
DUuuuuuuaar DUuuuuuuaar suara bom mengema.
para anak anak sudah menangis, dalam dekapan ibu nya.
DOOOR.... Doooor
sekarang Dad Malik, dan yang lainnya sedang berada di ruang rahasia, sedangkan diluar sana sedang terjadi pertarungan sengit.
shhhiiiiit kita diserang,.....rahang Malik mengeras.
siapa mereka,,,?tanya ayah Safir.
entahlah....jawab Dad Malik.
sedangkan anak anak sudah pada ketakutan,
Sayang dengarkan Momy, kalian anak orang orang hebat dan tangguh, jika kalian ingin sukses dengar kata Momy, Kalian tidak boleh cengeng, kalian tidak boleh takut, sekarang hapus air mata kalian dan berhentilah merengek, apa kalian mengerti, ucap Mom Zoya memberi penjelasan kepada anak anak, dan langsung di jawab dengan anggukan oleh mereka semua.
Bagus....ini baru anak Momy ucap Zoya tersenyum. dan ingat apapun yang terjadi nanti kalian harus saling menjaga.
Kita tidak bisa menunda waktu lagi, Kak...kak Sharif dan Pedros tetap harus disini menjaga kak Syifa dan yang lainya, anak anak insyaallah akan aman disini, ini ruang rahasia yang memiliki pintu keluar di balik bukit sana, kalau terjadi sesuatu keluarlah lewat sana. aku, Romy, Dereen, Edward, Safir, akan keluar ucap Dad Malik.
Aku ikut Dad,,, tambah Queen, aku juga uncel ujar Angga.
__ADS_1
aku juga ikut ucap Adzan dan ayah Ibra serentak.
Kalian harus hati hati, ucap Mom Sheyra, ingat...!!!aku tidak mau kalian terjadi apa apa..!!
kami keluar sekarang, ucap Malik
Hati hati lah...Ucap Abah mengingatkan mereka semua.
setelah itu Malik dan yang lain langsung keluar dengan senjata yang sudah siap menyerang lawan.
saat mereka naik ke lantai dasar sudah ada beberapa lawan yang sudah berhasil masuk, dan sudah ada beberapa yang tertembak.
DOOOR.... Dooor.doooor
aaaaakh... aaaakhhh, diluar villa banyak orang yang sudah terkapar,.
sekarang rombongan Malik sudah berpencar, Malik searah dengan Ibra,,,,sedang berjalan dengan hati hati, karena disekitar banyak musuh, menurut perkiraan pasukan musuh lebih dari 2000 orang, sedangkan orang orang nya berkisar 700 lebih, dia sama sekali tidak mengira ada yang menyerangnya, karena dia sendiri merasa tidak memiliki musuh yang berbahaya,
lihat....kepung mereka, ujar orang orang itu, yang melihat kedatangan Malik, orang yang mereka target. Doooor,,, Doooor tembakan mereka mengarahkan ke Malik dan Ibra, mereka dengan cepat menghindar nya, dan merekapun melakukan serangan balik, Doooor Doooor Doooor,,,, aaaakkh... aaaakkh
Buuuuunuh mereka, Jagan biarkan mereka lolos, Doooor Doooor
begitupun dengan Romy, Edwar, Dereen, Adzan juga Queen mereka sedang bertarung mengunakan senjata api tangan kiri dan kanan... Doooor Doooor... karena musuh yang begitu banyak...mereka Samapai kewalahan
__ADS_1
DUuuuuuuaar DUuuuuuuaar DUuuuuuuaar
Aaaakhhh tiarap ucap orang orang Malik, banyak orang-orang Malik kehilangan nyawanya, begitupun dengan pasukan musuh,
Doooor Doooor duaaaar DUuuuuuuaar,,,,awas,,,,teriak Queen yang mana dia melihat tembakan Mariam disasarkan kepada mereka... DUuuuuuuaar,,,, aaaakhhh......
Boooom.... DUuuuuuuaar...
Uncel tidak apa apa, Queen mendekat ke arah Safir, uncel baik baik saja.
Uncle apa yang harus kita lakukan, mereka sepertinya memang berniat untuk menghabisi kita, lihat lah orang orang kita, ucap Queen liri melihat kearah orang nya yang sudah tak bernyawa.
Kita tidak bisa melakukan apa-apa, selain menghadap mereka, kita harus hati hati...ucap ayah safir sambil menggenggam tangan Queen.
kita harus mencapai faviliun itu,karena disana kita bisa memberi perlawanan yang lebih dekat, kita harus bisa menguasai Mariam itu jelas ayah Safir, kalian berdua kesana, dan kami akan mengamankan kalian dibelakang ucap Romy dan disetujui oleh Dereen juga Edward.
kemudian Safir dan Queen berlari sambil tiarap untuk menghindari serangan, serta dia juga tetap melepaskan tembakannya.
Doooor... Doooor... Doooor Doooor Doooor Doooor Doooor aaaakkh, Queen kamu tidak apa apa, dilihat safir ternyata bahu Queen terkena tembakan, ayooo hati..hatiii..safir menuntun Queen ketempat yang aman. dara mengalir di baju nya yang warnah putih begitu kelihatan, dan tanpa dia tahu ternyata Adzan mengikuti nya, Queen....ucap Adzan dengan khawatir dia langsung memeriksa bahu belakang Queen.
Maaf....aku terlalu khawatir, dijawab anggukan oleh Queen.
dan tiba tiba... DUuuuuuuaar aaaakhhh
__ADS_1