
Tok..
Tok..
Tok..
Dhawan mengetuk pintu kamar Alea..
'' Alexsa apa kau di dalam.? Dhawan membuka pintu namun Alea tidak ada di dalam.. Ia melihat sekitar ternyata Alea ada di dalam kamar mandi.. Dhawan meletakkan satu gelas susu di nakas ..
'' Ceklek.. Pintu kamar mandi terbuka, Nampak lah sosok wanita ber badan dua namun ia masih terlihat sangat cantik..
'' Dhawan.. Panggil Alea.
Dhawan yang di panggil pun menoleh dan tersenyum, '' Aku membuatkan susu untukmu minumlah.. Dhawan menyodorkan gelas lalu ia mengambil aduk kecil di tangan Alea..
'' Duduklah, Aku akan mengeringkan rambutmu. ''
Dhawan dengan penuh sabar mengeringkan rambut Alea, dan dengan senantiasa Dhawan memceramahi Alea bahwa tidak baik ibu hamil mandi ketika sudah malam dan bla bla bla. Alea hanya diam mendengarkan Ocehan dari mulut Dhawan..
'' Istirahatlah, Besok kita akan pergi ke rumah sakit untuk memeriksa kandungan mu, 2bulan lagi kau akan melahirkan bersiaplah..
__ADS_1
'' Dhawan.. Jika anak ini lahir laki-laki kau akan memberikan nama siapa? tanya Alea..
Dhawan tersenyum dan mengelus perut Alea. '' Apa aku berhak memberikan nama untuknya.?
'' Tentu saja, Kau yang mengurus kami berdua. Kau berhak atasnya..
Dhawan terdiam dan memikirkan nama apa yang bagus...
Jika ia laki laki akan aku beri dia nama.
'' ALEXSANDER GAIDZAN..
Jika ia perempuan akan aku beri nama.
'' MEGAN ALEXSA GAIDZAN..
Aku memberikan nama margaku, Apa kau tidak keberatan.? Ucap Dhawan
Alea tersenyum dan memegang tangan Dhawan.. '' Nama yang bagus aku menyukainya, Terimakasih sudah mau mengurus kami berdua. Aku berhutang banyak kepadamu.. '' Ucap Alea
'' Tidurlah ini sudah larut malam,,' Dhawan menyelimuti Alea... Alea pun mengangguk dan memejamkan matanya..
__ADS_1
02:45.. Alea terbangun dari tidurnya, Ia berganti baju dan mengambil barang yang penting saja. meninggalkan sepucuk surat untuk Dhawan..
'' Maafkan aku harus pergi,, suatu hari nanti kita pasti akan bertemu kembali... Ucap Alea
Alea pun keluar dengan hati hati tanpa ada yang menyadari, Ia seperti bayangan di kegelapan malam.melangkah tanpa menimbulkan suara.. Ia menaiki Mobil yang sudah di persiapkan lalu pergi menuju bandara..
Di tengah malam di rumah sederhana Nampak seseorang tengah berdoa sambil menangis, Ia selalu berdoa setiap malam kepada sang pencipta. untuk memberikan keselamatan kepada sang adik yang entah di mana adanya sekarang..
Dia adalah Seira, Seira sangat terpukul mendapatkan kenyataan bahwa ia harus berpisah kembali dengan sang adik. Hatinya hancur mendengar bahwa Alea sudah mati, Mungkin jika tidak ada Sunny dan Sonia beserta kedua anaknya. Ia akan berakhir di rumah sakit jiwa..
Di dalam lubuk hatinya yang paling terdalam, ia sangat yakin jika sang adik masih hidup..
Begitu pun dengan Shakira, Ia masih belum menyerah untuk menemukan sahabatnya.. Ia mencari ke negara satu ke negara lainnya, berharap jika Alea bisa di temukan..
Shakira mengelus perutnya yang masih rata, '' Lea.. Semoga kita bisa membesarkan anak anak kita bersama, Maafkan aku tidak becus mencari mu..
Sedangkan Alea sudah menaiki pesawat menuju Texsas.. Dimana Wiratmaja sedang menghamburkan uang milik Alea..
Wiratmaja sedang menikmati kehidupan barunya, tak segan ia selalu pindah satu negara ke negara lain nya.. bermain Kasino bersama teman sebayanya..
Ia tidak akan pernah berpikir jika malaikat maut sedang dalam perjalanan.. Hanya tinggal menunggu waktu untuk memisahkan roh dari tubuhnya..
__ADS_1