
Air...haus...haus ....ucapnya dengan lirih, paras suster yang berjaga segera mendekat dan mengambil air putih untuk diberikan ke pasien', setelah itu suster yang berjaga segera memberi tahu kepada dokter bahwa pasien telah sadar, dokter pun bergegas keruangan pasien yang disebut untuk melakukan pemeriksaan, dan memastikan jika pasien baik baik saja serta dalam keadaan stabil.
Tuan.....apa ada keluhan ayang anda rasakan,,,,? tanya dokter.
Ibra mengelengkan kepala nya, dia cuma menanyakan, ponsel ku....??
suster yang berdiri sebelah dokter, bergegas mengambil barang barang pasien yang ditemui saat penanganan pertama pasien, dan kurang lebih beberapa menit suster telah kembali.
Ini barang barang yang kami temui pada saat Tibah dirumah sakit berupa dompet dan handphone, dan kami juga sudah menghubungi pihak keluarga anda tuan, kemungkinan mereka dalam perjalan kemari, ucap suster sambil tersenyum.
terimakasih, kalian semua telah menolong saya,ucap Adzanly.
tidak perlu berterimakasih tuan, ini memang sudah tugas kami. sebenarnya perempuan itu yang menyelamatkan Anda, karena dia membawa anda kesini tepat waktu, sehingga anda bisa dapat penangan tepat waktu.
Diman dia...???
nona itu sudah pergi tuan, dia seperti nya buru buru.
apakan dia meninggal pesan, atau menyebut nama nya??
tidak ada tuan, nona itu cuma mengatakan untuk memberikan pelayanan terbaik terhadap anda dan untuk menghubungi keluarga anda, stelah itu langsung pergi.
maaf tuan saya permisi dulu untuk memeriksa pasien yang lain, jika anda membutuhkan sesuatu minta tolonglah pada suster yang akan menjaga anda disini, atau Anada bisa menekan tombol disebelah kanan anda.
baiklah...."ucap Adzanly
setelah itu dokter keluar dari ruangan.
------- ----------- -------
sementara itu di kota P, acara peresmian Hotel yang di adakan tuan Malik sudah selesai, para tamu undangan sudah membubarkan diri dari hotel tersebut, para media pun sudah bubar dari tadi, sahabat Tuan Malik pun sudah pamit untuk kembali ke kota kediaman mereka masing masing, sekarang tuan Malik dan istri masih berdiri di lobi sudah bersiap siap untuk ke bandara, untuk pulang ke kota A soreh ini juga, karena mereka selalu melakukan perjalan bisnis mereka pulang pergi tanpa menginap di kota tersebut jika tidak ada masalah mendesak atau perjalanan bisnis yang menempuh perjalanan belasan jam seperti keluar negeri.
tepat saat tuan Malik dan nyoya syerah ingin keluar, mereka melihat tuan Ibra sedang mengangkat telpon seseorang dengan suara khawatir dan emosi, tuan Malik menghampiri tuan Ibra.
__ADS_1
apa ada masalah yang terjadi,,,,??tanya Malik
ya...saya harus terbang ke kota M skrng, adzan sekarang ada di rumah sakit di kota M.
apa yang terjadi?????
kejidan nya belum jelas, adzan tertembak, pelakunya lagi diselidiki orang orang ku.
apa kamu kisini mengunakan pesawat mu??
iya, tapi sekarang Air A sedang mangantar Bilqis ke Singapure, kemungkinan akan Tibah disini sekitar 2 jam lagi, dan tiket penerbangan jam sekarang untuk penerbangan ke kota M sekarang masih satu jam lagi ucap tuan Ibra sambil meremas tengkuknya.
bagai mana kalau kamu kesana bersama kami, memang rencana nya kami ingin langsung pulang ke kota A, tapi jika kondisi darurat seperti ini tidak masalah kami mengantarmu ke kota M terlebih dahulu, sekalian aku akan mengunjugi saudaraku yang disana.
apa itu tidak merepotkan kalian??? tanya Ibra
Heeeey....ayolah...tidak usah sungkan sahut nyonya sheyra, mengetahui kondisi putramu itu lebih penting, suruh nyoya Bilqis langsung terbang kekota M, dia pasti sangat menkhwatirkan putranya.
baiklah,mari kita berangkat sekarang ucap tuan Malik tanpa menunggu jawaban dari tuan Ibra.
satu jam setenga mereka Tibah di kota M, dan sekarang mereka sudah berada di ruang rawat inap yang di tempat Adzan dan kebetulan juga dokter sedang melakukan pemeriksaan terhadap adzan.
