
Adzan menjentikkan jarinya kekening Kandy cukup keras.
aaauuuuw....sakit
kau itu berfikir terlalu jauh, pertama keinginan mu untuk bebas dari ku tidak akan terwujud, yang kedua aku itu terlalu tampan, jadi tidak bisa dibandingkan dengan Papi mu yang arrogant itu.
sekarang bagun, dan antar aku pulang,,,bunda mu yang diruma selau merengek meminta ku membawa princess nya pulang, ucap adzan sambil menarik tangan kandy.
ok..ok..baiklah....
setelah itu mereka keluar ruangan, dan meninggalkan gedung perusahaan Douglas Corps.
Kandy menyetir mobilnya dengan sedang, sedangkan Adzan duduk disebelahnya dengan santai, sambil berpikir mencari cara untuk mengusulkan kandy, dan beberapa detik kemudian dia tersenyum licik.
*Simpang depan ambil jalur kanan..
*kenapa belok kekanan tanya kandy bingung, itu kan bukan arah ke masion. ucap kandy.
* ini jam nya orang orang pulang kantor, jika kita lewat jalan biasanya, maka kita akan terjebak macet, dan kita bisa sampai ke mansion habis sholat isya. jawab nya dengan menahan tawa, karena pada dasarnya jalan yang dia tunjuk lebih jauh tiga kali lipan dari jalan yang biasa dia tempuh.
*baiklah....ucap kandy tanpa berdebat, langsung mengarahkan mobilnya kearah jalan yang ditunjuk adzan.
__ADS_1
melihat jalan yang dilewati begitu sepi, kandy menambah kecepatant,,,,diatas rata rata, karena dia seorang pembalap, baginya itu sudah biasa, sedangkan adzan sedang menikmati kemenangan nya, dan bersiap siap menunggu bom yang ada di kepala kandy meledak.
namu luar dari dugaannya, didepan mereka sedang terjadi pertarungan hebat, mereka mendengar suara tembakan dan ledakan ledakan bom bertubi tubi.
kandy memperhatikan dari jauh, kemudian dia melirik ke adzan, sambil menaikan alisnya, seolah meminta pendapat.
sepertinya ini lawanya tunggal, dilihat dari jauh nampak jelas sebuah mobil sedang dikepung, adzan jadi playback dengan apa yang terjadi pada nya beberapa waktu yang lalu.
" sepertinya kita harus membantunya, kalau dilihat yang mengepung nya sekelompok mafia, ucap Adzan.
"tapi kondisimu belum begitu pulih, dan aku tidak mau terjadi apa apa sama ayah dan bunda jika terjadi apa apa kepada mu, jawab kandy.
atau kau tetap didalm mobil, aku yang akan maju kesana,,
kita akan maju bersama,
"tetapi,jangan memaksakan diri, tetaplah berada disebelahku,,,kau mengerti, ucap kandy
" iya...bawel.
setelah itu kandy dan adzan menyiapka senjatanya masing-masing, yaitu dua pistol canggih yang dirakit khusus untuk keluarga Douglas, begitupun dengan kandy. mereka sudah siap dengan senjata di tangan kanan dan kiri mereka .kemudian kandy melaju mobilnya lebih mendekat.
__ADS_1
mereka sangat banyak, kata adzan.
sepertinya, ini pertarungan tidak main-main, kemudian kandy mengabil handphone nya, dan menelpon pasukan nya,
*hallo Peter,,,kirim orang kita kesini, tutup identitas kita, Jagan Samapi lawan dapat melacak,
*baik Kandy
setelah itu sambungan telpon terputus.
Kandy langsung mengirim sharelok ke Peter.
" Kandy menghubungi team nya, karena dia mengenali mobile yang lagi dikepung.
"Perempuan itu lagi, ucap Kandy dalam hati,"
kemudian dia melajukan mobilnya lebih dekat lagi, setelah itu Kandy keluar dari mobilnya,, Tampa bicara lagi langsung melepaskan tembakan kearah kelompok mafia itu tanpa henti, sedakan Adzan sedikit shock melihat tindakan Kandy, kemudian diapun keluar mengikuti Kandy dan melepaskan tembakannya.
orang-orang itu terkejut melihat kearahnya,
siap kalian..???
__ADS_1
karena Adzan dan Kandy mengunakan Masker dan kacamata hitam.