Gadis Dingin Itu Istriku

Gadis Dingin Itu Istriku
Ketakutan Maya


__ADS_3

Tepat pukul satu dini hari, semua penghuni sudah tertidur pulas, begitu pun Bastian yang sedang tertidur memeluk Alea dengan erat..


Hening...


Hanya dengkuran halus yang terdengar, namun siapa sangka mata Alea tejaga lalu tersenyum


Ia melepaskan pelukan dari sang suami, melangkah tanpa menimbulkan suara. Ia mengganti baju dan memakai penutup kain di wajahnya, saat Alea ada di depan pintu ia melirik sang suami tersenyum kemenangan.. Bagaimana tidak, ia pastikan bahwa sang suami tidak akan bangun karna kelelahan pastinya setelah bertarung beberapa ronde..


.


Alea keluar dari kamar seperti bayanganan tak terlihat dan tak menimbulkan suara Ccvt langsung mati begitu saja.. ia berhenti di depan kamar Maya..


Dilihatnya dia tertidur pulas memeluk guling, Alea mengeluarkan sesuatu lalu membekap tikus kecil yang sedang meronta ini. setelah cukup Alea membawanya kedalam mobil yang sudah terparkir di luar masion, ia melewati jalan rahasia yang mana hanya kakek Wira dan Alea yang tau...


Dimasukkan nya ke dalam mobil, lalu melaju ke daerah lumayan jauh untuk di bawa ke dalam hutan. butuh waktu sekitar satu jam untuk sampai ke daerah B, di perjalanan Alea tak henti hentinya bersiul dan kebut_kebutan..


.


An hour later.(Satu jam kemudian.)


.


Sesampainya Alea di jalan yang ia tuju, Alea berjalan membawa korban seperti karung beras. Berjalan cukup dalam dan semakin dalam tak ada rasa takut di dalam diri Alea ketika memasuki hutan, orang desa setempat bahkan enggan untuk memasuki hutan terlalu dalam karna konon katanya ada penghuni di dalamnya..


BRUKK..


Ia menjatuhkan tubuh tikus kecil itu dan menumpahkan air ke wajah korban, Maya pun terbangun dari pingsan akibat di bius. Ia melihat sekitar gelap gurita melihat kesana kemari.. ''Aku di mana...? Hallo ada orang.? kenapa aku di ikat...


'' Kau sudah bangun M. A. Y. A...!!


Maya tidak melihat siapa lawan bicaranya hanya remang² cahaya bulan yang menjadi penerang..

__ADS_1


Alea keluar dari kegelapan dan menghampirinya dengan perlahan..


Maya mendengar langkah kaki mendekati dirinya, namun ia tak melihat siapa pun. Maya semakin merinding tak kala suara langkah kaki itu semakin mendekat dan mendekat, jantung nya sudah berpacu dengan cepat nafasnya naik turun tenggorokan nya tercekat ia tak bisa berbicara mau pun berteriak..


Remang² Maya bisa melihat sosok tinggi nan ramping wajahnya tertutup kain hitam, Maya hanya melihat matanya saja mata yang tajam dan membunuh..


.


Alea membuka kain penutupnya secara perlahan dan membuang kain itu, nampaklah wajah cantik bak seorang dewi. lihatlah senyuman itu senyuman yang menawan dan bisa menghipnotis siapa saja yang memandang nya..


Maya sontak membulatkan matanya, melihat nona Alea ada di depannya, sekujur tubuhnya menjadi kaku tak bisa di gerakan ia menelan salivanya dengan susah payah.,


'' Lihatlah Mayaa_.. belati kesayanganku, memberontak ingin darah..'' ucap Alea yang mengayun_ayunkan belatinya..


Maya sudah gemetar takut, ia memberanikan diri untuk bersuara, namun suara itu seakan takut untuk keluar dari mulutnya..


'' To_tol__ong... '' ucapnya lirih


'' Aku tidak dengar Maya_'' Alea menarik sudut bibirnya


'' Ouhh ayolah Maya__ Bukankah kau ingin bermain denganku.? ucap Alea yang duduk di depan Maya dan menggores pipi Maya


'' Aaa__hhkkk.. sakit.'' lirihnya dengan suara tercekat


Maya sudah berlinang airmata, ia tak bisa berteriak...


'' Haii.. Maya tenanglah ini tidak menyakitkan.''


JLEBB_..


Alea menancabkan belatinya di pundak Maya.,

__ADS_1


'' BERTERIAKLAH MAYAA.!! BERTERIAK LAH.. AKU AKAN MERASA PUAS JIKA KAU BERTERIAK.!!


Namun Maya hanya menggigit bibir bawahnya, menahan sakit ia tak kuasa berteriak.. Alea mendecih kesal karna ia tak berteriak. lalu Alea memajukan belati yang masih menancab, di pundak Maya...


SEEETTTT_...


Belati itu menggores pundak sampai pinggang, mengalir darah segar dan goresan yang sangat dalam.. Maya sudah tak kuasa menahan rasa sakit yang ia rasakan..


Aa__hhhkkk. tolong ampuni aku nona, maafkan aku..!!


.


'' YAA.. MAYA.. YAA.. SEPERTI ITU YANG AKU INGINKAN.. BERTERIAK LAH MAYA.. BERTERIAK HAHAHAHAH..!!!


''Huu__uuu.. maafkan aku nona, ahkk_ maaf..!


Alea tersenyum.. ''Ah_ baiklah aku akan melepaskanmu.'' ucap Alea menyeringai Nam__unnn...


THAKK..


KREKK..


Alea mematahkan kedua kaki Maya..,


Aaaaaaa__..


Maya tak kuasa berteriak kencang.. Namun semakin Maya berteriak semakin ganas pula Alea menyiksanya, setelah puas Alea pun melepaskan ikatannya.


'' LARILAH MAYA.. LARILAH...


.

__ADS_1


..._____♤♤♤♤♤_____...


...TINGGALKAN JEJAK KALIAN YAA...


__ADS_2