
Setelah menempuh perjalanan di udara lebih dari 18 jam, akhirnya Kandy Samapi juga. dan sekarang dia sudah sampai di hotel yang sudah disediakan untuknya selama dua hari disini, dia merebahkan tubuhnya di tempat tidur Qing size-nya, sekarang waktu sudah menunjukan Jam 03 dini hari, itu berarti dia punya waktu istirahat sedikit sebelum menjelang subuh, tidak menunggu waktu lama dia sudah terlelap.
Sementara di negara A tepatnya di kediaman Malik Abraham sudah begitu ramai dengan canda tawa mereka, karena hari mereka akan pergi ke villa keluarga Abraham yang berjarak sekita 7 jam dari kediamannya, mereka memang tidak mengunakan pesawat pribadi nya sendiri sendiri, karena mereka ingin melewati kebersamaan yang cukup panjang, jadi sesuai kesepakatan karena Malik yang menjadi tuan rumah, maka MSA Air yang di gunakan. sekarang di ruang keluarga sudah ada ,Dereen,Maria, Zoya, Marisa, Edward, Romi dengan anak anak mereka, Safir, Aisya, Umi Syifa dan Abah Syahril sudah ada di sana, dan tak lupa Pedros dan Dr.Anggara putranya, mereka semua tinggal menunggu kedatangan keluarga Ibra, jika ditanya kemana Queen, maka penjelasan nya Queen masih di kantor masih ada meeting, sekalian dia menyerahkan tugasnya kepada sekretarisnya, karena Zayn sekarang masih dirumah sakit menjaga pretty habis melahirkan dua hari yang lalu, Alhamdulillah baby Boy nya beserta Ibu nya sehat dan dokter baru mengizinkan nya pulang Lusa karena proses lahirnya melalui operasi sesar, karena kondisi pretty yang sempat drop jadi tidak bisa melahirkan secara normal.
Sekarang Queen sudah selesai meeting dia pun segera pamit pada sekretaris nya, untuk menghendel pekerjaan selama tiga hari kedepan, serta mengirim file hasil rapat ke email.
Queen melirik jam di tangan nya, dia menghembus nafasnya dengan kasar, dia sudah telat 10 menit, itu berarti dia siap menerima ocehan dari Momy nya.
__ADS_1
bersamaan dia sampai di mansion, di waktu itu juga keluarga Ibra tiba. Queen langsung menyapa serta menyalami Tuan Ibra dan istrinya dan taklupa Adzan, setelah itu mereka semua sudah berkumpul di ruangan keluarga, sekitar lima menit mereka siap berangkat menuju lapangan yang ada di belakang Mansion dimana MSA Air terparkir. tidak membutuh waktu lama, sekarang pesawat MSA Air sudah lepas landas menuju Pulau Pribadi keluarga Abraham, didalam pesawat mereka bersanda gurau sambil menikmati cemilan, dan tentu kelakuan Mom Sheyra dan Papi Safir yang selalu tidak akur tapi saling sayang yang bikin mereka semua tertawa, sedangkan anak anak mereka yang masih seusia remaja masih SMA sibuk bercerita, begitupun dengan Queen, Adzan dan Anggra mereka tak kalah hebohnya.
******
Sedangkan para orang orang Arjun sedang menjalankan misinya untuk masuk menyelinap ke Pulau keluarga Abraham yang memang dijaga ketat oleh ratusan bodyguard, untuk menyambut kedatangan Tuan nya beserta para sahabatnya, jadi mereka harus memastikan kondisi disekitar terjaga aman.
Tambah pasukan kita, ingat ini tidak boleh gagal, pastikan semuanya tepat sasaran. Malik harus merasakan apa yang yang di rasakan Mayer, Ucap Arjuna ke anak buahnya di seberang telpn, sambil menatap pemandangan dimana Mayer sedang bermain dengan anak anak Panti sambil tertawa. semoga kau bisa bahagia kedepannya, batin Arjuna.
__ADS_1
Bersambung....
********
pasti ada yang bertanya-tanya, apa sangkut paut meninggal nya istri Mayer yaitu Megan dengan Keluarga Malik Abraham.
Ayo...dukung novel Gadis di Ujung Jalan, dengan like,komen dan vote, serta buat favorite.🙏🙏🙏🙏
__ADS_1