G SISTEM

G SISTEM
Nganterin sekolah


__ADS_3

Beberapa tahun sudah terlewati,hari hari seperti biasanya di lalui oleh gilang bersama keluarga kecilnya.


Gilang bangun bersama sasa yg berada di sampingnya,mereka mandi lalu turun ke lantai bawah untuk sarapan bersama.


Sampai di meja makan,semua orang sudah menunggu mereka berdua.


"dady,lili mau di anterin dady sekolah "ucap lili dengan manjanya pada gilang.


"lili,kamu ini sudah besar masih aja manja sama dady,cari cowok sendiri sana,dady cuma buat momy!"ucap sasa kesal dengan wajah imut nya walaupun sudah dewasa umurnya.


"biarin,dady kan juga punnya lili,wlek"jawab lili mengejek sasa Sembari memeluk lengan gilang.


"awas kamu ya!"ucap sasa menarik telingga lili.


"aduh...sakit mom"ucap lili memegangi kupinya yg memerah bekas jeweran sasa.


"momy,lili,kalian ini bisa gak sih gak ribut sekali aja,sakit telinga ku dengernya"ucap nino yg dari tadi menyimak pertengkaran kedua ibu dan anak itu.


"enggak!"jawab lili dan sasa bersamaan.


"kita makan dulu ya,ntar dady anterin kamu ke sekolah"ucap gilang melerai mereka.


Nino dan lili saat ini duduk di bangku kelas 3 smp dan akan masuk sma sebentar lagi.


Mereka berdua menjadi murid yg populer di sekolah nya,hal ini karena paras mereka berdua yg di turunkan dari orang tuanya.


Walaupun lebih condong mirip gilang daripada sasa,tetapi sasa masih kebagian yaitu hidung mereka berdua mirip dengan sasa,tidak terlalu mancung.


Sementara gilang dan sasa sendiri kesehariannya hannya bersantai di rumah kadang mereka juga berjalan jalan walaupun harus mengajak lili karena lili tak ingin jauh dari dadynya.


Identitas gilang sendiri sudah terungkap ke publik mengenai beberapa perusahaan besar yg menjadi miliknya.


Walaupun masih banyak perusahaan gilang yg belum di ketahui publik,termasuk salah satu mafia terbesar di dunia yg di pimpin olehnya dan di wakili oleh sasa.


Orang orang sudah tau siapa gilang sebernarnya,tetapi mereka tak tau siapa anak gilang.


Karena saat di tannya gilang tak menjawab pertannyaan mereka tentang keluarganya.


Hannya sasa yg di kenalkan sebagai istrinya,dan yg lainnya tidak.


Hal ini karena gilang menghindari keterlibatan keluarga nya dalam ssgala bisnisnya yg memiliki resiko bahaya tinggi.


Gilang juga meminta semua anggota keluarganya untuk bisa bela diri agar bisa melindungi diri sendiri saat dalam bahaya.


.......

__ADS_1


Gilang dan sasa saat ini tenggah berada fi kamar untuk menganti pakaian mereka.


Mereka akan mengantarkan kedua anak mereka ke sekolah karena di minta oleh lili.


Anak anak mereka sangat jarang meminta di antar kesekolah oleh gilang.


Mungkin karena tak ingin repot di kejar kejar oleh orang orang yg mengidolakan ayah dan ibunya saat di sekolah.


"udah selesai?"tannya gilang.


"udah,yuk"jawab sasa menarik tangan gilang.


Gilang menggunakan baju berupa kaos hitam polos dipadu dengan celana joger yg simpel dan sepatu sneakers putih menambah ketampanan yg dimiliki gilang.


Sedangakan sasa menggunakan baju sama dengan gilang dengan di tambah celana jeans abu abu dan sepatu sama seperti gilang yg menambah kecantikan sasa.


Orang orang pasti mengira mereka berdua adalah orang yg masih muda,karena wajah gilang sendiri walaupun sudah berusia kepala tiga,masih nampak seperti anak remaja usia dua puluhan.


Dan sama dengan sasa yg masih nampak muda di usia nya sekarang.


Bahkan mereka berdua tambah banyak aura ketampanan dan kecantikannya seiring bertambahnya usia mereka.


