
...🍒🍒🍒...
Burung-burung berkicau riang menyambut mentari pagi, namun kedua insan yang masih terlelap dengan tidurnya belum membuka mata mereka.
Matahari pagi masuk di sela-sela gordeng, membangun'kan Alea yang masih tertidur dengan nyenyak.
''Hm ..."
Mau tak mau ia membuka perlahan matanya, namun di saat ia membuka mata ... hal pertama yang ia lihat adalah wajah damai Bastian yang sedang tertidur pulas memeluk nya dengan erat.
Jari jemari Alea mengusap wajah sang suami dari kening, hidung, dan berakhir di bibir. Alea pun perlahan tersenyum mengingat kejadian semalam ... bagaimana tidak. Alea di bawa ke nirwana yang memabuk'kan jiwa raga nya.
''Jika rasanya enak seperti itu, aku akan memintanya lebih dulu kepadamu.'' Gumam Alea dalam hati.
Alea ingat, satu bulan terakhir ini Bastian dengan gigihnya melakukan apapun agar ia membuka hati untuknya, Alea tidak tau apa ia sudah mencintainya apa belum ... karna dia sendiri bingung apa itu cinta dan bagaimana rasanya? Alea hanya bisa menerima kehadiran Bastian yang berada di sisinya.
Dreett. Dreettt.
Getaran ponsel berbunyi, Alea langsung mengambil ponsel yang ada di sisi meja melihat sang mertua yang menelpon.
[''Hallo Bu.]
[''Hallo sayang, bagaimana kabar kalian humm?] tanya Sandra di ujung telpon sana.
[''Kami baik-baik saja Bu.''] jawab Alea.
[''Berkunjung 'lah ke sini ... kami semua merindukan kalian dan sepertinya ada hal penting yang Kakek ingin bicarakan denganmu.''] tutur Sandra.
[''Aahh baiklah Bu, nanti siang kita akan berkunjung.] jawab Alea.
Saat Alea sedang berbincang dengan sang mertua, Bastian terbangun dari tidurnya tersenyum melihat sang istri. Ia tak menyangka akan jatuh hati kepada gadis dingin sedingin kulkas, dan pada akhirnya ia bisa memiliki Alea walau sang istri belum sepenuhnya mencintainya ... namun Bastian akan menunggu dimana Alea akan menyatakan cinta kepadanya.
Alea menutup panggilan telponnya, menoleh melihat Bastian sudah terbangun, ''Kau sudah bangun?''
Bastian tersenyum lalu mengecup bibir Alea.
Cup.
''Morning kiss."
''Apa itu, Ibu yang menelpon?''
Alea mengaguk, ''Dia hanya menyuruh kita berkunjung. '' Jawabnya
Bastian mengaguk, ''Ayo bersihkan badan kita dan berangkat.'' Bastian langsung menggendong Alea ke kamar mandi, dengan seringai mesum terbit di wajahnya.
''Apa yang kau lakukan, aku bisa jalan sendiri!''
''Jangan perotes! Nikmatilah suguhan ku.''
•
__ADS_1
•
•
Dilain tempat•
Seorang gadis yang berada di minimarket sedang memilah minuman, ''Ahk ini dia ketemu.'' Shakira mengambil beberapa botol untuk menstok agar tak keluar rumah jika dia menginginkan nya.
Disaat ia akan berbalik, ia tak sengaja menabrak seseorang. Bruughh!!
''Maaf Tuan sa--.'' Shakira tidak melanjutkan perkataan nya, saat ia melihat siapa yang ia tubruk dan bergegas pergi ... namun tangan nya di tahan oleh Doni.
''Shakira tunggu, apa kita bisa berbicara?'' tanya Doni.
''Aku tidak ada waktu untuk berbicara dengan mu.'' Jawabnya acuh.
''Sebentar saja, tolonglah Kiraa!'' mohon Doni yang masih memegang tanggan Shakira.
Shakira menatap pria yang dulu ia puja, namun tidak untuk sekarang. ''Dengar! Kau tidak perlu kasihan terhadapku, aku menolongmu waktu itu karna sesama manusia. '' ucapnya sambil menepis tangan Doni.
Doni menghela nafasnya, ia menyesal telah berkata kasar kepada Shakira.
•
FLASHBACK•
Di sebuah restoran yang cukup terkenal dan ramai ... dan tentunya milik Mike.
Doni sedang makan malam ditemani seorang wanita cantik sedang berbincang ringan sesekali tertawa bersama. Tanpa mereka sadari ada sepasang mata yang memperhatikan mereka dengan sebal, siapa lagi kalau buka Shakira!
Saat dia sampai di lobby apartemen. Shakira melihat Doni pergi memakai baju rapih dan masuk kedalam mobil, karna penasaran ... akhirnya Shakira mengikuti Doni dari belakang dan ternyata Doni masuk kedalam restoran.
Shakira pun ikut masuk ke dalam,btanpa Doni ketahui dan duduk di pojokan ruangan. ''Dia mau ketemu sama siapa sih.''
