
..._____♤♤♤♤♤_____...
...Happy reading....
.
.
Atmosfir di ruang tersebut terasa panas, dengan kelakuan dua insan yang di mabuk cinta. Mereka tak bisa melepaskan ciuman yang sedari tadi mereka lakukan..
Namun tiba² Dhawan melepaskan perosotan lidahnya, walau dengan berat hati Ia tak mau jika melakukan sesuatu tanpa ada ikatan yang jelas. Ia tak mau merusak orang yang ia cintai, Dhawan selalu teringat dengan perkata'an sang Ayah. Beliau berkata :
'' Nak jangan sesekali kau mempermainkan seorang wanita, Jika sekali saja kamu mempermainkan hati wanita, maka kau sama saja menyakiti hati Ibumu. " begitu yang ia sampaikan sampai hembusan nafas terakhirnya sang Ayah hanya mencintai satu orang wanita, Yaitu sang ibu yang telah berpulang lebih awal..
Dhawan tersenyum dan memandang Alea penuh dengan cinta. '' Pakailah bajumu, aku akan menunggu di bawah hmmm... '' Ucap Dhawan yang langsung pergi dan menutup pintu.
Sedang Alea tersenyum dan langsung memakai bajunya..
.
.
Sedangkan di sisi lain, Shakira tengah memperhatikan sang anak kesayangannya yang sedang bermain dengan keponakan sang suami. Dewi sang keponakan selalu bermain dengan Ivan, Namun Shakira khawatir jika Dewi selalu bermain dengan Ivan membawa Boneka dan berbie, Shakira khawatir anaknya akan berbelok menjadi lemah gemulai..
'' Get rid of your bad thoughts Shakira. '' Gumam Shakira sambil mentoyor kepalanya sendiri..
'' Apa yang sedang kau lakukan sayang.? Tanya sang suami
'' Nothing. Jawabnya dengan singkat
__ADS_1
.
.
.
Di perjalanan, Alea dan Dhawan tengah pergi kesesuatu tempat yang sudah Dhawan siapkan dengan sempurna..
'' Kita mau pergi kemana.? Tanya Alea
'' Kita akan makan sambil mengobrol. '' Jawabnya
15Mnt, Akhirnya mereka sampai di hotel berbintang 5. Dhawan meng'genggam tangan Alea hingga ke lantai atas, Namun sebelumnya Dhawan menutup mata Alea dengan kain merah. Alea tak melawan, karna sejatinya Alea selalu menurut ketika ia sudah nyaman dengan seseorang.
.
Sampailah mereka di lantai atas, Dhawan pun membuka penutup mata Alea hingga Alea bisa melihat meja yang sudah di hias segala rupa. Namun raut muka Alea jangan di tanya, ekspresi nya hanya datar dan terlihat biasa saja. Tidak seperti kebanyakan gadis pada umumnya jika di ajak diner mereka akan bahagia dan menutup mulut mereka dengan tangannya, Namun tidak untuk alea.
Alea menoleh dan tersenyum, '' Tentu saja aku suka. '' jawab Alea dengan memeluk Dhawan.
.
.
Dhawan menarik kursi untuk Alea, '' Please sit down, princess .. ucap Dhawan mempersilahkan Alea untuk duduk.
Para pelayan pun menyajikan makanan di atas meja dengan hati², Setelah itu pergi meninggalkan dua insan yang sedang saling pandang itu..
__ADS_1
Dhawan memotong stick dan menyodorkan untuk Alea makan, dan menyeduhkan air minumnya..
'' Makanlah, kau terlihat semakin kurus saja. jangan selalu bekerja dan menumpuk uang karna uang tidak akan di bawa mati olehmu.
Alea memasukan Stick kedalam mulutnya dengan senyuman, Setelah menelannya Alea berucap. '' Tapi dengan uang kita bisa berkuasa dan membahagiakan orang di sekeliling kita.
'' Itu memang benar, Namun kau juga harus memikirkan kesehatanmu. '' Ucap Dhawan sambil mengelus rambut Alea.
Alea tak menjawab, namun ia menganggukkan kepalanya.
setelah makan selesai, Dhawan menyuapi Alea puding. '' Apa kau ingin aku gendut.?
Dhawan terkekeh dan menaruh puding itu..
'' Will you marry me Aleanie Alexsandria.. ''
Dhawan menyodorkan kotak cincin yang sudah terbuka..
.
.
.
.
..._____♤♤♤♤♤_____...
__ADS_1
...SEE YOU IN THE NEXT CAPTER ZIYENG ...