Gadis Dingin Itu Istriku

Gadis Dingin Itu Istriku
Berhasil nya rencana Wira


__ADS_3

Mentari pagi muncul dengan malu² untuk menampakkan Sinarnya.. Namun tidak dengan kedua pengantin yang sedang bergelut dalam selimut, Doni yang dari semalam tidak ada hentinya menjajah Shakira di bawah rengkuhan nya..


''Aaahhkk sayang hentikan, aku janji tidak akan berbohong lagi. '' Ucap Shakira, Ia sudah tidak tahan di jajah oleh suaminya sendiri bahkan ia belum memejamkan matanya dari semalam..


Lengguhan panjang keluar dari mulut Doni, ia pun ambruk di atas pundak Shakira.. Lutut Shakira bergetar. '' Menyingkirlah dari atasku..'' Shakira yang menaikkan nada suaranya satu oktap..


'' Honeyyy,, Kau marah..??


Shakira membalikan badannya dan melirik ke arah Doni dengan tatapan tajam nya. '' Tentu saja aku marah, apa kau sudah gila Menjajahku dari semalam. Bahkan aku saja belum tidur dan aku lapar. '' Shakira cemberut.


'' Hehe__Maafkan aku honey Seumur hidupku, aku baru pertama kali melakukan ini Dan rasanya begitu membuatku ketagihan.. Terimakasih sayang.'' ucap Doni mengecup kening Shakira.


Shakira yang dalam metode marah, Luluh seketika mendengar dia yang pertama kali untuknya.. '' Aku lapar '' ucap Shakira manja..


'' Baiklah apa pun untuk mu Sayang.. ''


.


Dilain tempat.##


.


Wira sedang berada di salah satu kediaman miliknya, yang hanya ia dan sang asisten yang tau.. Mereka sedang berdiskusi merencanakan pengalihan harta Alea supaya jadi milik dirinya agar ia bisa memperluas kekuasaan nya..


'' Tuan apakah anda yakin akan mengorbankan semuanya.. '' Tanya sang asisten yang bernama Fikri..


'' Apa kau meragukan ku, jika kau ingin ambisi mu tercapai kau harus bisa mengorbankan semuanya termasuk keluarga mu.. jalankan saja rencana nya, Semakin kau banyak bertanya semakin kau harus merapatkan mulut mu juga...


Sang asisten pun hanya mengangguk dan pergi dari sana, Dalam hati ia berkata '' Tuan ambisi mu terlalu besar, Sampai kau tega akan mengorbankan Keluarga mu sendiri.. ''


Lalu ia pergi dan mengabarkan anak buahnya untuk menjalan kan rencana mereka..


.


.


Di satu sisi, Alea sedang terdiam di balkon melihat area sekiranya kegelisahan terus menyelimuti hati dan pikiran nya, ia sadar semakin ia terjerumus akan indah nya cinta dan kasih sayang. Ia juga akan merasakan takut kehilangan orang² yang disayanginya..


PRANGG..

__ADS_1


Alea membantingkan gelas yang ia pegang. '' Aku benci mempunyai perasaan seperti ini, '' Kesalnya


Sedetik kemudian Alea pun tertawa dan mendongkak kan kepalanya ke atas melihat langit.. '' Permainan apa yang mau kau atur untuk ku hah, Sampai² kau tidak membiarkan hidup ku tenang. '' Tunjuk Alea ke arah langit.


Dering ponsel pun berbunyi, Alea mengangkat nomer yang tak di kenal..


'' Hallo..


'' Nona tolong kami Nona, Aku adalah pelayan di kediaman Tuan besar,, Tuan Anggara dan Nyonya Sandra telah di bunuh dan semua pelayan di sini juga di bunuh.. '' Ucap pelayan yang suaranya ketakutan.


'' KAU JANGAN BECANDA..


'' Nona cepatlah dat__


DORR..


Sebelum pelayan itu menyelesaikan bicaranya, Alea mendengar suara tembakan.. Alea pun berlari dan mengambil kunci mobil dan bergegas ke sana dengan rasa kalut dan khawatir..


Alea melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi, Ia tak memperdulikan bunyi klakson yang nyaring terdengar di telinga. Alea tak memperdulikannya seakan ia tuli dengan keadaan sekitar..


20 Mnt sudah ia sampai di kediaman sang Kakek, Saat ia turun ia melihat beberapa satpam dengan keadaan tertembak di kening nya.. Alea pun berlari masuk ke dalam dan memanggil nama mertuanya.


