
Setelah melewati masa tegang bagi para peserta Balap, akhirnya tiga orang pemenang sudah berdiri di atas podium, dimana disana ada juga Kandy, ada Presiden Negara As, dan Ketua pelaksana acara tersebut yang mana Presiden sebagai,pemasang Pin kemenangan, Kandy Menyerahkan Piala dan Ketua Pelaksana memberi bunga, serta dilanjutkan nyanyi lagu kebangsaan Negara untuk Juara utama. setelah melewati acara sakral tersebut para wartawan serta reporter TV tidak melewatkan waktu untuk mengabadikan momen tersebut. setelah acara selesai Kandy langsung berpamitan untuk kembali ke hotel, dan bersiap untuk langsung kembali ke negara nya.
Sampai di hotel Kandy langsung melaksanakan sholat Ashar, kemudian bersiap menuju bandara yang akan diantar langsung oleh supir yang disediakan untuknya sebagai tamu kehormatan.
setelah memberikan salam perpisahan, Kandy langsung berjalan menuju pesawat pribadinya SS Air, dimana orang orang nya sudah menunggu kedatangan nya. Saat pesawat sudah mengudara Kandy langsung memilih masuk ke ruang istirahatnya, dia ingin mengistirahatkan tubuhnya yang terasa lelah, ditambah lagi dia akan berada di dalam pesawat ini dengan kurun waktu yang cukup lama hampir 20 jam. tidak menunggu waktu lama ia sudah terlelap.
####
Sedangkan di rooftop villa, sedang disibukan dengan daging panggang, Seafood, juga jagung bakar, mereka sangat antusias memilih menu barbeque, mereka senang malam hari begitu cerah, dengan bintang bintang yang bertaburan di langit, acaranya sebernarnya yang rencana akan dilaksanakan di pantai di rubah, karena masih ada anak-anak jadi mereka memilih melaksanan nya di rooftop Villa.
Sedangkan seseorang dibelakang pintu sedang melihat kebahagian mereka, sangat disayangkan kebahagian kalian tersisa sedikit gumamnya. dan disaat itu juga Queen yang ingin berjalan menuju rooftop melihat seorang pelayan seperti sedang mengintai seseorang,
Apa yang kamu lakukan disana, ???tanya Queen,
__ADS_1
Maaf nona muda, saya hanya melihat kebersamaan tuan besar bersama sahabat sahabatnya, saya menjadi teringat suasana dikampung saya saat berkumpul dengan teman-teman, alihbi orang itu yang terlihat gugub, dan disaat itu juga Adzan juga Angga menghampiri Queen, ada apa Queen tanya Angga??tidak apa apa kak, aku cuma lagi bertanya saja sama paman ini, ujar Queen
ya...sudah ayo kita keatas sekarang, ajak Adzan pada Queen dan Angga. lalu merekapun langsung menuju rooftop.
sekarang mereka sudah berkumpul semua di sana, hari sudah menunjuk pukul 24.00 dini hari, itu berarti mereka sedang menikmati hasil panggang mereka, yang diiringi alunan musik, suasana memang sengaja didesain seindah mungkin oleh Adzan yang diam diam mempersiapkan semua yang terkesan romantis, nyonya sheyra dan tuan Malik sendiri awalnya sedikit bingung dengan desainya, tapi dia tidak mempermasalahkan itu, dia bahkan memuji orang-orang nya atas kretifitas mereka, tampa mereka sadari kalau semua ulah Adzan.
Saat menu barbeque sudah terhidang di setiap meja, yang siap disantap suara Adzan membuat pandangan semua orang teralihkan.
Adzan berjalan menghampiri Dad Malik dan Mom Sheyra, dan berlutut didepannya.
Uncle, Mom...aku tau kalian baru mengenalku, kau masih ingat bidadari yang menolongku waktu itu, yang pernah aku katakan saat dirumah sakit waktu itu, Mom Sheyra dan Dad Malik mengangguk pertanda dia mengingatnya.
Uncle dia adalah Azzakia Malik Abraham, putri kalian, dialah bidadari itu. sungguh aku aku begitu mencintainya, aku tidak ingin ada laki laki lain yang memintanya kepada kalian ucap Adzan sambil menunduk, aku memang bukan laki laki yang sempurna, tapi percayalah aku akan berusaha untuk melindunginya, menyayangi nya serta menjadi imam yang baik untuk nya.
__ADS_1
Dad Malik memegang pundak Adzan, Nak Adzan kami sebagai orang tua sangat senang mendengar niat baikmu, tapi kami tidak bisa memutuskan apa apa, semua keputusan ada pada Queen, meminta lah langsung padanya, jika kau ingin mendapatkan jawabannya ujar Dady Malik dengan senyum, dalam hatinya sangat berharap Queen bisa menerima Adzan.
Sedangkan Queen yang dari tadi mendengar penuturan Adzan wajahnya sudah semera tomat, berbeda dengan semua orang yang ada disana menjadi antusias menunggu jawaban dari Queen.
Adzan mengalikan tatapnya kepada Queen, yang kebetulan duduk di sebelah Mom nya,
Aku sudah meminta mu lewat tahajud ku, dan hati ku semakin yakin untuk meminang mu, dan aku juga sudah meminta izin kepada orang tuamu, mereka menyerahkan semuanya kepada mu, aku sangat berharap kau mau memberiku kesempatan, aku percaya doa Ayah dan Bunda yang berharap kau untuk menjadi menantunya itu bisa terkabulkan.
Bismillahirrahmanirrahim
dengan menyebut nama Allah...Aku tidak bisa..
Deg
__ADS_1