G SISTEM

G SISTEM
Cerita di mulai


__ADS_3

Gilang dan sasa saat ini tenggah berada di mobil mengantar kayla kembali ke panti asuahan.


Kayla tertidur di pangkuan sasa,setelah beberapa menit perjalanan akhirnya mereka sampai.


Gilang masuk bersama sasa yg berada di samping nya mengendong kayla.


Sampai di dalam mereka di sambut anak anak yg baru selesai makan malam bersama.


"selamat datang tuan,maaf tidak bisa menyambut di depan "ucap bi santi.


"kita berdua sibuk menggurusi keperluan anak anak "sanggah bi susan.


"iya gpp kok bi,saya kesini mau mengantar kayla."ucap gilang.


"oh,maaf merepotkan tuan"ucap bi susan.


Gilang hannya tersenyum membalas ucpan bi santi.


Bi susan langsung membawa kayla menuju kamarnya untuk di istirahatkan.


Semua orang nampak binggung melihat ada seorang wanita cantik di sampinv gilang.


Terlebih perut wanita itu nampak agak buncit layaknya orang hamil.


"dady,tante ini siapa?"tannya vani,sqlah satu anak yg ada di panti.


"dia itu istrinya dady"jawab gilang menggelus kepala vani.


Semua orang terkejut mendengarnya,pasalnya gilang tak pernah menggenalkan sasa pada mereka.


Mereka juga tidak tau bahwa gilang sudah menikah di usia yg masih muda.


"momy"ucapan vani menyadarkan mereka dari keterkejutan.


Vani berjalan menuju sasa lalu langsung memeluk kakinya.


Sasa yg di peluk kakinya melihat ada vani di sana.


Ia berjongkok agar sama tinghinya dengan vani.


"nama kamu siapa sayang?"tannya sasa tersenyum.


"nama aku vani,mom"jawab vani senang.


"aku boleh kan panggil tante,momy"ucap vani penuh harap.


"boleh dong,masa cuma dady aja yg boleh"jawab sasa tersenyum.


Mereka semua yg mendengarnya senang,anak anak sangat bahagia bisa mempunyai orang tua lengkap.


Banyak anak anak yg ada di panti asuhan gilang adalah anak yg kehilangan orang tua ataupun di buang oleh orang tuanya.


"momy,kenapa perut momy besar?"tannya vani polos.


"momy sakit ya"ucap gea,salah satu anak panti.


"momy gak sakit kok sayang"jawab gilang.


"tapi kenapa perutnya besar gitu?"tannya gea masih penasaran.

__ADS_1


"momy lagi hamil,di dalem perut ada anak momy sama dady makanya perutnya besar,biar adiknya gak kesempitan"jawab sasa menjawab.


"kita bakal punnya adik dong mom"ucap vani.


"iya sayang"jawab sasa.


"asikkk"mereka senang mendengarnya.


"udah malem,kalian tidur gih,besok haris sekolah"ucap gilang.


"iya dad"jawab mereka bersamaan.


Setelah semua anak masuk ke kamar dan tidur,gilang berbincang sebentar bersama para penggasuh.


Sudah selesai berbincang sebentar,gilang pamit kembali bersama sasa.


Di jalan sasa mendadak meminta gilang pergi ke restoran untuk makan.


Gilang mencari restoran terdekat,sampai ia menemukan sebuah restoran yg cukup besar.


Mereka lalu masuk di sambut pelayan yg mengantar mereka ke kursi yg tersedia.


Setelah memesan cukup banyak makanan mereka menunggu makanan siap.


Saat menunggu sasa meminum minumannya yg sesekali meminta punnya gilang juga.


Makanan pesanan mereka pun sampai,sasa langsung memakan semuanya hingga habis tanpa tersisa.


Gilang hannya bisa geleng geleng melihat ***** makan istrinya yg sanhat besar.


Setelah makan mereka berjalan menuju parkiran untuk mengambil mobil.


Gilang dan sasa melihat ada seorang perempuan muda berusia sekitar 17 tahunan yg sedang di goda oleh beberapa pria di sana.


Perempuan itu menggunakan pakaian yg cukup minim,hal itu yg kemungkinan yg membuat para pria tersebut tergoda untuk melecehkan perempuan itu.


"ayolah neng,sini aja main sama abang"ucap salah satu pria bertubuh gemuk.


