
Sriekandy Safir
Azzakia Malik Abraham
Adzanly Ibra
__ADS_1
Dr.Angga Permanah
*Tiba tiba.. Doooor Doooor Duuuuum DUuuuuuuaar
aaaaakh....
" Kita harus kuat, semua ini belum berakhir" ucap Papi Safir"
Queen mengusap air mata nya, sambil berucap lirih...Ya.... Allah lindungi kami semua, berilah bantuan kepada kami. disaat itu juga papi safir dan Adzan langsung memeluk Queen bersamaan.
__ADS_1
sedangkan disisi villa kondisi Dad Malik dan yang lainya dengan kondisi sangat terluka parah, serta sudah dikepung oleh musuh.
kemudian, salah satu pemimpin dari musuh mengintruksikan, lakukan sekarang setelah itu tarik pasukan kita.
"Mereka mengarahkan senjata kepada Malik"sambil berucap " Inilah yang tuan kami rasa saat keturunan Abraham mengambil belahan jiwa tuan kami" saat orang itu ingin melepaskan tembakan, disaat itu pula ada tembakan yang lebih cepat menghantam orang itu, Doooor....aaakhhhh.....jerit orang itu..sedangkan Romy,,, Edward dan Dereen sudah sangat memprihatinkan begitu juga dengan Malik yang kelihatan sudah pasrah langsung melihat arah tembakan itu bersamaan....suara deruh pesawat tidak terlalu tinggi dari tanah berlambang SS Air, nampak seorang gadis cantik melayang di udara melepaskan tembakan dengan membabi buta tanpa takut dengan ratusan tembakan yang diarahkan kepadanya, Dia berteriak.......Dengan begitu menyeramkan...Kepung mereka...........Teriak Kandy !!!!jangan biarkan mereka lolos dari sini, pesawat yang lainya mendarat...dengan bersamaan itu juga keluar seluruh pasukan yang ia bawa, beserta team medis. Kandy tak henti henti nya melepaskan tembakan tanpah memberi kesempatan lawan sedikitpun, tak ada rasa takutku baginya melewati ratusan peluruh yang melintas, dia turun dari udara tepat didepan Dad Malik,,,yang sudah terluka parah,,,, Uncle.... bertahanlah...ucap Kandy sambil memangku kepala Dad Malik, dilirik sekitar,,, , Ayah....lirih kandy...menatap ayah Ibra nampak bersandar di tiang, dia langsu menuntun Dady Malik dan di bantu pasukannya, kemudian dia mendekati ayah Ibra, dipeluknya, diusapnya dara yang mengalir di pelipis itu, kemudian diliriknya beberapa orang yang seumuran dengan Papi nya juga sedang terluka parah, dia yakin itu sahabat papi nya, dia langsung memberi instruksi kepada team medis untuk segerah memberi penanganan secepat mungkin, dengan bergegas merekapun mematuhi perintah nona muda nya, "Cepat beri penahanan terbaik, aku tidak mau terjadi hal buruk kepada mereka, rombongan Dad Malik dan yang lainnya langsung dibawa ke pesawat medis. kemudian Kandy berjalan dengan siaga mendekati villa, ,,ya,,ia ingin mencari yang lainya.
sedangkan dari pasukan musuh, sudah di beri sinyal untuk mengamankan diri, keluar dari pulau, Karena bagi mereka sudah cukup memberi pembalasan untuk keturunan Abraham, namu luar dari perkiraan nya, jika sekarang mereka lah yang terkepung, salah satu cara terakhir mereka harus melepaskan gas beracun, untuk bisa kabur, mereka semua siaga mengunakan Masker menutup pernapasan. tapi sayang Granad beracun yang akan mereka lempar kan dapat dilihat oleh Kandy.... Doooor Doooor Doooor Doooor tembakan itu langsung tepat sasaran, namu sangat disayangkan Granada itu ternyata sudah aktif dan terlempar didalam villa,,,tidakkkkk....Kandy langsung berlari sekencang mungkin....untuk mengambil Granad itu jangan sampai meledak didalam villa, sedangkan pasukan Kandy yang mengerti akan situasi langsung memasang penutup wajah mereka, namun berbeda dengan Kandy yang sudah kalut tanpa memikirkan dirinya dia mengambil granad itu yang sudah mengeluarkan asap beracun nya tanpa pengamanan dia melemparkan Granad itu dengan kekuatan penuh ke dalam laut,,,,,didetik berikutnya..... Duuuuum..... Duuuuum ledakan yang begitu dahsyat dan tentu mengepul kan asap yang begitu luar biasa,,,,tentu itu sudah aman untuk orang disekitar. Kandy membalikan badannya,,,,dengan tanpa ampun dia menembak pasukan musuh yang tersisa yang tidak sempat menyelamatkan diri, karena sebagian dari merek yang melarikan diri lewat jalur laut , menurut deteksinya melalui kapal selam, dia tidak menyangka orang orang itu begitu sudah merencanakan semuanya dengan apik.
setelah dilihatnya pasukan musuh sudah diamankan, kepala team mereka langsung menghubungi pihak berwajib wilaya itu untuk datang ke lokasi kejadian dengan team mereka, karena bagaimanapun Kandy tidak berhak memberikan hukuman secara personal kepada mereka semua, begitupun taklupa untuk membawa team medis, karena harus managani ribuan orang yang terluka termasuk orang orang musuh ataupun orang Malik.
sekitar 30 menit datanglah pasukan tentara beserta team medis untuk tahanan, karena perawatan mereka nanti akan dijaga ketat, berbeda dengan korban yang lainya anlkan dibawa kerumah sakit umum nya. setelah semuanya sudah diamankan di bawa oleh pihak berwajib dan dibawa oleh team medis kerumah sakit.
__ADS_1
Kandy melihat sekitar yang nampak sudah hancur berantakan, dia mencari sosok yang dirindukannya. nampak dari arah belakang faviliun tiga orang berjalan sambil menuntun, dan tentu Kandy langsung mengenalnya, Papi...lirih Kandy, dia senang papinya baik baik saja, kemudian dia memeluk papinya dengan manja, dan disaat itu juga dia melirik Queen yang terlihat terluka parah, mereka kemudian masuk kedalam villa, sedangkan pasukan Kandy berjaga ketat diluar, didalam Villa nampak pelayan sudah sibuk sedikit membersihkan Villa yang berserakan, kemudian Papi safir mengajak merek semua ke ruangan rahasia tempat dimana Mom mereka berada.*