
Dhawan turun dari mobil dan masuk ke kantor polisi,, Ia melihat para preman yang tadi mengganggunya dan Alea.. Mereka tertunduk takut sudah babak belur dengan luka cukup parah..
Lalu pandangannya beralih melihat Alea yang sedang diam,, dan menarik sudut bibirnya. ia bingung dengan apa yang terjadi lalu menghampiri pak polisi.
'' Hallo pak saya Dhawan..
'' Anda wali wanita itu.? Tanya polisi ... Dhawan mengangguk, '' Apa yang sebenarnya terjadi. ?
Begini pak menurut saksi mata, wanita itu menghajar Ajay dan teman temannya. anda bisa melihat mereka semua babak belur.. Ucap polisi itu.
'' Apa Bapak yakin teman saya yang sedang hamil bisa melakukan itu.? Tanya Dhawan tak percaya.
Polisi itu merangkul Dhawan dan pergi ke pojok ruangan,, Sebenarnya polisi itu juga tak percaya dengan laporan Ajay. Namun apalah daya Ajay adalah anak Gubernur di kota Agra, Para polisi tunduk pada kekuasaan nya..
Di saat Dhawan sedang mengobrol dengan Polisi.. Ayah Ajay datang dengan sombong nya membawa segerombolan antek antek di belakangnya.. Bukan nya takut Alea hanya tersenyum senang seperti mendapatkan lotre..
Mereka semua sedang duduk bersama mencari solusi dari permasalahan ini.. Dhawan menawarkan sejumlah uang ganti rugi dan uang untuk pengobatan Ayaj.. sebesar 10Laks rupee \=200jt namun pihak keluarga Ajay meminta ganti rugi sebesar 1Crore\=2,06M
__ADS_1
'' Kau memeras kami.? ucap Dhawan marah..
'' Jika kau mau ya sudah, Kalau tidak mau aku akan penjarakan istrimu itu.. Ucapnya
Dhawan marah namun Alea menahan nya, Tersenyum dan menggeleng.. Lalu Alea melirik Ayah dari Ajay..
Alea tersenyum dan melihat satu persatu wajah yang ada di depannya,, Senyum itu semakin lebar memperlihatkan gigi putih dan rapih.
'' Tuan Devgan, Apa uang 1Crore bisa menyembuhkan luka anak anda.? Tanya Alea
'' Tentu saja. '' Tegasnya
'' Baiklah saya akan memberi anak anda 10Crore. ''
''Alexsa ka__
Alea memegang tangan Dhawan dan menggeleng.. sedangkan Tuan Devgan dan semua yang ada di ruangan itu sudah berbinar mendengar uang 10Crore..
__ADS_1
'' Berikan saja nomer rekening mu, Aku akan mentransfernya nanti malam.. Ucap Alea.
Namun Tuan Devgan menolak,, ia ingin uang itu Cash dan hari ini juga.. Dhawan sudah geram melihat tingkah Orang Orang yang berada di ruangan ini.. Namun Alea hanya terkekeh dan mengajak Tuan Devgan ke bank terdekat di kota Agra.
Setenah jam pun berlalu Tumpukan uang di dalam tas pun sudah di hitung,, Dhawan yang melihatnya heran dari mana Alea mendapatkan uang sebanyak itu. Namun Alea akan menjelaskan sesampainya di penginapan..
'' Tuan Devgan aku serahkan semua uang ini kepadamu, Untuk membayar semua nyawa yang ada di sini.. Aah maaf saya salah bicara, maksud saya uang ganti rugi untuk pengobatan Anak anda.. Ucap Alea tersenyum penuh makna..
Tanpa ucap tanpa kata, mereka semua pergi membawa uang dengan senyum mengembang di wajah mereka masing masing..
'' Apa kau gila Alexsa .. dari man___
'' Ayo ke penginapan, Aku akan menjelaskan.
Waktu menunjukan pukul 21:09... Tuan Devgan, Ajay dan yang lainnya sedang berfoya foya di tempat pelacuran yang mereka sewa.. Banyak para gadis menari tanpa sehelai benang yang menempel di badannya
Ajay melangkah menuju toilet, ia ingin buang air kecil menurunkan redsleting nya ke bawah. ketika Pintu tertutup nampaklah sepasang mata di balik pintu yang sedang tersenyum mengamati Ajay,, lalu ia menguncinya dari dalam..
__ADS_1