"kita bakalan puasin eneng kalo ikut sama kita"ucap salah satu pria yg bertubuh kurus.


"perempuan murah kayak lo itu gak pantes jual mahal kayak gini"ucap salah satu pria yg memiliki wajah agak tampan,yg sepertinya adalah pemimpin kelompok pria itu.


"gak,aku gak mau"ucap perempuan itu ketakutan.


"pergi kalian,kali ngak saya bakal teriak"lanjutnya.


"hahahahah teriak aja gak bakal ada yg nolongin kamu"jawab nya sembari di ikuti suara tawa para bawahannya.


"tolong tolong"teriak perempuan itu.


Gilang yg melihat kejadian dari awal langsung menghampiri mereka.


"hoy,beraninya sama cewe"ucap gilang merendahkan.


"wah wah kaykanya ada yg sok mau jadi pahlawan nih"ucap salah satu pria.


"bro lihat,di samping nya ada cewek cakep"ucap pria lainya.


"boleh juga tuh cewek,lo pergi dari sini dan serahin cewek itu ke kita"ucap pria itu.

__ADS_1


Gilang yg geram karena istrinya hendak di lecehkan pun langsung menghajar mereka semua.


Semua pria yg menggoda perempuan tadi langsung di hajar habis habisan oleh gilang hingga babak belur.


"awas kamu,akan aku balas perbuatan mu kali ini"ucap pria tadi lari dari sana.


Setelah semua pria tadi kabur,gilang dan sasa menghampiri perempuan tadi.


"kamu gpp?"tannya sasa.


"gpp kak,terima kasih udah tolongin aku"jawab perempuan tadi.


"bagaimana bisa kamu sampai mau di lecehkan sama mereka?"tannya gilang.


"saya bekerja di salah satu club malam,terus salah satu pria tadi meminta saya mengantarnya pulang karena dia mabuk berat saat itu,saya mengantatkannya kepada teman temannya,waktu saya sampai di tempat teman temannya mereka mau melecehkan saya,terus saya lari sampai kesini dan tidak bisa lari lagi karena buntu."jawab perempuan itu menceritakan apa yg terjadi.


"kamu tinggak di mana?"tannya sasa.


"saya tidak punnya tempat tinggal"jawab nya sedih.


"kamu ikut sama kita aja,ntar kamu bisa tinggal di rumah kita kalo kamu mau"ucap sasa.


"serius,takutnya saya merepotkan kalian"ucap perempuan tadi tak enak hati.


"gpp,gak bakal ngerepotin kok,iya kan sayang?"ucap sasa.


"iya,gpp ikut kita aja sampe kamu dapet tempat tinggal baru"ucap gilang menjawab sasa.


"dan tingalkan pekerjaan lama kamu,nanti saya kasih pekerjaan baru untuk kamu"lanjut gilang.


"terima kasih,tuan sudah menolong saya dan sekarang malah membantu saya "ucap perempuan tadi senang.


"yasudah,ayo kita pulang"ajak gilang.


Mereka berjalan menuju mobil gilang untuk kembali pulang membawa perempuan tadi bersama mereka.


Di dalam mobil perjalanan pulang sasa bertannya.


"nama kamu siapa?"tannya sasa.


"nama saya ratih kak"jawab perempuan tadi.


"wajah kamu mirip banget sama suami saya"ucap sasa.


Gilang yg mendengar nama ratih teringat akan sesuatu hal,tetapi ia lupa apa hal itu.


Ratih sendiri adalah perempuan berwajah cantik yg memiliki tubuh ideal bagi para perempuan,wajahnya yg hampir setara dengan sasa walaupun masih di bawah kecantikan sasa.


Mereka sampai di rumah dengan selamat,saat membuka pintu rumah mereka di sambut ibu yg menunggu mereka pulang hingga larut malam.


****baru jadi nih,tadi sebenernya mau langsung up dua tapi gak seru kalo langsung samaan up nya,jadi nunggu siangan dulu baru up heheh.


Nanti saya up lagi malam seperti biasa nya,jadi di tunggu aja ya readers semua****


Follow ig author : @bryanhakim65


Disana author bakalan kasih kabar tentang novel author.


JANGAN LUPA LIKE,COMENT,VOTE,AND FOLLOW

__ADS_1


__ADS_2