Gadis Di Ujung Jalan

Gadis Di Ujung Jalan
Mengunjungi Panti


__ADS_3

Dedy nya Azzakia "Tuan Malik Abraham /sahrukhan 😍




Azzakia Malik Abraham (Queen)/Cinta Laura



"Nyonya Sheyra /Siti Nurhaliza



Tuan Ibra dan Nyonya Bilqis./Tamara Bleszynski dan mantan suaminya makluwes



Adzanly Ibra (Douglas Booth)



Srikandy Shafir (Gigi Hadid)

__ADS_1



Zayn dan istrinya Preety /Asisten Azzakia (Dylan Obrie'n dan Chloe Moretz)


**********************************************


******semoga suka ya...sama visual nya,*****


jadi nama visual saya tulis juga, biar kalau ada yang kepo sama mereka yang belum kenal bisa di cari di Google πŸ€—πŸ˜Thor emang sengaja visual nya ambil dari berbagai negara, dari artis holiwod, bolliwode, dan artis Indonesia, emang nggak ambil visual opa Korea.*


--------------****---------------------


pukul 20.05 Wib, Abah ,umi dan aku pulang dari masjid selepas sholat isya, kami berjalan menuju panti asuhan yang berada di sebelah timur wilayah pesantren, tetapi didalam pagar yang berbeda dari pesantren, memang dibangun agak terpisah, itu dikarenakan banyak nya balita yang masih membutuhkan udara yang bersih dan tempat yang lebih aman untuk pertumbuh kembangan mereka, ketika kaki melangkah masuk gerbang pintu panti asuhan yang membatasi antara tembok pesantren, terdengar suara tangisan bayi, suara langkah anak anak kecil berlari larian.


dibagian sisi belakang panti ini juga didirikan Klinik Kesehatan yang berkerja sama dengan berbagai doker spesialis untuk menunjang kesehatan bagi penghuni panti juga pesantren, sejak berdiri panti ini sudah banyak para pengusaha yang mendaftarkan diri untuk menjadi donatur tetap. untuk para pasangan suami istri yang menginginkan mengadopsi anak, mereka benar benar di surve secara mendetail, secara hukum yang sah, karena tidak ingin meneyerahkan anak panti kepada orang yang salah.


kami duduk di ruangan penerimaan tamu panti, mengobrol dengan pengurus panti, setelah itu aku permisi kepada Abah untuk mengelilingi panti yang di temani sama umi.


aku melangkah di setiap lorong ruangan panti, ada sebagian anak anak yang sudah istirahat tidur, ada yang masih bermain, ada juga yang masih belajar, ada juga yang menangis, para perawat dan pengasuh yang masih setia memperhatikan mereka tampak begitu tulus, kemudian aku melangkah memasuki ruangan yang bikin aku terenyuh, yang dihuni para bayi bayi yang tak berdosa, bayi bayi lucu yang mengemaskan, mereka semua tampak tidur terlelap didalam box nya dengan begitu manis, di panti ini khusus bayi terdiri dari 12 Ruangan khusus bayi, dalam satu ruangan terdiri dari 6 bayi dan 4 perawat yang juga tinggal di ruangan itu untuk mengurus dan mendampingi mereka, selain itu ada 40 Ruang tidur untuk anak panti dari berbagai umur anak yang sudah di susun dan diatur sedemikian detil nya, juga pembagian pengurus,serta pengasuh mereka ditugaskan berdasarkan standar ketentuan panti asuhan.


sertiap memasuki ruangan mereka aku dan umi menyapa anak anak serta pengasuh dan perawat mereka, kami menanyakan kabar mereka, kendala yang mereka alami, ataupun keluhan anak anak.


