
Pagi ini Ruby sudah bangun pagi, ia sekarang tengah berdiri di depan pintu kamar Bastian yang akan membangunkan dirinya. Namun ia ragu untuk masuk dan hanya memandangi pintu itu..
Ruby menghela nafas panjang, ia bingung masuk, tidak, masuk, tidak. Mau tak mau Ruby akhirnya membuka pintu dengan perlahan..
Ceklek..
Pintu itu terbuka secara perlahan, lalu mengahmpiri Bastian yang sedang terlelap tidur. Namun netra matanya tak sengaja melihat bingkai poto yang begitu besar di dinding..
''Bukankah itu poto pernikahan, jadi Tuan sudah menikah.?! cantik sekali istrinya.'' gumamnya dalam hati..
Ruby pun menggidikan bahunya tak perduli, lalu dengan perlahan menghampiri Bastian dan berbisik..
''Tu__Tuan bangun..
Bisik Ruby sambil menggoyangkan bahu Bastian..
Mmmm___
''Bangun tuan, ini sudah siang..''
Namun Bastian tak kunjung bangun juga, Ruby berpikir sejenak memikirkan cara membangunkannya..
Ruby menghirup udara semalam dalamnya, ''TUAN BANGUN INI SUDAH SIANG.!! teriak Ruby tepat di telinga Bastian yang mana sang empu langsung terbangun namun..
Dugh__
Awww__
Kening mereka bertubrukan, yang mana mereka berdua mengiris kesakitan mengelus keningnya masing masing..
''Kenapa kau berteriak dan mengagetkan ku, tidak bisakah kau membangunkan diriku dengan lembut dasar wanita bar bar..'' gerutu Bastian kesal.
''Haiisshh, Tuan aku sudah membangunkan dirimu dengan lembut. Kau saja yang tidurnya seperti kerbau!!
__ADS_1
''Apa kau bilang.?!
''Eh tidak Tuan, cepatlah ini sudah siang Tuan kau bisa telat ke kantor.!! ucap Ruby mengalihkan pembicaraan..
Bastian turun dengan kesal dan melemparkan bantal tepat di muka Ruby..'' Siapkan bajuku.! titah Bastian sambil berjalan ke kamar mandi.
Ruby tak menjawab ia malah memukul dan menendang angin dengan kesal.. '' Dasar Tuan tidak berperasaan!! kesal Ruby yang langsung melangkah untuk mengambil baju..
Ruby melangkah dan terkejut ketika ia melihat baju berjajar dengan rapih dari sepatu, baju, aksesoris, dan yang lainnya.
Wow...
Mulut Ruby menganga tak percaya dengan apa yang ia lihat, ia pun melangkah dan melihat satu persatu barang milik Majikanya..
''Apa semua toko di pindahkan ke sini,? widihhh sultan mah bebas yaa..'' Gumam Ruby menggelengkan kepalanya merasa takjub..
Bastian yang sudah selesai mandi belum juga mendapatkan baju yang harus ia pakai ke kantor, '' Dimana wanita bar bar itu.'' gumam Bastian melangkah ke kamar ganti dan melihat Ruby sedang mengagumi barang barangnya..
''Sudah selesai mengagumi semua barangku.?! sentak Bastian yang membuat Ruby kaget mengelus dadanya..
Bastian melangkah kedepan Ruby yang mana Ruby langsung menutup matanya, ''Tuan kau belum memakai baju.!!
"Bagaimana aku memakai baju jika kau tidak menyiapkan baju untukku.!! bisik Bastian di telinga Ruby.
Mendengar bisikan di telinganya, Ruby mundur satu langkah karna merasa begitu intim..
''Baiklah akan aku siapkan, tapi Tuan tinggalkan aku di sini dan memilihkan baju untuk mu..
Bastian melangkah meninggalkan Ruby yang sedang menutup matanya, sementara Ruby bisa menghela nafasnya lalu mengambil baju dan lainnya secara sembarangan..
''Ini Tuan saya pergi dulu.'' ucap Ruby yang meletakkan baju di atas kasur lalu lari terbirit birit..
Braakkkk..
__ADS_1
Ruby menutup pintu dengan kencang..
Bastian menggelengkan kepalanya. ''Dasar wanita bar bar menutup pintu saja begitu berisik.!!
.
.
Sementara Ruby mengelus dadanya menetralkan jantung yang sedang berpacu dengan cepat, '' Dia sudah punya istri Ruby sadarlah, kau harus fokus dengan adikmu yang sedang terbaring di rumah sakit.!!
Ruby pun melangkah ke arah dapur, untuk menyiapkan sarapan majikanya karna Pak Surya sudah memberi tahu apa saja tugasnya..
.
.
.
Sementara di belahan dunia lain, Anggi begitu kesal karna semua pesan yang ia kirim untuk sang pujaan hati tidak terkirim. Terlebih ia menanyakan tentang Bastian lewat pak Surya namun sama saja Pak Surya tak memberikan informasi apapun mengenai majikanya..
Ingin sekali Anggi pulang sekarang juga, lalu menemui Bastian dan menanyakan kenapa nomernya di blok.. Namun sayang sepertinya Nyonya besarnya masih betah berlama lama di negara orang..
''Awas saja ketika aku pulang, aku akan melahap mu habis habisan.'' tutur Anggi yang begitu mendamba dambakan mantan suami majikannya..
.
.
.
...SEE YOU IN THE NEXT CHAPTER ZIYENG...
...JANGAN LUPA LIKE SETELAH MEMBACA YAA...
__ADS_1
...LIKE.KOMEN.VOTE...