
..._____♤♤♤♤♤_____...
.
.
Roda selalu berputar sama halnya dengan kehidupan, siang berganti malam, minggu berganti bulan, bulan berganti tahun.. tak terasa usia pernikahan Alea dan Dhawan sudah menginjak satu tahun sudah, namun belum ada tanda² bahwa Alea akan hamil.
Dhawan sedikit demi sedikit bisa merubah sifat Alea yang menurutnya terlalu dingin kepada orang lain, kini Alea bisa membalas sapaan dari orang lain walau terkadang ia selalu bertanya apa gunanya ?
.
Kedua insan yang sedang berpelukan saling menguatkan satu sama lain, walau keringat di badan mereka bercucuran akibat penyatuan keduanya yang baru saja selesai, tak membuat keduanya risih ataupun jijik. '' Maafkan aku. '' ucap Alea memecahkan keheningan
'' Maaf untuk apa.? tanya Dhawan sambil melihat Alea yang berada di ketiaknya.
Alea mendongkak kan kepala mengelus rahang yang berbulu tipis, '' Aku belum bisa mengandung anakmu, Padahal usia pernikahan kita sudah satu tahun namun belum ada tanda² akan hadirnya jabang bayi. '' ucap Alea dengan mimik muka sedih sambil memainkan bulu di dada bidang Dhawan.
Dhawan tersenyum mengelus rambut Alea dengan lembut, yang mana membuat Alea nyaman berada di dekapan sang suami.
'' Apa tujuan kita menikah harus mempunyai anak.?bukankah kita menikah untuk menyatukan dua hati hingga menjadi satu.? menerima pasangan satu sama lain dengan suka cita? dengar ini sayang, anak itu titipan dari Tuhan untuk setiap manusia, kita hanya belum di percaya untuk memiliki malaikat kecil bersabarlah dan selalu berdoa. '' tutur Dhawan mengeratkan pelukannya sambil mencium bibir Alea. ''
Tak masalah jika kita tidak mempunyai anak, bukankah kita sudah mempunyai si cerewet dan menggemaskan yang selalu mengagangu kita. '' ucap Dhawan yang langsung ******* bibir Alea dengan rakus.
Alea membalas ****** yang membuatnya ketahigan dan meminta lebih dari sekedar ciuman..
Ketika Dhawan akan menggarap di ladang sang istri, suara gaduh terdengar dari luar..
Dugh..
__ADS_1
Dugh..
Ommy.... Ommy.. uka intunya..
Dugh..
Dugh..
Suara anak kecil di luar membuat keduanya terkejut, Dhawan terkekeh sambil mengecup bibir Alea'' Lihat?? satu anak saja sudah mengganggu waktu tidur kita, Dhawan berdiri dan memakai bajunya lalu membuka pintu dan melihat putri kecilnya sedang cemberut sambil melipat tangannya di dada..
'' Hiii girls, '' sapa Dhawan sambil berjongkok.
'' Edy ama uka intunya.!! ucap Megan sambil membuang muka
Dhawan memegang kedua telinganya, '' I am sorry dear, Daddy sedang mengerjakan sesuatu. '' jawab Dhawan bohong
Belum sempat Dhawan menjawab sang pengasuh berlari menghampiri.. '' Nona muda ayo kita kembali ke kamar. '' ajak sang pengasuh.
" uga au Anyyyy... " ucap Megan menggelengkan kepalanya dengan cepat. " Egan au idur ajang Edy..!!
'' Maaf tuan saya lalai, tadi saya pikir Nona muda sudah tertidur Mangkanya saya tinggal ke kamar mandi sebentar.. '' jelasnya
Dhawan mengaguk. '' Tak apa biarkan dia tidur disini, pergilah istirahat. '' ucap Dhawan
Sang suster mengaguk dan pergi...
Dhawan menggendong Megan dan menutup pintu, '' Honey lihat siapa yang akan mengganggu dan membuat kita begadang malam ini. '' ucap Dhawan..
.
__ADS_1
.
Disisi lain Bastian menjadi pribadi yang sangat tertutup pada siapapun, ia selalu menampilkan senyuman namun di hatinya sangat kosong.
Bastian pun kini mulai dekat dengan Dhawan dan bisa menerima dia sebagai ayah sambung untuk Megan, ia tak mau merusak tali silaturahmi yang sudah terjalin dengan baik.
Namun dia belum bisa melupakan Alea, bagi dirinya Alea akan tetap berada di dalam hatinya dan tak akan bisa di gantikan oleh siapapun..
.
Hallo ziyeng cerita dari Megan sudah di up yaa.. silahkan mampir jika berkenan baca..
.
Dan baca juga karya Othor yang ini...
.
.
Kuy mampir tekan Love dan tinggalkan jejak kalian di sana...
..._____♤♤♤♤♤_____...
...SEE YOU IN THE NEXT CHAPTER ZIYENG ...
__ADS_1