih dengan cara itu.


Karin sering gonta ganti pacar,dan setiap berpacaran pasti ia akan berhubungan badan dengan pacarnya,karin selalu menginginkan gilang menjadi pacarnnya karena ia tampan walaupun miskin,ia sangat terobsesi dengan tubuh dan wanah gilang yg sangan ideal dan tampan.


Kembali ke topik.


Saat teman reza ingin memegang tangan sasa gilang langsung memegangnya dan melempar orang itu hingga terpelanting.

__ADS_1


****sorry ya baru bisa up,kemarin kuota habis makanya baru bisa up,nanti up lagi.


__ADS_2