
Satu minngu berselang,saat ini adalah acara pernikahan sasa dan gilang berlangsung.
Hannya sedikit saja orang yg di undang,temen seperti haris dan nana serta keluarganya dari sasa.
Sedangkan keliarga dari gilang hannya ibunya saja,karena nenek dan keluarga gilang lainnya ada di desa.
Acara berlangsung dengan sederhana,setelah upacara pernikahan selesai di lanjutkan nanti malam dengan pesta resepsi.
Gilang dan sasa menuju kamar mereka untuk istirahat sebentar mempersiapkan pesta nanti malam.
"sayang,bantuin aku dong"teriak sasa dari dalam kamar mandi.
Gilang menghampiri sasa,di lihat bahwa sasa sedang kesulitan membuka gaun nya.
"tolong bukain resleting nya"ucap sasa.
Gilang membantu sasa membukakan resleting serta baju gaun sasa.
Tubuh sasa terpampang jelas di mata gilang hannya di tutupi baju dalam saja.
Gilang menelan ludah kasar melihat keindahan yg ada di depannya.
Walaupun ia sudah sering melihat bahkan merasakan tubuh sasa,hal ini tak membuatnya bosan.
Bahkan gilang sangat terpesona olehnya,ia tidak pernah bosan melihat nya.
Sasa yg melihat pandangan mata gilang tersenyum manis.
"nanti malam aja ya,bentar lagi kita bakal ada pesta"ucap sasa.
"aku bakal buat kamu gak bisa jalan nanti malam"ucap gilang menyeringai.
"akan aku nantikan hal itu terjadi fufufufu"jawab sasa dengan nada sangat menggoda.
Setelah itu mereka mandi lalu istirahat sebentar sebelum acara di mulai.
Malam pun tiba,semua tamu undangan sudah hadir di tempat pesta.
Gilang menyewa sebuah restoran mahal untuk acara nya saat ini.
Semua tamu tampak menikmati pesta hingga pemeran utama pesta datang.
Gilang memakai setelah jas berwarna hitam dengan gradasi warna biru tua nampak keren,di tambah dengan sepatu hitam,rambut nya juga sangat keren menambah pesona gilang.
Di samping gilang,sasa menggunkan gaun berwarna merah sampai menyentuh lantai,bagian depan gaun terlihat sepatu sasa berwarna senada berhils,gaun tanpa lengan yg tidak terbuka menambah kesan elegan pada diri sasa,di kepalanya nampak hiasan rambut berbentuk bungga menambah berkali kali lipat kecantikan sasa.
Mereka berjalan bergandengan,sasa mengandeng lengan gilang berjalan menuju dalam tempat pesta.
Para tamu undangan yg kebanyakan adalah para petinggi perusahaan dan penjabat tinggi negara nampak terpukau dengan penampilan mereka berdua.
Pesta kembali di lanjutkan,semua orang sangat menikmati pesta malam ini.
Termasuk gilang dan sasa yg duduk menikmati pesta.
__ADS_1
Haris dan nana menghampiri tempat duduk gilang dan sasa.
"gak nyangka gue,lo duluan yg nikah"ucap haris.
"kan gue pernah bilang kalo udah lulus gue bakal nikah"jawab gilang.
"lebih gak nyangka lagi lo itu ternyata ceo perusahaan paling terkenal itu,ditambah lagi lo juga pemegang saham terbesar banyak perusahaan besar dunia"ucap haris kagum.
"padahal kalo lo dulu kasih tau identitas lo lang,pasti gak bakal ada yg berani ngehina lo"tambahnya.
"gue gak mau hidup seperti itu,gue maunya hidup tenang tanpa ada masalah yg datang"ucap gilang menghela nafas.
"gue cuma bisa doain lo semoga selalu bahagia apapun jalan yg lo tempuh nantinya."ucap haris memberi semangat pada gilang.
"oh iya,jangan lupa undangan kalian nanti ya"ucap sasa menggoda mereka.
"iya iya,lo tenang aja,pasti kalian kita undang"jawab nana.
"gue juga mau request ponakan sama kalian"ucap nana Lagi.
"kalo bisa harus sepasang,kalo cuma ada laki laki harus bikin lagi sampe ada perempuan"lanjutnya.
"tega amat lo,di pikir buat anak kayak bikin kue apa"jawab kesal sasa.
Mereka tertawa bersama,setelah selesai acara pesta resepai pernikhan gilang dan sasa.