'' AYAH KALIAN DI MANA..


'' KEYLAAAA..


Alea terpaku di tempat saat ia melihat mayat para pelayan yang tertembak mati di tempat, Alea semakin panik dan mencari Ayah dan Ibu mertuanya.. Ketika Alea akan menaiki tangga, Alea menoleh ke arah bawah dan ia melihat kedua mertuanya dan sang Adik ipar Sudah tergeletak di bawah kursi.. Alea segera berlari dan menghampiri mereka..


''IBU .. AYAH.. Alea memeriksa keadaan Sandra namun ia sudah tak bernyawa, Alea memeluk Sandara dengan erat dan berteriak memanggil nama nya namun tak ada jawaban. Lalu ia melihat Anggara yang melihat jarinya masih bergerak, Ia meletakkan Sandra dan menghampiri Anggara..


'' AYAH.. Ayah bertahanlah kau harus bisa hidup. '' Ucap Alea yang mengusap kepala sang Ayah mertua.


Anggara yang melihat Alea, tangannya mengusap pipi Alea dengan perlahan, Lalu mulutnya terbuka seakan ia ingin berbicara namun berat..


'' KAH___KAKEK...


Setelah mengatakan itu, Anggara pun menyusul sang Anak dan Istri ke alam baka..


'' Apa.. Apa yang Ayah katakan ??.. Ayah, Ayah.... Alea memeluk sang Ayah mertua, Alea mengedarkan pandangan nya ke setiap sudut.. Ia heran semua orang² yang Alea latih mati begitu saja, ini sangat aneh..

__ADS_1


Alea melihat belati masih menacab di perut sang Ayah, ia pun mencabutnya ..


'' APA YANG KAU LAKUKAN.. !!!


Suara nyaring terdengar dari arah samping Membuat Alea menoleh dan memelototkan matanya Seakan sadar Alea menjatuhkan belati yang ia pegang..


Bastian berlari dan mendorong Alea ke belakang, Alea masih diam mematung dan masih mencerna dengan situasi yang ia hadapi. Sedangkan Bastian ia menangis dan meraung memeluk sang Ayah.. lalu Bastian melihat Alea yang masih terdiam..


''KAU PEMBUNUH ALEA, PEMBUNUH.. '' Teriak Bastian


Seakan sadar dari lamunannya, Alea menggelengkan kepalanya.


'' TIDAK SAYANG, AKU TIDAK MEMBUNUH AYAH DAN IBU.. '' Ucap Alea yang menghampiri Bastian yang masih menangis, namun Bastian mendorong Alea ke belakang..


'' Menjauhlah dasar pembunuh.. ''


'' APA YANG KAU LAKUKAN CUCUKU, AKU SUDAH MENGASUH MU DENGAN PENUH KASIH SAYANG DAN CINTA.. DAN MEREKA PUN MENGANGGAP MU SEBAGAI ANAK NYA NAMUN INIKAH BALASAN MU..'' sentak Wiratmaja


''Kakek aku tidak melakukan itu semua Kakek percayalah. '' Ucap Alea yang memegang tangan Wiratmaja, namun wWira menepisnya.


Tak lama Polisi pun datang, Ntah siapa yang memanggilnya Para Polisi itu masuk dengan tergesa gesa dan menyeret Alea.


'' Bawa pembunuhan itu Pak Polisi, Hukum dia seberat beratnya. '' Ucap Bastian menunjuk Alea.


Alea memberontak dan memeluk sang Kakek, '' Kakek percayalah aku tidak melakukan itu semua aku di jebak Kakek. '' Ucap Alea yang langsung melihat wajah Wiratmaja.


'' DEG..


Alea terdiam saat melihat sudut bibir Wiratmaja terangkat sebelah, Alea melihatnya walaupun itu sangat tipis dan hanya ia yang dapat melihat nya.. Alea terdiam dan terkejut, secara perlahan Alea melepaskan pelukan nya dan mundur secara perlahan kebelakang... Jantungnya Alea berdetak dengan cepat, Ia tak mempercayai apa yang barusan ia lihat..


Para Polisi membawa Alea pergi untuk di introgasi, Alea menurut dan tak ada perlawanan...


Alea lalu melihat Bastian yang masih menangisi orang tuanya. ''Percayalah padaku. '' Gumam Alea..


.


..._____♤♤♤♤_____...


...LIKE, KOMEN, AND KASIH AUTHOR HADIAH...

__ADS_1


...TEKAN LOVE...


__ADS_2