sebenarnya tujuan Dady dan momy kemarin selain berkunjung untuk menjenguk Abah dan umi, Dady juga menyampaikan niat nya kepada Abah masalah untuk pendirian Universitas di sini, karena pendidikan yang ada di pesantren selama ini di mulai dari paud khusus anak panti, sedangkan untuk santri menerima dari siswa Sekolah dasar sampai dengan sekolah menengah atas, oleh sebab itu Dady dan momy ingin di pesantren ini didirikan juga universitas, apalagi perkiraan dua tahun lagi Adam dan Aisyah sudah bisa menyelesaikan pendidikan S1 nya dan untuk pasca sarjana Satu tahun setenga di Kairo, jadi Dady sama momy sangat yakin kalau mereka mampuh memegang dan mengurus universitas itu, jadi Abah sama umi Jagan kwatir untuk kepengurusan nya, wilayah pembagunan kampus yang sudah Dady dan Abah survei yang hanya berjarak sekitar 400 meter dari wilayah pesantren dengan perkiraan luas wilayah 1.500 Ha, dan menurut standar untuk pembangunan universitas dengan lokasi seluas itu sudah cukup. Dady mengatakan untuk masalah danah Abah dan umi Jagan mengkhawatirkan itu, karena Dady secara khusus siap mendanai segala kebutuhan pembangunan kampus sampai kampus universitas itu resmi di pakai untuk belajar para mahasiswa, dan juga dengan visi dan misi dari berdiri nya universitas ini Dady sama momy yakin kalau para donatur akan datang dengan sendirinya.

__ADS_1


"Dady dan momy juga meminta Abah untuk menyampaikan perihal ini kepada Aisyah dan Adam, bahwa merak dalam waktu tiga tahun kedepan harus pulang dengan kemampuan mumpuni, karena kewajiban sudah menanti mereka. dan momy mengatakan pada Abah dan umi, berdiri nya kampus ini selain untuk memberikan pendidikan yang berkualitas untuk banyak orang, serta membatu mewujudkan cita cita anak anak, niat Dady dan momy juga agar Aisya dan Adam tidak jauh dari umi dan Abah. momy dan Dady ingin Aisya dan Adam dengan senantiasa mengurus hari tua umi dan Abah, mendengar penuturan momy, tanpa disadari Abah dan umi meneteskan air mata haru dan bahagia.


sekarang menunjukan pukul 21.15 Wib, kami pulang kerumah, Samapi dirumah karena merasa cukup lelah kami istirahat tidur.


-------


jam sudah menunjukan pukul.10.00 Wib aku dan Abah serta umi sedang berdiri di parkiran mobilku, aku pamit sama Abah dan umi untuk pulang ke kota A, aku menangis di pelukan umi dan Abah, aku sedih harus meninggalkan mereka, tapi mau bagaimana lagi' tugasku sudah menanti di kota A.


Nak jangan pernah tinggalkan sholat, tutupi aurat mu, agar kita tidak hanya berkumpul di dunia, tetapi tetap juga bersama juga di akhirat kelak, tetaplah dijalan Nya, karena Allah memberikanmu kesempatan menjadi pemimpin, maka berhati hatilah dalam setiap mengabil keputusan, umi dan Abah akan selalu mendoakan mu dari sini, sering seringlah kunjungi kami." pesan Abah dan umi"


insyaallah, nasihat dan pesan Abah dan umi akan selau aku ingat, akan selalu menjadi dasar setiap aku bertindak, terimakasih Abah, Umi, sudah ikhlas menjadi orang tua untuk ku, Abah dan umi selalu jaga kesehatan, Jagan pernah sungkan menghubungi aku, kapanpun dan di manapun Abah dan umi butuh , aku akan selalu siap. datalah kerumah kalian d kota A, luangkan waktu untuk kesana.


insyaallah, Abah dan umi akan segerah berkunjung kesana.


umi, Abah, aku pamit ya...aku mencium tangan mereka lagi sebelum melangkah masuk mobil.


assalamualaikum,,,, Umi Abah ..aku berangkat dulu, pamit ku sambil menurunkan kaca mobil.


walaikilumsalam warahmatullahi wabarokatu.


hati hati ya...nak ucap umi dan Abah.


setelah itu aku melajukan mobilku meninggalkan pondok pesantren tersebut.

__ADS_1


__ADS_2