
Sudah satu Minggu Kandys dirawat di RS Permana, dirawat secara intensif dan ditangan langsung oleh dokter ahli terbaik di dunia dan dr. Anggara yang memang kemampuanya tidak diragukan lagi, namun sepertinya dia begitu nyaman dengan tidur nya, tidakkah dia tau Papi sama mami nya begitu terpuruk, tak henti hentinya berdoa, berharap dia cepat terbangun membuka mata. menurut dokter, kondisi yang dialami Kandys merupakan hal yang wajar, karena tembakan yang mengenakannya selain beracun juga hampir tembus mengenai jantung, oleh sebab itu menurut kasus yang perna terjadi pada pasien seperti Kandys akan sadar mencapai waktu sepuluh hari setelah melakukan operasi dan organ tubuh mulai stabil serta berfungsih dengan baik.
papi Safir dan mami Aisya tidak sedikitpun meninggalkan putri semata wayang nya yang sedang terbaring tak berdaya, pasangan suami istri itu sampai tak memperdulikan kondisi mereka, beruntung parah sahabat sahabat nya begitu perhatian dan peduli terhadapnya. bahkan urusan perusahaan sama sekali tidak dipedulikannya,, semua dia serahkan kepada sang asisten, atau jika mendesak maka terpaksa tuan Abraham serta nyonya Sheirah yang turun tangan, yang kondisinya memang sudah membaik.
******
hari ini Umi dan Abah pamit untuk pulang ke pesantren, setelah terlebih dahulu pamit sama Safir dan Aisyah.
Kak, kasih kabar kalau sudah sampai, maaf aku sama mas Abraham tida bisa antar " ucap mom Sheirah ke Umi sama Abah.
iya tidak apa apa, kalian jaga kondisi, jaga kesehatan, serta lebih hati hati, terutama Jagan meninggalkan Allah, sesungguhnya hanya padanya tempat kita memohon perlindungan. ucap Abah. jika ada waktu ajak yang lainya ke pesantren, tambah umi.
Iya kak, insyaallah jika kondisi sudah membaik kami secepatnya akan kesana, jawab Dady Abraham sambil memeluk Abah Syarif. sedangkan Queen sendiri sedari tadi tak henti hentinya memeluk Umi, dan hal itu tidak lepas dari pandangan Adzan. setelah Abah dan Umi berangkat yang lain juga bersiap pergi ke kegiatan nya masing-masing.
✓sedangkan ditempat lain, seorang bayi kecil yang sedang sangat aktif melompat lompat diatasi tiduran Sambil berceloteh....Yah..yah...ucapnya, sedangkan yang di panggil tertegun mendengar celotehan putri kecilnya, karena selama ini dia mengajar anak nya memangilnya dengan sebutan Dady dan Mommy untuk mendiang istrinya, tapi tiba-tiba sang anak memangilnya ayah.
Wah... Princess nya Dady maunya memanggil ayah, tapi itu tidak masalah, panggilan ayah sepertinya lebih manis, ucap nya. jadi mulai sekarang panggil ayah ya...
__ADS_1
Yah...yah...yah....eheheche jawab baby Megan antusias, dan itu mengundang tawa untuk sang ayah
ha-ha-ha anak ayah pintar sekali,
tentu saja interaksi antara ayah dan anak itu tidak lepas dari pandangan sang asisten, yang begitu bersyukur bisa melihat atasannya sudah kembali ceria,
syukurlah kehadiran baby Megan sangat memberi kekuatan yang luar biasa, ucapnya lirih. setelah itu dia mengetuk pintu kamar itu walaupun pada dasarnya pintunya tidak tertup.
Tok....tok....tok....
tentu saja itu membuat ayah dan anak yang lagi asyik itu teralihkan.
aku sudah berulangkali mengatakan Jagan panggil aku dengan sebutan seperti itu, aku bukan tuan mu, kau saudara yang aku punya.tegas Mayer, agar Arjun tidak memanggil nya seperti itu lah.
heeem.....baiklah,,,jawab Arjun pasrah
ayo...sayang saatnya kita makan siang, kasian uncle Arjuna sudah menyiapkan makanan lezat mu, ucap Mayer membujuk putrinya
__ADS_1
sekarang baby Mega. sudah bisa makan bubur selain minum susu formula, perkembangan tubuh nya sangat cepat.
***tepat pukul 01.00 dinihari, Safir terbangun, dia merasa ada pergerakan dari sang putri, ditatapnya ternyata Kandys sudah membuka mata,
sayang...kamu sudah sadar, langsung memeluk putrinya dengan antusias dan suara percakapan itu membangun mami Aisya yang lagi tertidur.
Pi..Kandys sudah sadar, cepat hubungi dokter,,,,!!!ucap mami Aisya dengan antusias
Iya..Mi..jawab Papi Safir sambil langsung menekan tombol yang ada didekat tempat tidur Kandys.
selang beberapa menit dr.Anggara dan team nya sudah tiba dan langsung mengecek kondisi Kandys. setelah melakukan serangkaian pemeriksaan, akhirnya dr. Anggara bernafas lega. Alhamdulillah Uncle, kondisi Kandys baik baik saja, kita akan memantau lagi 12 jam kedepan, jika kondisi Kandys tidak drop, dan kondisi jantung nya sudah berfungsi dengan baik, kita tinggal menunggu pemulihan luka nya saja. jelas Dr.anggara pada Tuan Safir dan Mami Aisya.Tentu mendengar kabar tersebut, membuat mereka sangat bahagia, princess mereka bisa selamat dari maut nya.
"terimakasih dokter, ini kabar yang sangat bahagia, terimakasih atas kerja keras kalian, ucap Tuan Safir sambil memeluk dr. Anggara ' terimakasih telah membuat Kandys tetap berada disisi kami" kedepannya jangan sungkan jika ada butuh bantuan ku, walaupun aku tau Pedros bisa mengabulkan segalanya untukmu.
ha-ha-ha....tentu saja Uncle, suatu hari aku akan menagih tawaran mu itu. walaupun ini sudah menjadi tugas ku sebagai seorang dokter, tapi sangat disayangkan jika tawaran dari uncle dilewatkan begitu saja, jawab Anggara sambil bercanda.
tentu saja Nak...jawab Papi Safir sambil menpuk bahu kokoh Anggara.
__ADS_1
tentu saja kabar gembira itu langsung sampai ke para sahabat Papi Safir, yang memang itu kabar yang ditunggu tunggu mereka, bahkan mereka semua bergegas berangkat ke RS.Permana seolah ingin memastikan sendiri.