Gadis Di Ujung Jalan

Gadis Di Ujung Jalan
Abah dan umi


__ADS_3

setelah melaksanakan ibadah, aku menuju restauran yang berada tidak jauh dari masjid untuk makan siang, disertauran queen memesan beberapa menu, dan tidak beberapa lama pesanannya sudah sampai, dan dia langsung menikmati makan siangnya, setelah selesai makan queen langsung melanjuti perjalanannya dengan mengendara mobil dengan laju yang cepat, seharusnya dia sudah sampai di pesantren pukul sebelas tadi , namun berhubung ada kendala dijalan dia akhirnya terlambat tiba disana.


menurut perkiraan dia akan tiba di sana sekitar satu jam lagi, berarti sekitar pukul 15.00 wib, tapi dia sudah mengabari mom dan Dady nya bahwa dia akan telat tiba di pasatren agar mereka tidak kwatir.


sekarang queen sudah berada tepat di depan gerbang masuk pintu pesantren Al Ikhlas yang terletak di kota P, queen keluar dari mobil untuk menghampiri sapam yang menjaga di sana.


Assalamualaikum,,,, pak..


walaikilumsalam...iya neng, ada yang bisa saya bantu,,,??


iya..pak, maaf sebelumnya merepotkan🙏 saya Azzakia Malik dari kota A, saya ingin mengunjungi Abah sama umi, tolong disampaikan pak, ucap queen dengan lembut.


neng silakan duduk dulu, biar saya kasih informasih dulu sama Abah, takutnya saya salah karena saya baru kerja di sini neng.


iya...pak tidak apa apa, saya akan menunggu


setelah itu pak satpam terlihat menghubungi seseorang menggunakan telepon yang disediakan di Pos.


assalamualaikum,,, Abah,


walaikilumsalam warahmatullahi wabarokatu,jawab Abah dari seberang telpon.

__ADS_1


ada apa pak Ujang,,,,,?? ini Abah ada tamu yang mau mengunjungi Abah sama umi,


katanya namanya Azzakia Malik dari kota A.


masyaallah, syukur Alhamdulillah.


pak Ujang tolong di antar putri Abah sampai kesini.


iya,,, baik Abah, akan segera saya laksanakan. assalamualaikum,,,,ucap pak Ujang, di jawab Abah walaikilumsalam warahmatullahi wabarokatu. Abah geleng geleng kepalah mendengar pak Ujang terdengar buru buru.


Negng maaf lama nunggu nya,,


tidak apa apa pak, bagai mana apa Abah sama umi ada???


iya pak, tunggu sebentar.


setelah itu queen memasuki mobilnya dan memarkirkannya di paskiran mobil yang sudah disediakan, kemudian queen keluar dari mobil dan membawa koper nya bersama pak Ujang menuju kediaman Abah.


sekarang queen berdiri tepat di depan pintu rumah Abah.


Tok,,,tok,,,tok,,,

__ADS_1


assalamualaikum, ucap queen dan pak Ujang bersamaan, tak lama ada sautan salam dari dalam rumah sambil membuka pintu, walaikilumsalam warahmatullahi wabarokatu, setelah pintu dibuka tampak umi tersenyum haru melihat queen , putri nya yang telah lama tak iya jumapai, disebelahnya Abah berdiri dengan gagah serta tatapan yang mendamaikan,.


Ndook, satu kata yang keluar dari mulut umi, dengan beruraian air mata langsung memelukku penuh haruh, kamu apa kabar nak , umi sangat merindukanmu sambil mengecup seluruh wajah ku. KIA juga rindu umi sama Abah, setelah itu umi melepaskan pelukanku, dan giliran Abah yang aku Salami serta aku peluk dengan haruh, mungkin orang berpikir aku tidak pantas memeluk Abah karena bukan muhrimnya, tapi aku tidak bisa menerima itu, bagiku mereka orangtua ku, ya...mereka adakah orang tua angkat ku, dan umi adalah ibu susu ku waktu masih bayi,


