Gadis Dingin Itu Istriku

Gadis Dingin Itu Istriku
Permainan rumah sakit


__ADS_3

Ketika mereka akan keluar dari rumah sakit, Alea di cegat oleh scurity berbadan kekar. '' Maaf nona, mereka di larang untuk keluar sampai mereka melunasi semuanya. '' ucap sang scurity


Alea memandang sengit dengan tatapan tajam bak serigala sudah siap memangsa, '' Aku yang akan mengurusnya, Minggirlah. '' sentak Alea.


Kedua scurity itu kaget dengan sentakan dingin wanita yang ada di hadapan mereka, namun kedua scurity masih diam di tempat.


'' Ji_jika nona mau melunasinya silahkan membayar terlebih dahulu. '' ucapnya berbicara gugup karna tatapan Alea.


Alea pun menelpon sang supir dan menyuruhnya untuk mengantarkan Ibu dan bapak itu untuk segera menguburkan almarhum anaknya, sementara Alea ia sedang mengantri untuk melunasi.


Dhawan yang kelimpungan mencari Alea akhirnya menemukan sang istri, '' Hei sayang kau disini, Aku mencarimu. '' Ucap Dhawan memeluk Alea.


Alea tersenyum. '' Dhawan bisa kau pulang terlebih dahulu, aku akan menyelesaikan urusan disini. apa tidak keberatan. ? Tanya Alea.


Dhawan mengaguk dan mengelus pucuk kepala Alea. '' temanilah putri kita, dan kabari aku jika kenapa² oke.?


Alea tersenyum dan mengaguk. Dhawan pun pergi dari sana sementara Alea masih mengantri. Ia bisa saja menyuruh orang untuk menangani masalah ini namun entah kenapa ia ingin sekali menangani masalah ini..


.

__ADS_1


Seorang Ibu muda sedang memggendong anaknya dan mengambil segepok uang yang akan membayar administrasi pengobatan sang suami yang sedang sakit..


'' Ini Mas uangnya. '' ucap ibu muda itu sambil tersenyum. Muuaachh,, kau mau bertemu dengan Ayah, kita lihat ayah ok.. ''


'' tanda tangan di sini nyonya, anda sudah bisa mengambil jasad suami mu. '' ucap kepala administrasi dengan acuh, Ibu muda itu sangat shock dengan apa yang ia dengar..


'' Apa kau bilang, Suamiku sudah meninggal.? kenapa kalian tidak mengabariku jika sudah meninggal, bahkan aku dan anakku menunggu nya semalaman disitu. '' ucap nya marah sambil berteriak.


'' Jika kami mengabarimu, kau akan mengambil jasad suamimu tanpa membayar sisanya. '' kata kepala administrasi.


Alea hanya memperhatikan..


Ibu muda itu menggebrak meja, '' Persetan apa yang kalian bicarakan apa kalian tidak bisa mengabariku, bahkan anakku antusiasi ingin bertemu dengan Ayah nya. kalian ingin uang. Ya. ini, ini, ambil semua uangku dan sekarang apa kalian bisa mengembalikan detik² suamiku yang akan meninggal. kalian rumah sakit pemeras hanya mementingkan uang dan uang '' Ibu muda itu pergi dan menemui jasad sang suami dengan perasaan kecewa.


.


Ia melihat kanan kiri dan melihat ambulance sedang menurunkan jenazah, Alea pun keluar dan melihat lebih dekat. '' Bukannya itu ambulance rumah sakit Internasional. '' gumam Alea yang semakin dekat melihat.


Keluaraga menyabut sang jenazah dengan isak tangis apa lagi sang suami begitu histeris. '' Ya tuhan kenapa kau ambil semuanya dariku, Dan aku sudah kehilangan semuanya. Apa kau tidak ada rasa kasihan terhadapku Tuhan. '' ucap sang suami sambil menagis

__ADS_1


Alea yang sedang bersandar dan melihat semuanya ia hanya terkekeh '' Tuhan tidak akan turun tangan untuk menolong kalian, atau Tuhan akan menurunkan iblis iblis sepertiku untuk menolong kalian keluar dari situasi ini. '' ucap Alea dengan senyuman.


.


.


.


Ambulance masuk dan membawa pasien yang tak lain adalah Alea dan pak Mali dengan kedua anak laki²nya, '' Suster dokter tolong saya, teriak Alea menggema.


'' Ada apa ini. '' sang Dokter bertanya.


'' Dia bibi saya Dok, tolong dia jatuh di kamar mandi dan tak sadarkan diri. '' ucap Alea berpura² panik.


'' Baiklah jangan panik kami akan menanganinya, silahkan bayar administrasi terlebih dahulu. '' ucap sang Dokter dan membawa pasien ke UGD..


sementara pak Mali terbengong melihatnya. '' Apa istrimu punya asuransi. ? tanya Alea


Sang suami menggeleng dan menunduk, '' Baiklah ikuti permainanku. siapa nama istrimu.

__ADS_1


'' Ayuningsih Nona. '' Jawab pak Mali.


Alea mengangguk dan segera membayar administrasi..


__ADS_2