Semua orang sudah pulang,sedangkan mama dan papa sasa mengginap di rumah gilang malam ini.
Di kamarnya,gilang sedang menunggu sasa yg ada di kamar mandi.
"iya bentar"jawab sasa.
Sasa keluar dari kamar mandi menggunakan handuk kimono.
"udah sana mandi"ucap sasa menyuruh gilang.
Gilang lalu menuju kamar mandi membersihkan dirinya.
Setelah selesai ia keluar kamar mandi menggunakan handuk sepinggang.
Saat membuka pintu kamar mandi,gilang tertegun melihat apa yg ada di depannya.
Nampak sasa sedang berbaring dengan pose seksi di atas kasur yg bertaburan kelopak bungga mawar merah.
Sasa juga menggunakan pakaian linggeria tipis yg sangat seksi,linggeria warna merah transparan memiliki rumbai rumbai di sisinya.
Sangat jelas terlihat bahwa dua gunung sasa yg tambah besar karen sering di mainkan gilang akan keluar menekan ketat linggeria.
"sayang ~ "panggil sasa menggunkan nada yg sangat menggoda.
Gilang menghampiri sasa lalu ia langsung menindih tubuh sasa di bawahnya.
"meskipun ini bukan pertama kalinya bagi kita,tetapi malam ini adalah malam pertama kita menjadi suami istri"ucap sasa.
__ADS_1
"jadi,aku akan melayanimu sampai kau puas sayangku ~ "ucap sasa tersenyum menggoda.
"bailah,mari kita mulai"ucap gilang.
Gilang langsung mencium ganas bibir lembut berwarna merah sasa,ia memasukan lidahnya menelusuri setiap inci mulut sasa.
Sasa membalas ciuman gilang,ia menekan kepala belakang gilang agar ciuman mereka menjadi lebih dalam.
Beberapa menit mereka berciuman,di lanjutkan gilang yg mencium leher sasa memberi tanda kepemilikan di sana.
Berlanjut kepada dua bukit sasa yg besar karena sering di mainkan gilang.
Gilang meremas nya,ia lalu meeobek linggeria sasa mencium dan menghisap bukit besar sasa.
Sasa menggeluarkan suara kenikmatan saat gilang melakukan kegiatannya.
Gilang memeri tanda kepemilikan merah di sekujur tubuh sasa.
Berjalan ke bawah,gilang menemukan goa sasa yg masih merah muda walaupun sering ia mainkan.
Gilang merobek kembali linggeria sasa menampakan goa merah muda sasa.
Ia lalu mencium nya hingga sasa kembali menggeluarkan suara kenikmatan dunia yg sangat indah di dengar.
Sasa keluar hingga beberapa kali karena permainan gilang.
Puas pemanasan,gilang memasukan adik kecilnya ke dalam goa sasa.
Menggoyangkan pinggul nya cepat,gilang menggeluarkan cairan kentalnya kedalan rahim sasa.
Sasa mengambil alih kendali sekarang,ia berada di atas gilang memasukan adik kecil gilang ke dalam goa nya.
Setelah masuk sasa menghoyangkan badannya sembari menggeluarkan suara kenikmatan yg sangat indah.
Mereka bermain dengan berbagai posisi,bahkan hingga pindah ke sofa dalam kamar dan ruang kerja gilang.
Beberapa jam mereka baru selesai melakukan kegiatan panasnya.
Sebenarnya gilang terpaksa berhenti saat melihat sasa sanhat kelelsahan melayaninya.
Mereka lalu tidur dalam keadaan masih polos dan caiaran putih memenuhi tubuh dan goa sasa bahkan hingga di kasur.
Tidur saling berpelukan,gilang mendekap sasa di dada nya memberi kehangatan di malam yg dingin.
****author belum tidur jadi buat aja deh,lumayan buat tambah tambah chapter baru.
Pagi nya nanti author up lagi,kalo bisa banvun pagi.
Kalo ada reader baru yg heran kenapa sasa kok udah gak perawan?,ini karena sasa dan gilang sudah berhubungan badan saat mereka masuk kelas 3 sma.
Sasa juga hamil waktu selesai ujian akhir kelulusan.
Jadi jangan kira sasa main sama lrang lain ya,apalagi gilang yg nyari pelampiasan saat sasa hamil itu sihh......(gak tau ntar ya,kali aja ada yg nyangkut sama gilang gitu heheheh)
__ADS_1
Selamat membaca semua nya*****
JANGAN LUPA LIKE,VOTE,COMET,AND FOLLOW