Ayah..ucap adzan....
bagaimana keadaanmu nak, ucap tuan Ibra lirih, apakah ada yang sakit.
Bagaiman dok kondisi anak saya, apa begitu parah????
tuang adzan dalam kondisi stabil, anak tuan hanya perlu beristirahat sampai luka nya benar benar mengering dan sembuh, ucap dokter paruh baya itu.
terimakasih dok,
sama sama tuan, kalau begitu saya permisi dulu, ucap dokter dan berlalu keluar ruangan.
__ADS_1
kenapa bunda tidak ikut,,,,
bunda mu lagi ke Singapore, kemungkinan 3 jam lagi baru sampai disini. sekarang kamu istirahat ya..nak ucap tuan Ibra lembut tehadap anak nya sambil mengelus rambut Adzan.
setelah itu Ibra menoleh kebelakang, tuan Malik, nyoya silakan duduk dulu.
mereka bertiga duduk di sopa yang ada di ruangan itu, mereka berbicara mengenai apa yang sebenarnya terjadi pada Adzan, tuan Ibra juga belum bisa menanyakan langsung kepada putranya dalam kondisi seperti ini, mereka juga membahas sedikit masalah kerjasama mereka yang rencana akan melakukan pertemuan dua hari ke depan sepertinya akan di tunda, karena tuan Ibra sangat mengutamakan keluarga diatasa segala kesibukan aktivitas nya, begitupun tuan Malik yang memiliki prinsip yang sama , jadi dia bisa memahami itu.
disaat pembicaraan mereka,pintu ruangan terbuka, assitant tuan Ibra masuk dan menyampaikan informasi mengenai peristiwa yang terjadi pada Tuan muda Adzan, bahwa pelakunya adalah anak buah dari pesaing bisnisnya.
kurang ajar kau Safira......geram Ibra, kau berani menyentuh putra ku😠😠ðŸ˜
Tuan...dia mengunakan tangan ibu ibu itu sehingga mereka mampuh melumpuhkan tuan muda.
apakah perempuan itu terlibat....??
iya tuan, dia juga anak buah safir yang ditugaskan untuk membuat tuan muda kasihan & mengantar sampai kerumah di ujung hutan, sampai disana tuan muda disuguhkan minum, karena tuan mudah tida tegah menolak ibu itu, sehingga dia meminum nya tapa curiga sedikitpun kalau minuman itu sudah d beri obat tidur, untung obat yang di minum tidak sepenuhnya, sehingga tuan muda masih bisa keluar dari kepungan anak buah safir, namu ada satu jejak lagi kami tidak bisa temui, orang yang menolong tuan muda, kami kehilangan jejak itu, & menurut keterangan dokter kemungkinan yang menolong tuan muda seorang nona yang mengantar tuan muda kerumah sakit. cctv saat tuan muda sampai diantar ke rumah sakit pun sudah diretas, dan team kita tidak mampuh memulihkan nya, dan satu lagi tuan, saat saya mengurus administrasi tuan muda tadi, semua sudah dibayar oleh nona itu, jelas assitant tuan Ibra. seketika tuan Ibra baru menyadari fasilitas ruangan yang ditempati Adzan merupakan kelas VVIP, biasanya setiap pasien yang dirawat sebelum kedatangan keluarga, pasien pasti diletakkan di ruangan rawat biasa sebelum ada permintaan pemindahan dari pihak keluarga.
terus cari informasi tentang penolong Adzan, siapa nona luarbiasa itu dan beri pelajaran pada safir.
baik tuan, akan saya laksanakan sesuai perintah.kalau begitu saya permisi dulu.
heeeemm.jawab tuan Ibra.
Wah..wah..aku tidak percaya kalau safir seorang rubah selain sifat tengiknya, dia tidak berubah masih seperti dulu, ucap tuan Malik.
Tuan sepertinya sangat mengenalnya???kata Ibra.
berhentilah memanggilku Tuan, ayooohlah ini bukan pertemuan bisnis.
baiklah, Malik..
kau sepertinya sangat mengenal safir...
__ADS_1
tentu saja, jawab sheyra. aku akan melempar wajahnya dengan sambal terasi kalau bertemu,,,,awasss saja geram sheyra.
ha...ha...ha..ha....