flashback on


Waktu momy melahirkan aku kondisi momy lemah dan asih nya belum keluar, sedangkan aku menurut dokter tidak bisa minum susu formula, karena saat di kasih susu formula suhu tubuhku panas tinggi dan kulit memerah, setelah diperiksa dokter ternyata aku alergi susu formula, sedangkan aku sangat membutuhkan asi karena kondisi ku melemah efek dari alergi. waktu itu Dady dan momy tak henti menangisi aku sambil mengintip aku yang berada diruang perawatan intensif, dan waktu itu pula sepasang suami istri baru keluar dari ruang rawat ibu yang habis melahirkan, tapi mereka keluar tanpa membawa bayi, dan melewati ruangn bayi sambil memperhatikan bayi bayi yang ada di ruangan itu dengan bergelinagan air mata, mereka berdiri tepat di sebelah mom sama Dady yang sedang mengucapkan permohonan terhadap Tuhan agar memberi keajaiban atas kesembuhan ku dengan ucapan lirih, yang masih bisa didengar oleh pasangan disebelah mereka.


apakah itu bayi kalian, tanya lelaki itu kepada Dady, iya,,, itu anak kami, dia dalam keadaan kurang baik, anak kami terkena alergi susu formula, dan tubuh nya juga tidak mau menerima asi yang di stok di rumah sakit, sedangkan asi istri saya belum ada jawab Dady. istri lelaki itu mendekat dan berkata " biarkan aku mencoba menyusui anak kalian, setidaknya aku bisa menyusui bayi walau itu buka dara daging kami" Dady dan momy begitu antusias memangil dokter, dan meminta izin memberi asih kepada baby nya, dan dokter mendengarnya begitu senang, setelah itu momy dan wanita itu di izinkan menemui baby nya, dengan mata berbinar wanita itu menggendongku kemudian mgeucapkan kata bismillah sebelum menyusui baby itu, bayi itu menyusu dengan mata berbinar seperti benar benar sudah kelaparan, para suster,dokter momy begitu haru melihatnya, sejak saat itu hubungan momy, Dady dan sepasang suami istri itu terjalin baik, bahkan mereka ikut merawat dan menugguiku selama di rumah sakit, setelah dokter menyatakan aku boleh dibawa pulang dan dinyatakan sembuh, momy dan Dady meminta mereka untuk tetap tinggal di rumah kami beberapa hari, dan syukur atas asupan makanan dan obat dari dokter asi momy sudah bias keluar dan sudah bisa menyusui aku.


kalian tau sepasang suami istri itu adalah Umi dan Abah, yang pada saat itu habis melahirkan anak pertama mereka, namu Tuhan berkehendak lain, dia mengambil nya sebelum melihat dunia, y...bayi umi dan Abah meniggal didalam kandungan kerena umi sempat jatuh dari tangga.mereka melahirkan bayi laki laki tapi Tuhan lebih menyayanginya.sejak saat itu ummi dan Abah Sering mengunjungiku, bahkan setelah aku berumur tiga bulan momy dan Dady datang ke pesantren, disana dia adakan syukuran serta diungkapkan mereka niat umi dan Abah mengangkatku menjadi putri mereka, bahkan ketika aku kelas 3 SD umi dan Abah meminta kepada momy dan Dady untuk memindahkan ku kepesanteren, dan itu di izinkan momy sama Dady, pada saat aku kelas 4 SD umi melahirkan bayi kembar laki laki dan perempuan,bernama Aisya dan Adam, aku begitu senang memiliki adik, mereka tidak sedikitpun mengurangi kasih sayangnya terhadapku walaupun mereka sudah memiliki anak sendiri, mereka begitu tekun menanamkan ilmu agama dalam diriku, selama aku di pesantren, momy dan Dedy juga setiap hari Sabtu dan Minggu selalu bermalam di pesantren, mereka tidak mau kehilangan menyaksikan tubuh kembang ku.


flashback off.


ayo nak masuk, Jagan berdiri di luar terus,


maaf Abah, saya undur diri dulu untuk melanjutkan pekerjaan saya, kata pak Ujang menyela ucapan umi


ooh iya pak Ujang, terimakasih ya...sudah mengantar anak kami.


sama sama Abah ,setelah itu pak Ujang berlalu pergi setelah mengucapkan salam.

__ADS_1


,...,.............


sedangakan di kelinik, seorang laki laki yang masih terlihat tampan meskipun wajahnya dipenuhi luka, mulai mengerjapkan mata nya, pertanda kesadarannya mulai pulih, haus..haus.. ucapnya dengan lirih, paras suster yang berjaga segera mendekat dan mengambil air putih untuk diberikan ke pasien',


__ADS_2