Tak berapa lama, seorang wanita cantik dengan tubuh aduhai menyapa Doni lalu cipika cipiki. Shakira yang marah melihat sang pujaan hati di cium pipinya ingin sekali menghampiri mereka dan menjambak wanita itu, namun ia urung'kan karna ingin tau lebih lanjut.
Namun semakin lama Shakira tersulut emosi karna cemburu, akhirnya kesabaran Shakira habis lalu menghampiri mereka dan langsung duduk di sebelah Doni.
''Sayang ... kamu di sini kenapa gak ngajak aku?'' tanya Shakira dengan manja.
Wanita itu melihat ke arah Shakira, '' Don, siapa dia?'' tanya wanita itu..
Belum Doni menjawab, Shakira terlebih dahulu menyahut, ''Aku pacarnya, kamu siapa? berani sekali kamu berduaan dengan kekasihku.'' sentaknya.
Doni melihat Shakira. '' Kamu apa apaan sih!'' Bentak Doni kesal menepis tangan Shakira yang bergelanjut nakal di tangan nya.
Wanita itu tersenyum mengejek, ''Benarkah?''
''Aku tidak kenal orang gila satu ini, yang selalu membuntuti ku seperti bayangan. Aku muak melihat dia seperti wanita murahan yang tidak punya harga diri mengejar seorang pria, '' kata Doni.
Wanita itu tersenyum. mendengar penjelasan dari Doni, sementara Shakira mendengar penghinaan yang Doni lontar'kan padanya, Shakira merasa kecewa terhadap lelaki yang ia sukai.
__ADS_1
Kini Shakira sadar bahwa pria di hadapan nya ini tidak menyukainya, wajah Shakira yang awalnya ceria tiba-tiba menjadi dingin lalu pergi dari sana tanpa berpamitan.
Deg..
Doni yang baru sadar dengan perkataanya merasa bersalah, ''Apa yang sudah aku katakan." gumam Doni dalam hati merasa tak enak dengan perkataan nya.
•
•
Sekitar jam sebelas malam Doni baru saja mengantarkan teman kencannya, ia pun bergegas ingin pulang ke apartement nya.
Namun di jalan, ia di hadang oleh segerombolan orang yang mengacung'kan senjata. Doni yang panik hanya diam di dalam mobil sambil mencari ponselnya yang mana tertinggal di restoran.
Doni kesal tidak tau harus berbuat apa, ia hanya diam di mobil percuma melawan pun ia pasti kalah..
''Woy ..m keluar cepat '' teriak sang begal sambil mengacung'kan senjatanya, mau tak mau Doni keluar sambil mengangkat kedua tangan nya.
Salah satu begal mengahmpiri Doni. ''Serahin barang berharga lu anj**g, kalau ngga gue bacok nih. '' bentak sang begal sambil mengacung'kan cerulitnya.
Doni mengeluar'kan dompet,melepas jam tanggal mahalnya dan menyerah kan kunci mobilnya, di saat ia ingin menyerahkan semuanya.
Begal yang tadi berdiri di hadapan Doni terhiyung ke belakang akibat tendangan seseorang, Doni menoleh untuk melihat kebelakang. ''Shakira.'' Doni sedikit terjejut, melihat Shakira ada di sini.
''Dasar wanita sialan! berani sekali kau mengganggu kesenangan ku! kamu ingin mati rupanya!" bentak sang begal.
Sakira yang memang butuh pelampiasan kekesalan nya, tanpa banyak kata ia langsung menyerang para begal tanpa takut ia akan terluka.
Doni pun membantunya melawan para begal, empat lawan dua memang tidak seimbang. Namun Shakira dan Doni bisa menyeimbangi mereka hingga tak butuh waktu lama ... parq begal pun kabur karna melihat lawan bukan tandingan mereka.
Walau dia seorang wanita, namun tingkat bela dirinya lumayan juga. Doni melihat Shakira '' Terima kas--."
Belum sempat Doni menyelesaikan bicaranya, Shakira pergi begitu saja tanpa menoleh ke arahnya. Doni yang merasa di acuhkan sedikit tertegun melihat sikap Shakira, namun ia akan berterima kasih besok.
Di pagi hari ... Doni tengah menunggu Shakira datang, biasanya jam segini dia sudah ada di luar pintu dan menekan bell.
Doni sudah cukup lama menunggu, namun Shakira tak kunjung datang juga. Ia tidak menyadari bahwa Shakira tidak akan pernah datang lagi menemuinya, hingga sudah satu minggu pun berlalu ... Doni sama sekali belum bertemu Shakira.
Jauh di lubuk hati yang paling dalam, Doni merindukan sosok wanita yang selalu menggangu hari hari yang tenang.
•
•
FLASHBACK AND•
Doni yang melihat kepergian Shakira hanya diam mematung sambil memikir'kan rencana. Tak berapa lama ... senyum terbit di wajah Doni. ''Ahh ... ide yang sangat brilian Doni. '' ucapnya.
Entah apa yang ada di di fikiranya, yang jelas itu tidak akan baik baik saja untuk Shakira.
...🍒🍒🍒...
__ADS_1
...SEE YOU IN THE NEXT CHAPTER ZIYENG...
...LIKE.KOMEN.VOTE...