Gilang dan sasa turun ke bawah menghampiri kedua anaknya.


Saat melihat penampilan orang tuanya,lili dan juga nino terpana dan heran melihatnya.


"tampan dan cantik"ucap lili yg masih memandangi kedua orang tuanya.


Sasa dan gilang tertawa melihat reaksi keduanya,pasalnya baik gilang maupun sasa jarang sekali memakai pakaian yg seperti itu.


Biasanya hannya memakai baju biasa dan pakaian formal saat pergi ke luar.


"kita juga mau muda dong,masa kalian doang"jawab sasa.


"banyak gaya,tapi emang kayak anak muda sih"ucap nino heran.


"emang dady sama momy mau kemana,gak mungkin cuma mau anterin kita sekolah sampe pake baju kayak gitu?"ucap lili bertannya.


"kita mau pacaran lagi,di rumah selalu di ganggu sama kalian."jawab sasa.


"khususnya kamu!"lanjut sasa melirik tajam lili.


"aku ikutt..."ucap lili dengan wajah memelasnya.


"gak boleh,kamu harus sekolah!"jawab sasa tegas.

__ADS_1


"iya sayang,kamu harus rajin sekolah biar pinter"ucap gilang mengelus kepala lili.


"heheh iya dad"jawab lili tersenyum senang dengan perlakuan gilang.


"yaidah,ayo berangkat"ucap gilang.


"pamit sama nenek dulu sana"lanjut nya.


Nino dan lili menghampiri nenek mereka lalu menyalami nya.


"kami sekolah dulu ya nek"ucap mereka.


"iya,yg rajin ya"balas nenek nya(ibunya gilang).


Mereka lalu berangkat kesekolah di antar gilang dan sasa menggunakan mobil mewah yg baru di beli oleh gilang beberapa waktu lalu.


Mobil itu adalah mobil keluaran terbatas yg hannya ada 4 unit di dunia,apalagi mobil yg di miliki gilang telah di modigikasi menjadi lebih keren dengan stiker yg menghiasi body mobilnya.


Lampu yg berwarna warni yg nampak keren di bagian bawah mobil,serta menambah kan beberapa mesin yg di buat khusus untuk mobil gilang hingga mampu mencapai kecepatan 1000 km/jam.


Sampai di sekolah,semua orang heboh melihat mobil keluaran terbatas yg berada di depan gerbang sekolah.


Mereka semua tau,mobil itu adalah mobil yg langka karena hannya orang yg sangat kaya yg memilikinya.


Murid yg ada di sekolah ini rata rata anak orang kaya semua dan beberapa murid masuk karena prestasi termasuk nino dan lili.


Nino dan lili masuk jalur prestasi dengan membawa sertfikat yg mereka dapat saat memenagkan olimpiade fisika dan matematika saat sd dulu.


Nino dan lili turun dari bangku penumpang lewat pintu depan karena mobil ini hannya memiliki pintu di bagian depan saja.


Saat nino dan lili keluar dari dalam mobil,semua orang tercenggang,mereka berdua du sekolah sebagai murid yg tidak terlalu kaya dan hidup di keluarga yg sederhana karena memang begitu lah saat mereka berdua masuk sekoleh dulu.


Dan hal yg lebih mengejutkan kembali terjadi,saat sasa turun dari bangku samping kemudi.


Di susul gilang yg keluar dari kursi kemudi memakai topi yg menutupi wajahnya.


Lagi lagi mereka berdua membuat orang orang tercengang dengan penampilan mereka.


Sasa yg nampak sangat cantik yg di lihat orang seperti anak muda yg masih sekolah,mereka semua nampak agak familiar melihat wajah sasa.


Dan keraguan mereka semua terjawab saat gilang melepas topi nya.


Wajah nya yg sangat tampan idaman para wanita,apalagi ditambah dengan segala bisnis yg ada di mana mana menambah kekaguman orang orang.


"kak,lain kali kita berangkat sendiri aja deh"ucap lili dengan wajah cemberut.

__ADS_1


"kan kakak udah bilang jangan minta di anterin sama dady,kan jadi begini akibatnya."jawab nino dengan wajah pasrah.


__ADS_2