Gadis Dingin Itu Istriku

Gadis Dingin Itu Istriku
Kekecewaan Anggi


__ADS_3

Anggi berjalan teegesa gesa masuk ke dalam Mansion Wiratmaja,


Bastian....


Anggi meneriaki Bastian dan menaiki tangga menuju kamar di lantai atas, Namun Anggi begitu terkejut saat mendapati sang pujaan hati tengah berduaan dengan seorang wanita yang sedang memakaikan dasi untuk Bastian...


"Apa yang kalian lakukan.!!! Teriak Anggi yang mana membuat Ruby dan Bastian kaget mendengar teriakan di depan pintu..


"Kenapa kau berteriak.?!! tanya Bastian dingin.


"Kau tanya kenapa aku berteriak, tentu saja aku kaget melihat kalian berdua sedang bermesraan, siapa wanita itu.!! Bentak Anggi marah dan tidak terima kehadiran wanita lain di dalam hidup Bastian..


Bastian melihat Ruby dan langsung memeluknya." Dia adalah pacarku, memangnya kenapa jika aku bermesraan dengan pacarku. Apa itu salah.?! tanya Bastian dengan raut muka datar..


"Tentu saja salah, apa kau tidak pernah melihat perjuangan diriku mendapatkan perhatian mu.?!! Aku mencintaimu Bastian. Mengapa kau seperti ini.? ucap Anggi merasa kecewa.


"Tapi aku tidak mencintaimu, apa kau tidak berkaca sedikitpun!! Kau hanyalah pengasuh untuk anakku tidak lebih dari itu. Aku baik kepadamu karna Alea.!! Ucap Bastian dengan tegas, ia muak dengan pengasuh anaknya yang Bastian lihat terlalu centil dan sok kenal sok dekat kepadanya.


Walau ia beberapa kali sudah menolak cintanya tapi wanita yang ada di hadapanya ini begitu tebal muka dan tak menyerah sedikitpun...


Sedangkan Ruby yang tidak tau apapun hanya diam, di pelukan Bastian dengan senang hati dan bahagia bisa di peluk oleh orang yang dia suka..


Hati Anggi sangat sakit, ya tentu saja sakit. Karna sudah di tolak beberapa kali oleh sang pujaan hati..


"Apa kau tau Bas, Nyonya Alea sudah merestui hubunganku dengan mu. Tapi kau mematahkan hatiku.?


"Cukup!!! bentak Bastian


"Apa kau pikir dengan Alea menyetujui dirimu mendekatiku, aku akan jatuh cinta kepadamu..!! Jawabannya adalah TIDAK. pergilah sekarang juga.." bentak Bastian mengusir Anggi..


Anggi yang sudah kecewa langsung pergi berlari dengan langkah berat dengan derai airmata..


Sedangkan Bastian bisa menghela nafasnya karna terbebas dari satu penggangu..


"Tuan, sampai kapan kau akan memelukku.?! Ucap Ruby mendongkakan kepalanya menatap Bastian..


Bastian menoleh ke arah Ruby yang sedang ada di pelukannya..

__ADS_1


Deg..


Ada getaran di dada Bastian melihat mata Ruby yang sedikit mirip dengan mantan istrinya..


"Tuan___


Khem..


Bastian berdehem dan melepaskan pelukannya "Wanita bar bar, kenapa kau betah sekali memelukku.!!


Ruby melotot tak percaya. "Apa. Aku!! hai Tuan kau sendiri yang memelukku dan tadi pun kau meminta diriku memakaikan dasi kepadamu walau aku tak bisa.!! Ruby menggerutu dan mencibikkan bibirnya..


.


Satu jam sebelum kedatangan Anggi.##


.


Seperti biasa, Ruby membangunkan sang majikan setiap pagi. ia sekarang sedang memilihkan baju untuk di pakai Bastian ke kantor..


Setelah ia sudah menemukan baju yang pas, Ruby meletakkan baju di atas kasur dan ingin beranjak pergi namun Bastian berteriak kepadanya untuk berhenti..


Ruby berhenti melangkah tanpa menoleh ke arah Bastian, karna ia tau jika sang majikan tak memakai baju..


''Ada apa tuan.?''


''Aku akan memakai baju terlebih dahulu, kau tunggu di situ jangan bergerak..


''Baiklah..


Bastian mengambil baju yang ada di atas kasur, lalu memakai baju di ruang ganti. setelah selesai memakai baju Bastian melihat Ruby yang masih berdiri di tempatnya tanpa bergerak sedikit pun dan itu membuat Bastian menarik sudut bibirnya..


''Apa dia tidak pegal.'' Guman Bastian


''Aku sudah selesai memakai bajuku, sekarang kau kemari pakaikan dasi untukku.''


Ruby menoleh lalu mendesah, ''Aku tidak tau cara memakaikan dasi Tuan.''

__ADS_1


''Kalau begitu aku ajarkan kemarilah.''


Ruby melangkah pasrah mengahmpiri Bastian yang sedang tersenyum jahil kepadanya..


''Cepatlah kau lelet seperti siput!!


Bastian mengajari Ruby cara memakaikan dasi, sampai beberapa kali dan hasilnya tetap tidak bisa.!!


.


Masa sekarang.##


.


"Sudahlah aku berangakat.." ucap Bastian dengan gugup turun dari kamarnya..


"Tuan tunggu.''


Ruby berlari mengejar Bastian ke bawah...


"Tuannn...


"Ish ada apa lagi.?


"Aku hanya meminta izin, untuk menengok adikku yang berada di rumah sakit apa boleh..?


Bastian diam sejenak. "Baiklah kau akan pergi di temani pak Surya." jawab Bastian yang langsung pergi meninggalkan Ruby.


Sedangkan Ruby tersenyum senang dan melangkah menuju kamarnya untuk bersiap siap..


.


.


...SEE YOU IN THE NEXT CHAPTER ZIYENG....


... LIKE.KOMEN.VOTE...

__ADS_1


...JANGAN LUPA YAA JEMPOLNYA ...


__ADS_2