Gadis Di Ujung Jalan

Gadis Di Ujung Jalan
Aku tidak bisa, & ini menyakitkan bagiku.


__ADS_3

Pastikan tidak ada lagi bibit penganggu yang tersisa, Jagan gegabah dalam bertindak...!!!!


Baik tuan..... ucap seseorang dari sambungan telpn.


setelah itu sambungan telpon pun terputus, Zayn menghembus nafasnya dengan kasar, dia harus kerja keras dan harus lebih waspada, semoga Queen secepatnya bisa masuk kerja, biar masalah ini cepat teratasi, aku takut Dello dan orang orang nya lebih dulu bertindak.


****************


sementara itu dilain tempat Tuan Dello Alathas sedang berdiri menatap jauh dari jendela kaca ruangan nya pada Dello Company, dia menyeringai licik, kau akan habis gadis bau kencur, kau kira kau sudah menang, gumam nya. kemudian dia mengeluarkan handphone dari saku nya dan menghubungi seseorang, yang tak lain tangan kanannya Charles, Cari Pengacara yang handal untuk membebaskan mereka serta tarik orang orang kita yang ada di seluruh MSA Corps Abraham, persiapkan orang kita yang benar benar bisa bermain cantik untuk masuk saat ada rekruitmen karyawan baru disana nanti, jika kita tidak bisa mendapat keuntungan seperti biasa, setidak nya kita bisa membuat mereka hancur. ucap Tuan Dello kepada Charles.


Semuanya sudah saya siapkan Tuan, saya cuma perlu instruksi dan perintah dari Tuan, jawab Charles, datar.


ha-ha-ha kau memang bisa diandalkan Charles, lakukanlah & harus lebih waspada, setelah itu datanglah keruangan ku.


Baik Tuan..., saya akan segera ke perusahaan secepatnya.


Heeem, jawab Tuan Dello.

__ADS_1


setelah itu sambungan telpon pun terputus.


sedangkan Charles setelah mendapat perintah dari Tuannya.


sambil geram dengan gigi yang gemeratak, dasar bodoh, mengatasi satu orang saja tidak bisa, apa otak mereka tidak bisa bekerja, bertahun tahun diberi kedudukan tinggi tapi otak mereka tak berguna sama sekali umpat Charles terhadap orang-orang mereka yang tertangkap. stelah itu dia langsung menghubungi pengacara mereka.


Hallo.....Tuan...apa ada yang bisa saya kerjakan, jawab pengacara Jihan dari seberang telphon.


Urus manusia manusia bo**h itu, pastikan mereka tidak menambah masalah.


baik tuan, akan saya lakukan seaman mungkin. nanti akan saya kabarkan hasilnya.


setelah sekitar 15 menit akhirnya Charles sampai di Perusahaan dan langsung menuju lantai 33 dimana ruangan nya dan ruangan CEO berada.


Tok...tok..tok..


Carles mengetuk pintu.

__ADS_1


masuk,,,,jawab tuan Dello dari dalam ruangan. setelah itu pun Charles masuk, dan melihat pemandangan dimana Ayu sekretarisnya Tuan Dello sedang berada di pangkuannya dengan baju yang acak-acakan, stelah itu tuan Dello mengibaskan tangannya, pertanda dia menyuruh sekretarisnya keluar. setelah ayu keluar, merekapun memulai pembicaraan.


Bagaiman, apa sudah ada kabar dari jihan.tanya tuan Dello


Belum tuan, sepertinya kali ini dia akan kesulitan, selain pihak MSA Corps memiliki barang bukti, dan yang kita urus bukan cuma satu orang, saya pikir kita harus membuat CEO MSA Corps beserta Assitant nya teralihkan dengan kasus ini.


Kau benar Charles, kira harus melakukan sesuatu, dan kau harus bisa menemui orang orang tol*l itu, pastikan Jagan sampai mereka berbicara yang bikin tambah rumit, jika tau mereka sebodoh ini Sudak aku tembak m*t* mereka. apa kau sudah punya rencana???


Rencana kita kali ini agak sedikit bertentangan dengan prinsip tuan, tapi saya pastikan ini cuma sebuah tindakan untuk mengalihkan pemikiran mereka.


Tuan Dello mengerutkan kening, sambil menaikan alisnya, pertanda dia meminta penjelasan.


Target kita kali ini Istri Zayn, dia sedang hamil tua, tinggal menunggu waktu lahiran, kita buat dia sedikit pendarahan, ini tidak akan berbahaya buat ibu dan bayinya, karena dia sudah cukup bulan untuk melahirkan.


Shiiit,,,kenapa wanita hamil, wajah tuan Dello langsung memerah mendengar ide dari assustannya.


saya tau ini berat untuk tuan, tapi saya pastikan tidak akan terjadi apa-apa, ini cuma gertak sekali dayung dua tiga pulau terlampaui.jelas Charles

__ADS_1


tapi kau tau Charles, aku tidak bisa, ini menyakitkan bagiku, kau tau bagaimana aku terlahir tanpa seorang ibu, lirih tuan Dello sambil meneteskan air mata.


__ADS_2